Tewaskan 18 Orang, Polisi Beberkan Penyebab Kebakaran Hebat yang Melanda Gudang Gas Elpiji di Bali, Berikut Hasil Penyelidikan Tim Labfor

Polisi bongkar penyebab kebakaran yang melanda gudang gas elpiji di Bali dan menewaskan 18 orang.
Polisi bongkar penyebab kebakaran yang melanda gudang gas elpiji di Bali dan menewaskan 18 orang. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @punapisingaraja

Bali, gemasulawesi - Sebuah kebakaran dahsyat yang melanda gudang gas elpiji di Jalan Cargo II, Kelurahan Ubung Kaja, Denpasar Utara, Bali, menewaskan 18 orang dan melukai beberapa lainnya secara serius.

Kepolisian Daerah Bali telah mengungkapkan hasil penyelidikan dari Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali, yang menunjukkan bahwa sumber kebakaran berasal dari dinamo stater mobil pikap yang mengeluarkan percikan api.

Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, Ajun Komisaris Polisi Ketut Sukadi, menjelaskan bahwa percikan api tersebut mengenai gas yang bocor dari valve tabung LPG berukuran 50 kilogram di dalam gudang milik CV Bintang Bagus Perkasa.

"Api dari dinamo stater mobil dengan cepat menyambar gas yang keluar dari valve tabung LPG 50 kilogram yang saat itu tidak tertutup rapat," ungkapnya.

Baca Juga:
Resmi Dibuka di Kabupaten Konawe Utara, Sekda Sulawesi Tenggara Sebut MTQ Adalah Salah Satu Kegiatan Keagamaan yang Historis

Penyelidikan tim Labfor juga mengungkapkan bahwa saat tim melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), ditemukan kunci yang masih terpasang di starter mobil.

Hasil uji laboratorium terhadap dinamo starter menunjukkan bahwa komponen ini telah terbakar.

Namun, meskipun pemilik gudang, Sukojin, mengklaim bahwa mobil tersebut biasanya dikendarai oleh korban bernama Edi, belum ada saksi lain yang bisa membenarkan klaim tersebut.

Hingga saat ini, polisi belum menemukan bukti yang mengindikasikan adanya praktik pengoplosan gas di dalam gudang tersebut sebelum kebakaran terjadi.

Baca Juga:
Ini Dia Gapura Wringin Lawang, Keajaiban Arsitektur Kuno Kerajaan Majapahit di Situs Trowulan Jawa Timur

Hasil penyelidikan dan uji laboratorium dari Labfor Polda Bali tidak mendukung adanya dugaan tersebut.

Dalam konteks hukum, Sukojin telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 188 dan 359 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan bencana dan kematian, serta Pasal 53 Undang-Undang Republik Indonesia No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Meskipun demikian, belum ada penambahan pasal dakwaan yang dikenakan terhadap Sukojin sejauh ini.

Sebelum kebakaran terjadi, Pertamina Patra Niaga telah mengonfirmasi bahwa gudang yang terbakar tersebut bukan merupakan agen resmi penyaluran LPG tabung, menyoroti kembali pentingnya kepatuhan terhadap regulasi keselamatan dalam pengelolaan bahan berbahaya seperti LPG di Indonesia.

Baca Juga:
Respon Cepat Pemerintah Daerah, Posko Darurat Sekaligus Tempat Pengungsian Didirikan di Wilayah Parigi Moutong yang Terdampak Banjir Bandang

Kepolisian Daerah Bali terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap semua faktor penyebab kebakaran ini dengan harapan dapat mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan.

Proses hukum terhadap Sukojin akan terus berlanjut, sementara masyarakat dan keluarga korban masih dalam proses pemulihan setelah kehilangan yang mendalam akibat kebakaran ini. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Gudang Gas LPG di Denpasar Utara yang Baru Terbakar Diduga Jadi Tempat Pengoplosan Usai Pertamina Temukan Ini, Polda Bali: Pernah Digrebek

Baru saja mengalami kebakaran, gudang gas LPG di Denpasar Utara ini diduga jadi gudang pengoplosan. Pertamina temukan fakta ini.

Suara Ledakan Terdengar Berulang Kali, Gudang Tabung LPG di Jalan Cargo Permai Denpasar Alami Kebakaran Hebat, 3 Mobil Pemadam Dikerahkan

Kebakaran hebat terjadi di gudang tabung LPG di Jalan Cargo Permai, Denpasar, dengan suara ledakan terdengar berkali-kali, buat warga panik.

Sempat Viral Usai Disidak Mendag Zulkifli Hasan, Kementerian ESDM Akui Isi Tabung LPG 3 Kg yang Beredar Tak Selalu Sesuai Ketentuan

Kementerian ESDM telah mengakui bahwa isi tabung LPG 3 kg yang beredar tidak konsisten dengan standar yang ditetapkan.

Waduh! Mendag Zulkifli Hasan Temukan Kecurangan dalam Pengisian Volume Gas LPG 3 Kg, Kerugian Negara Ditaksir Capai Rp18,7 Miliar

Lakukan sidak, Menteri Perdagangan mengungkap adanya kecurangan dalam praktik pengurangan volume gas pada LPG 3 Kg di sejumlah SPBE.

Strategi Khusus Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Jaga Stabilitas Stok BBM dan LPG Selama Lebaran 1445 H

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi merancang strategi khusus untuk menjaga stabilitas stok LPG dan BBM selama Hari Raya Idul Fitri 1

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;