Pendistribusian Daging Kurban, Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Gencarkan Kampanye Tidak Menggunakan Kantong Plastik Sekali Pakai

Ket. Foto: Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Menggencarkan Kampanye Tidak Menggunakan Kantong Plastik Sekali Pakai untuk Hari Raya Idul Adha 2024
Ket. Foto: Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Menggencarkan Kampanye Tidak Menggunakan Kantong Plastik Sekali Pakai untuk Hari Raya Idul Adha 2024 Source: (Foto/ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./rwa)

Jakarta, gemasulawesi – Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta saat ini sedang menggencarkan kampanye agar tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai dalam pendistribusian daging kurban.

Dinas Lingkungan Hidup Jakarta mengatakan sebagai pilihannya, masyarakat dapat menggunakan wadah daging kurban yang ramah lingkungan dan juga aman terhadap kesehatan.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta juga menyebutkan wadah tersebut dapat berupa besek bambu, daun pisang, daun jati dan yang lainnya, yang berasal dari bahan alami atau juga dari wadah guna ulang yang masih higienis dan layak pakai.

Baca Juga:
Heboh Soal Denda Rp50 Juta Bagi Warga yang di Rumahnya Ditemukan Jentik Nyamuk Aedes Aegypti, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Tegaskan Hal Ini

Dinas Lingkungan Hidup menegaskan panitia dan masyarakat harus menerapkan prinsip Eco Qurban pada saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.

Menurut DLH DKI Jakarta, hal tersebut telah tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Nomor 10 Tahun 2022 mengenai Pedoman Penyelenggaraan Pemotongan Hewan Kurban.

Dikutip dari Antara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan jika limbah kurban tidak ditangani dengan baik, maka dapat menyebabkan lingkungan menjadi tidak nyaman dikarenakan bau.

Baca Juga:
Gudang Gas LPG di Denpasar Utara yang Baru Terbakar Diduga Jadi Tempat Pengoplosan Usai Pertamina Temukan Ini, Polda Bali: Pernah Digrebek

“Selain itu, juga berisiko membahayakan masyarakat sekitar,” katanya.

Asep menerangkan pembuangan limbah potongan hewan kurban ke badan air juga dapat menimbulkan kerusakan pada ekosistem.

“Jika disederhanakan, ikan yang berada di badan air dapat mati jika limbah isi perut hewan kurban dibuang langsung kesana,” ujarnya.

Baca Juga:
Hangus Dilahap Api! Bus Pariwisata Terbakar Habis di Jalan Tol Wiyoto Wiyono Jakarta Timur, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta

Asep menyatakan untuk menghindari hal tersebut, DLH memberikan saran untuk warga Jakarta agar menangani limbah hewan kurban dengan cara menguburnya di dalam lubang tanah.

“Minimal 1 meter kubik untuk sapi yang mempunyai ukuran 400-600 kilogram dan minimal 0,3 meter kubik untuk kambing dengan ukuran 25 hingga 35 kilogram,” jelasnya.

Dalam keterangannya kemarin, 12 Juni 2024, dia mengatakan limbah-limbah tersebut juga dapat diolah kembali dalam bentuk pengomposan dengan komposter.

Baca Juga:
Periode Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Adha, KAI Daop 2 Bandung Dilaporkan Mengoperasikan 186 Kereta Api Jarak Jauh

“Atau limbah-limbah itu juga dapat dikirim ke tempat pengolahan kompos untuk dapat ditangani dengan tepat,” imbuhnya.

Asep Kuswanto mengungkapkan saat ini DLH Jakarta juga mengadakan lomba kampanye Eco Kurban di media sosial dengan mengangkat tajuk ‘Kurban Berkah Bebas Sampah’ yang bekerja sama dengan Tunas Muda Care (TCare). (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Dishub DKI Jakarta Beri Sanksi Tegas untuk Anggotanya yang Palak Sopir Mobil Pikap di Jalan Daan Mogot Raya, Langgar Pasal Ini

Usai videonya viral, anggota Dishub DKI Jakarta yang palak seorang sopir mobil pikap mendapatkan sanksi tegas karena melanggar pasal ini.

Pelaku UMKM Parigi Moutong Mendapatkan Penguatan Kapasitas, Dinas Koperasi Sebut Fokus dengan Teknik Mengolah Daun Kelor Menjadi Sabun

Dalam penguatan kapasitas untuk pelaku UMKM, Dinas Koperasi Parigi Moutong fokus pada teknik pengolahan daun kelor menjadi produk sabun.

Tentukan Masa Depan Daerah untuk 5 Tahun ke Depan, KPU Parigi Moutong Resmi Meluncurkan Tahapan Pilkada 2024

Tahapan Pilkada 2024 yang akan diselenggarakan bulan November mendatang telah secara resmi diluncurkan oleh KPU Parigi Moutong.

Jembatan Titi Besi di Sumatera Utara Roboh, Mobil Damtruk Galian C Bermuatan Pasir dan Batu Ini Nyaris Terperosok ke Dasar Sungai

Viral detik-detik Jembatan Titi Besi Serangan di Sumatera Utara ambruk, diduga gegara kelebihan muatan saat mobil damtruk ini melintas.

Jelang Idul Adha, Pertamina Ungkap Stok Elpiji Subsidi di Area Sulawesi Tengah Ditambah untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha, Pertamina menyatakan stok elpiji subsidi di wilayah Sulawesi Tengah ditambah.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;