Wagub Sulawesi Tengah Ikuti Peluncuran Buku Indonesia dan Covid-19

<p>Ket Foto: Wagub Sulteng Ma&#8217;mun Amir didampingi Drs I Nyoman Sriadijaya MM Ikuti Launching buku Secara Virtual. (Foto/DKIPS Sulteng)</p>
Ket Foto: Wagub Sulteng Ma’mun Amir didampingi Drs I Nyoman Sriadijaya MM Ikuti Launching buku Secara Virtual. (Foto/DKIPS Sulteng)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi.com – Wakil gubernur (Wagub) Sulawesi tengah (Sulteng), Drs. Ma’mun Amir didampingi Kadis Perpustakaan dan Kearsipan I Nyoman Sriadijaya, MM ikuti peluncuran buku Indonesia dan Covid-19.

Buku Indonesia dan Covid-19 tersebut berisikan kumpulan pidato Presiden RI periode Oktober 2019 sampai Maret 2021, kegiatan itu sendiri dilaksanakan secara virtual Senin, 7 Maret 2022.

Baca: Beri Arahan, Wagub Berkunjung ke OPD Pemprov Sulawesi Tengah

Dalam sambutannya, Sekretaris Kabinet Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, M.M mengatakan, Presiden RI mengumumkan pertama kali Covid-19 pada 2 Maret 2020, saat tidak ada satupun negara yang memastikan Langkah tepat mengantisipasi Covid-19.

“Sekretaris cabinet menginisiasi pembuatan buku ini, sebagai sumbangsih perjalanan bangsa dan negara ini,” tuturnya.

Baca: Kemendikbudristek Cetak Ratusan Buku dan Bahan Bacaan

Lanjut dia, WHO memberikan pengakuan pada negara Indonesia yang dinilai berhasil mengatasi persoalan covid-19 dengan baik.

Ia mengatakan, ketika Covid-19 tinggi maka pemerintah melakukan pengetatan dengan berbagai langkah salah satunya adalah PPKM.

Baca: Buku Induk Penduduk Permudah Pendataan Warga di Parigi Moutong

“Rem dan gas menjadi acuan yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi persoalan Covid-19 di Indonesia,” ujarnya.

Berkat Langkah itu, pemerintah mudah memonitor perkembangan penyebaran Covid-19, sehingga Indonesia di apresiasi termasuk dalam hal Vaksinasi.

Diakhir sambutannya, Pramono Anung mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan di Deputi Dukungan Kerja Kabinet yang telah menyiapkan buku tersebut. (*)

Baca: Resmi Dilantik, Pejabat Tinggi dan Administrator Parigi Moutong

...

Artikel Terkait

wave

Kades di Parigi Moutong Habis Masa Jabatan, Camat Diminta Usulkan Plt

Kades di Parigi Moutong akan habis masa jabatannya. Sehubungan dengan itu, camat diminta segera memasukkan pengusulan Plt

Wawan Setiawan, Anggota DPRD Parigi Moutong Tutup Usia

Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Wawan Setiawan asal Partai Bulan Bintang tutup usia. diduga akibat serangan jantung.

RMP Parigi Moutong, Galang Dana Pembangunan Masjid

Bantu pembangunan masjid di pondok pesantren Abnau Lil Chairaat Parigi, Kabupaten Parigi Moutong Komunitas Relawan Musisi Parigi (RMP).

Update Terbaru, 2.055 NIP PPPK dan CPNS Sulawesi Tengah Diterbitkan

Berikut Update informasi dari akun IG BKN Kantor regional IV Makassar per tanggal 5 Maret 2022. Total 2.055 NIP CPNS dan PPPK Sulawesi Tengah

Dinas Perhubungan Parigi Moutong Gelar Pelatihan Safety Riding

Dinas Perhubungan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menggelar pelatihan safety riding atau berkendara dengan aman bagi pengemudi Randis.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;