Rilis Aplikasi Si-Lapen, Kejati Sulawesi Barat Sebut Sebagai Upaya Memberikan Kemudahan kepada Masyarakat dalam Penyampaian Pengaduan

Ket. Foto: Kejati Sulbar Menyatakan Peluncuran Aplikasi Si-Lapen Sebagai Upaya Memberikan Kemudahan untuk Masyarakat
Ket. Foto: Kejati Sulbar Menyatakan Peluncuran Aplikasi Si-Lapen Sebagai Upaya Memberikan Kemudahan untuk Masyarakat Source: (Foto/ANTARA/HO/Istimewa)

Mamuju, gemasulawesi – Kejaksaan Tinggi atau Kejati Sulawesi Barat merilis dan meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Pengaduan atau Si-Lapen yang merupakan aplikasi pengaduan berbasis dalam jaringan atau online.

Menurut Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, hal ini dilakukan sebagai upaya memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam hal penyampaian pengaduan tanpa harus datang ke kantor Kejati Sulawesi Barat.

Wakil Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, Prima Idwan Mariza, menyampaikan jika aplikasi tersebut juga untuk menghemat biaya dan waktu untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Baca Juga:
Belum Jadi Komoditas Unggulan, Dinas Perkebunan Sultra Sebut Permintaan Buah Pinang Alami Peningkatan

Hal tersebut disampaikannya di Mamuju pada tanggal 27 Juni 2024.

Dikutip dari Antara, Prima Idwan Mariza mengatakan tujuan dari aplikasi tersebut adalah untuk meningkatkan transparansi, efisiensi dan juga aksesbilitas dalam menangani pengaduan dari masyarakat.

“Sehingga, nantinya akan terwujud tingkat kepercayaan dan juga kepuasan masyarakat terhadap Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat,” ucapnya.

Baca Juga:
Sempat Hilang 18 Hari, Pegawai Koperasi di Palembang Ditemukan Tewas Terkubur dalam Ruko yang Dicor, Polisi Beberkan Sosok Pelaku Utamanya

Dia menambahkan dengan hadirnya aplikasi Si-Lapen akan mempercepat laporan ke pimpinan untuk segera dilakukan tindak lanjut.

“Selanjutnya, pelapor akan mendapatkan respon mengenai perkembangan pengaduan itu,” katanya.

Prima menyampaikan masyarakat yang telah menyampaikan pengaduan melalui aplikasi akan memperoleh sertifikat relawan pemerhati anti-korupsi di wilayah Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat.

Baca Juga:
Baru Ditinggal Sebentar di Mobil, Uang Rp324 Juta untuk Proyek Pembangunan Infrastruktur Desa Cibodas Bogor Raib Digondol Perampok

Dia juga memaparkan alur pelaporan melalui aplikasi Si-Lapen, yaitu dengan terlebih dahulu masuk ke laman yang telah ditentukan dan selanjutnya, pelapor akan diminta untuk mengisi data lengkap, serta menyampaikan deskripsi pengaduan melalui form yang telah disiapkan.

Dia melanjutkan jika laporan diterima, maka pelapor akan memperoleh pemberitahuan dan jika laporan pelapor telah selesai, maka pelapor akan memperoleh sertifikat relawan pemerhati anti-korupsi di wilayah Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat.

Prima menegaskan pihaknya menjamin keamanan dan juga kerahasiaan identitas pelapor.

Baca Juga:
Pemilik Restoran di Depok Ini Kesal dengan Ulah Rombongan Pengunjung yang Kabur Usai Makan, Tinggalkan Tagihan Rp829 Ribu, Begini Endingnya

Di sisi lain, Asben Awaluddin, yang merupakan Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, berharap peluncuran aplikasi Si-Lapen dapat memudahkan masyarakat dalam menyampaikan pengaduan.

“Juga meningkatkan kepercayaan terhadap kinerja Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat,” pungkasnya. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Tak Dapat Perhatian Pemerintah, WNA Asal Denmark Ini Bantu Perbaiki Jembatan di Wakatobi Sulawesi Tenggara yang Sudah Bertahun-tahun Rusak

Viral aksi WNA asal Denmark yang memperbaiki jembatan di Wakatobi Sulawesi Tenggara setelah bertahun-tahun rusak dan diabaikan pemerintah.

Miris! Ibu di Karawang Terancam Dipenjara Usai Digugat Anak Kandungnya ke Pengadilan Gara-gara Tidak Dapat Jatah Warisan

Tak dapat jatah warisan, seorang ibu di Karawang ini digugat anak kandungnya ke pengadilan dan terancam dipenjara.

Tak Terima Ditegur Satpam Gegara Bleyer-bleyer Motor hingga Membuat Kebisingan, Aksi Arogan Pemotor Kawasaki Ninja H2 di Surabaya Ini Viral

Viral aksi arogan pemotor Kawasaki Ninja H2 di Surabaya yang tarik kepala satpam usai ditegur karena geber-geber motor dan buat kebisingan.

Diamankan Polisi, Sopir Angkot di Bogor yang Viral Usai Ngamuk Karena Tak Terima Ditegur Saat Melawan Arah Akhirnya Minta Maaf

Seorang sopir angkot di Bogor yang viral setelah melaju melawan arah dan memukul pengendara motor diamankan polisi dan minta maaf.

Terkait Kualitas Kakao Non Fermentasi, Dinas Perkebunan Sultra Sebut Curah Hujan Tinggi Sangat Memberikan Pengaruh

Dinas Perkebunan dan Holtikultur Sultra mengatakan curah hujan sangat berpengaruh terhadap kualitas ataupun produk kakao non fermentasi.

Berita Terkini

wave

Dugaan Skandal Bisnis Solar Ilegal Seret Nama Kasatreskrim Parigi Moutong

Nama Kasatreskrim Parigi moutong, Anugerah Tarigan terseret dalam pusaran isu dugaan bisnis solar ilegal.

Berebut Dana Pusat, Kabid SD Ingatkan Masalah Hibah Tanah Hambat Perbaikan Sekolah di Parimo

Ratusan sekolah di Parigi Moutong terancam gagal revitalisasi akibat sengketa lahan. Disdikbud minta kepsek percepat urus dokumen hibah.

Parigi Moutong dan Minahasa Tenggara Rancang Koalisi Pertanian, Fokus ke Inovasi Bibit dan Durian

Wakil Bupati Minahasa Tenggara pimpin rombongan kunker ke Parigi Moutong guna pelajari inovasi pusat bibit dan pengembangan sektor pertanian

Jason Statham Kembali dengan Film Thriller Penuh Aksi Lainnya, Mutiny! Berikut Sinopsisnya

Jason Statham akan kembali dengan film laga thriller baru berjdulu Mutiny, penuh dengan adegan aksi yang mendebarkan

Dugaan Skandal Tambang PT Pantas Indomining Pagimana: "Mafia Koordinat" dan Mandulnya Penegakan Hukum

Beroperasi sejak tahun 2012 sebagai pemegang IUP tidak menjamin PT Pantas Indomining tidak melanggar aturan mengelola lahan di luar konsesi.


See All
; ;