Untuk Memberikan Pelayanan Kesehatan Langsung, Kepala Dinkes Cianjur Sebut Program Asapedo Telah Berjalan Sejak 2 Bulan Terakhir

Ket. Foto: Kepala Dinas Kesehatan Cianjur Mengatakan Program Asapedo Telah Berjalan Sejak 3 Bulan Terakhir
Ket. Foto: Kepala Dinas Kesehatan Cianjur Mengatakan Program Asapedo Telah Berjalan Sejak 3 Bulan Terakhir Source: (Foto/ANTARA/Ahmad Fikri)

Cianjur, gemasulawesi – Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, memastikan pelayanan dokter langsung ke rumah warga di seluruh kecamatan Cianjur berjalan setiap pekan termasuk hari libur untuk memastukan kesehatan warga terpenuhi tanpa harus datang ke puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, dr Yusman Faisal, dalam keterangannya pada hari Minggu, tanggal 14 Juli 2024, menyampaikan program Anjang Desa Pelayanan Dokter atau Asapedo telah berjalan sejak 2 bulan terakhir untuk memberikan pelayanan kesehatan langsung dari pintu ke pintu rumah warga termasuk di pelosok.

dr Yusman Faisal mengatakan tenaga kesehatan dan tenaga medis yang dilibatkan dari seluruh pusat pelayanan kesehatan masyarakat di setiap desa dan kecamatan di Cianjur.

Baca Juga:
Sebagai Bentuk Mitigasi dan Antisipasi, Bawaslu Kendari Mulai Melakukan Pemetaan Kerawanan yang Berpotensi Terjadi di Pilkada

“Sehingga memudahkan masyarakat yang sakit dan sehat memeriksakan diri tanpa harus keluar rumah,” ujarnya.

Dia menerangkan pelayanan kesehatan untuk warga berupa pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, kolesterol dan asam urat.

“Juga pelayanan rawat jalan untuk warga yang mengalami sakit yang diberikan tenaga medis setiap akhir pekan di setiap desa,” katanya.

Baca Juga:
Detik-detik 2 Remaja Putri Tenggelam Saat Berenang di Air Terjun Jami Kabupaten Maros Sulawesi Selatan Viral, Begini Kondisinya Sekarang

Dikutip dari Antara, pihaknya menargetkan pelayanan dokter langsung ke rumah warga dapat meningkatkan IPM atau Indeks Pembangunan Manusia bidang kesehatan yang sejak setahun terakhir terus digenjot seiring dengan program cek kesehatan yang dapat dilakukan di pusat yankes atau pelayanan kesehatan.

dr Yusman Faisal menyampaikan program Asapedo adalah layanan kesehatan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur, untuk warga di pelosok yang sulit menjangkau pusat layanan kesehatan paling dekat atau rumah sakit.

“Seiring dengan tingginya angka kesehatan dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia atau IPM Cianjur,” ucapnya.

Baca Juga:
Detik-detik Kemunculan Anoa, Hewan Endemik Sulawesi Tenggara ke Kawasan Tambang Milik PT SCM di Kabupaten Konawe Viral

Sementara itu, warga yang mendapat pelayanan kesehatan langsung oleh dokter ke rumah, berharap program itu tidak hanya 1 pekan sekali.

Namun, rutin diberikan setiap hari meski mereka harus mendatangi kantor desa dikarenakan untuk sampai ke puskesmas cukup jauh.

Salah satu warga Kecamatan Cilaku, Rosbiah, mengatakan jika jaraknya ke kantor desa mungkin lebih dekat sebab jarak dari kampung ke puskesmas terdekat butuh biaya hingga 50 ribu rupiah untuk sekali jalan. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Nantinya Dibangun Beberapa Fasilitas Pendukung, Menparekraf Sebut SU GBK Direncanakan Masuk Daftar Usulan Proyek Strategis Nasional

Stadion Utama Gelora Bung Karno, disebutkan Menparekraf, direncanakan masuk daftar usulan PSN atau Proyek Strategis Nasional.

Libatkan Masyarakat, Bank Indonesia Aceh Raih Rekor MURI untuk Memasak Kulak Asyura dengan Belanga Terbesar di RI

Rekor MURI untuk memasak kulak Asyura dengan belanga paling besar di Indonesia diraih oleh Bank Indonesia Provinsi Aceh.

Digagas UIN Datokarama, Kelurahan Lere Kota Palu Direncanakan Menjadi Kawasan Budaya

Kelurahan Lere di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, direncanakan menjadi kawasan budaya yang digagas UIN Datokarama Palu.

Demi Meningkatkan Kualitas Persatuan Bangsa, FKUB Sulteng dan Pasangkayu Membangun Sinergisitas untuk Penguatan Kerukunan Umat Beragama

Untuk penguatan kerukunan umat beragama, FKUB Sulawesi Tengah dan FKUB Pasangkayu membangun sinergisitas.

Meski Pasokan dan Harga Komoditas Relatif Aman, Pj Wali Kota Tangerang Sebut Perlu Peran Masyarakat dalam Menjaga Ketersediaan

Pj Wali Kota Tangerang menyampaikan meski pasokan dan juga harga komoditas relatif aman, perlu peran masyarakat dalam menjaga ketersediaan.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;