Sejumlah Wilayah di Sulawesi Tengah Berpotensi Hujan Lebat

<p>Foto: Citra Satelit BMKG Cuaca Sulawesi Tengah, Jumat 12 Maret 2021.</p>
Foto: Citra Satelit BMKG Cuaca Sulawesi Tengah, Jumat 12 Maret 2021.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– BMKG menyebut sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah berpotensi hujan lebat disertai petir atau kilat dan angin kencang.

“Kondisi itu akan berlangsung hingga pukul 19.30 Wita,” rilis BMKG peringatan cuaca Sulawesi Tengah berpotensi hujan, Jumat 12 Maret 2021, pukul 16.45 Wita.

Beberapa wilayah Sulawesi Tengah berpotensi hujan menurut rilis BMKG 12 Maret 2021. Diantaranya, Kota Palu, Sigi, Poso, Donggala, Parigi Moutong, Poso, Touna, Morowali Utara, Morowali, Banggai, Bangkep dan Banggai Laut.

Baca juga: SMPN Model Toniasa Akhiri Pesantren Kilat Ramadhan 1440H

Fenomena La Nina Berlangsung Hingga Mei 2021

BMKG memperkirakan fenomena La Nina masih dapat berlangsung hingga Mei 2021 mendatang dengan intensitas lemah hingga normal berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer-laut.

Kondisi itu masih dapat berkontribusi pada peningkatan massa udara basah dan lembab di sekitar wilayah Indonesia. BMKG mengingatkan soal beberapa fenomena cuaca ekstrem bakal terjadi sampai akhir Maret 2021.

Saat ini fenomena Monsun Asia masih cukup aktif yang mengakibatkan aliran massa udara dari wilayah Belahan Bumi Utara (BBU) masih dapat berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan terutama di wilayah Indonesia bagian barat.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca BMKG di Sulawesi Tengah

BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan curah hujan dengan intensitas lebar yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah berikut.

  1. Aceh
  2. Sumatera Utara
  3. Sumatera Barat
  4. Banten
  5. Jawa Barat
  6. Jawa Tengah
  7. DI Yogyakarta
  8. Jawa Timur
  9. Bali
  10. Nusa Tenggara Barat
  11. Nusa Tenggara Timur
  12. Kalimantan Timur
  13. Kalimantan Utara
  14. Kalimantan Selatan
  15. Sulawesi Utara
  16. Sulawesi Tengah
  17. Sulawesi Selatan
  18. Sulawesi Tenggara
  19. Maluku
  20. Maluku Utara
  21. Papua Barat
  22. Papua.

Baca juga: Angin Kencang Parigi Moutong, Satu Rumah Nelayan Ongka Malino Rata Dengan Tanah

Berdasarkan update BMKG 12 Maret 2021, kondisi wilayah Sulawesi Tengah berpotensi hujan dapat meluas ke wilayah Buol, Tolitoli dan sekitarnya.

Dari update kondisi wilayah Sulawesi Tengah berpotensi hujan, BMKG menghimbau warga tetap waspada.

Baca juga: Dinsos Salurkan Bantuan Darurat Bencana Angin Kencang di Parigi Moutong

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Polres Parigi Moutong Tahan Operator Alat Berat Tambang Buranga

Kasus tambang emas ilegal Buranga terus berlanjut. Kali ini, operator alat berat ditahan di Mako Polres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Buku Induk Penduduk Permudah Pendataan Warga di Parigi Moutong

Dukcapil Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, secara spesifik meminta setiap desa untuk memiliki buku induk penduduk, agar permudah pendataan.

Nelayan Pengedar Miras di Banggai Tertangkap Polisi

Nelayan pengedar Miras di Banggai, Sulawesi Tengah, tertangkap polisi. Ratusan liter diamankan dari sebuah mobil pic up warna hitam.

Berikut Hasil Seleksi Lelang Jabatan 2021 di Parigi Moutong

Hasil seleksi lelang jabatan pimpinan tinggi pratama Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, telah diumumkan Kamis Maret 2021.

Pria Toraja Pengedar Sabu Ditangkap Polisi di Morowali

Kepolisian terus memberantas kasus Narkoba di Sulawesi Tengah. Terbaru, polisi berhasil menangkap pria Toraja pengedar sabu di Morowali.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;