Ucapkan Kata Tak Pantas ke Jokowi, Polisi Periksa Mahasiswa UNG

<p>Helmy Santika, Irjen Polda Gorontalo Foto/Istimewa</p>
Helmy Santika, Irjen Polda Gorontalo Foto/Istimewa

Berita Nasional, gemasulawesi – Ucapkan kata tidak pantas kepada Presiden Joko Widodo, seorang mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bernama Yusuf Pasau diperiksa polisi di Polda Gorontalo.

Helmy Santika, Irjen Polda Gorontalo, Sabtu malam 3 September 2022 mengatakan, Yusuf diperiksa setelah beredar video klip saat melakukan orasi demonstrasi Jumat 2 September 2022. Dalam klip video tersebut, Yusuf mengucapkan kata yang tidak pantas kepada Presiden dan video tersebut dengan cepat menjadi viral di berbagai platform media sosial.

“Kami dari Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo bertindak cepat mengamankan yang bersangkutan ke Polda Gorontalo untuk dimintai keterangan,” katanya.

Tindakan polisi yang dilakukan, menurut Kapolda, didukung oleh pihak kampus. Selain itu, OSIS dan rekan-rekan mahasiswa turut mendampingi Yusuf saat diperiksa polisi di Polda Gorontalo.

Ia mengatakan, menurut informasi yang dimaksud, dia mengucapkan kata-kata ini secara spontan.

Apapun ceritanya, Kapolda mengatakan kasus tersebut sudah ditangani pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca: Harga Telur Melonjak, Spiderman Parepare Kembali Beraksi

“Kondisi mahasiswa ini menjadi saksi, dan kami di Polda Gorontalo ini tidak ingin menjadi penghambat cita-cita dari yang bersangkutan dan juga merusak masa depan mereka,” ucapnya.

Pendekatan yang digunakan adalah soft approach. Yusuf telah diberitahu bahwa ia diperbolehkan untuk menunjukkan dan mengungkapkan pendapat di depan umum, tetapi harus selalu mematuhi aturan dan etika kesopanan. (*/Ikh)

Baca: Pemerintah Bakal Terus Awasi Penyaluran BBM Bersubsidi

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Pemerintah Bakal Terus Awasi Penyaluran BBM Bersubsidi

menyatakan bahwa pemerintah bakal terus awasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar tepat sasaran.

Kantor Imigrasi Amankan Nelayan Filipina Terdampar di Gorontalo

amankan serta melakukan pemeriksaan kepada seorang nelayan warga negara Filipina bernama Rayhon Guillen yang terdampar di Kota Gorontalo.

Jokowi Perintahkan Panglima TNI untuk Proses Hukum Kasus Mutilasi Di Mimika

Presiden Joko Widodo meminta kasus mutilasi di Mimika, Papua diusut tuntas dan agar proses hukum kasus tersebut segera diselesaikan.

PPKM Diperpanjang, Daerah Jawa-Bali Masuk Level 1

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang wilayah Jawa-Bali masuk berada pada level 1, Pemerintah

PKS Beri Sinyal Anies Calon Utama Diusung di Pilpres 2024

beri sinyal dukung pencalonan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon utama diusung capres di Pilpres 2024.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;