HIPMI Gandeng Pengusaha Muda Sulbar Tangkap Peluang Bisnis Kakao

waktu baca 2 menit
Ket Foto: HIPMI Ajak Pengusaha Muda Peluang Bisnis Kakao di Sulbar (Ilustrasi Gambar)

Berita Sulawesi Barat, gemasulawesi – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ajak pengusaha muda tangkap peluang bisnis di perkebunan dan kakao di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Hal itu diungkapkan Sekretaris Umum BPP HIPMI Bagas Adhadirgha di Mamuju, Selasa 20 September 2022.

“Kami melihat peluang bisnis perkebunan kakao yang dapat dikelola dengan melibatkan pengusaha muda di Sulawesi Barat dan seluruh pelosok tanah air,” ucap Bagas Adhadirgha.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, kakao yang diproduksi di Belgia ternyata berasal dari Indonesia, termasuk Provinsi Sulawesi Barat.

Ia mengatakan, kakao yang diproduksi di Belgia berasal dari Vietnam dan Indonesia, dan kakao Indonesia sebenarnya berasal dari Sulawesi Barat.

Menurut dia, kakao atau coklat dan kopi merupakan makanan pokok yang menjadi andalan orang Eropa, maka peluang untuk mengembangkan bisnis coklat di Sulawesi Barat sangat besar.

“Biji kakao yang difermentasi dapat dimanfaatkan sebagai kakao bubuk dan juga sebagai lemak nabati berupa cocoa butter, cocoa powder dan nantinya sebagai produk makanan dan minuman seperti susu, selai, roti dan lain-lain,” ucapnya.

Baca: Nekat Cabuli Bocah SD, Kakek 70 Tahun Terancam Dicambuk 90 Kali

Oleh karena itu, Bagas, calon presiden dari BPP mengatakan kepada HIPMI bahwa akan mendukung pengembangan bisnis kakao di Sulawesi Barat dengan mengajak pengusaha muda untuk pengembangannya.

Ia mengatakan, para pengusaha muda dari Sulawesi Barat harus menangkap peluang bisnis di bidang pertanian dan perkebunan kakao karena perkembangannya akan stabil dan tidak akan menimbulkan kerugian karena pasarnya besar dan diminati di Eropa. (*/Ikh)

Baca: Gubernur Papua Lukas Enembe Punya Kaki Tangan dengan Kasino di Singapura

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.