Geger! 2 Karyawan SPBU di Jakarta Pusat Jadi Korban Pengeroyokan Brutal Konsumen yang Tersulut Emosinya Gegara Hal Ini

2 karyawan SPBU di Jakarta Pusat dikeroyok konsumen usai mengisi BBM. Begini kronologinya.
2 karyawan SPBU di Jakarta Pusat dikeroyok konsumen usai mengisi BBM. Begini kronologinya. Source: Foto/ilustrasi/Unsplash

Jakarta Pusat, gemasulawesi - Kejadian pengeroyokan yang melibatkan dua karyawan SPBU di Jalan Bungur Besar, Kemayoran, Jakarta Pusat menjadi viral setelah video dan informasi mengenai insiden tersebut menyebar luas di media sosial. 

Karyawan yang berinisial LZ menjadi korban kekerasan fisik saat sedang bertugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian tersebut.

Menurut keterangan awal, insiden ini terjadi akibat kesalahpahaman antara pelaku dan korban yang merupakan karyawan di SPBU itu. 

Pelaku, yang identitasnya hingga kini belum terungkap, datang untuk mengisi bensin. 

Baca Juga:
Akan Dikirim ke Jawa Barat, Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Papua Tengah Memeriksa Secara Visual terhadap 50 Batang Tanaman Hias Leamibilis sp

Pada saat itu, korban meminta izin kepada temannya untuk menutup sementara layanan karena dia ingin istirahat. 

Pelaku merespons permintaan tersebut dengan nada tidak senang, mengatakan, "Kalau mau ngobrol di rumah." 

Sementara korban menjawab dengan sopan, "Sabar ya Pak," sambil melanjutkan proses pengisian bensin.

Setelah pengisian selesai, pelaku yang tampaknya sudah marah, melemparkan kunci motornya hingga mengenai kepala korban dan langsung menyerangnya. 

Baca Juga:
Sebelum Melaksanakan Sidang, Menteri-Menteri Kabinet Indonesia Maju Berkumpul dan Saling Berbincang di Area Embung IKN

Korban yang terkejut dan merasa terancam segera berlari untuk menghindari serangan, namun pelaku terus mengejar dan memukul wajahnya. 

Saksi-saksi di lokasi mencoba memisahkan pelaku dan korban, namun pelaku tetap melanjutkan serangan tersebut.

Pelaku sempat meninggalkan lokasi tetapi kembali beberapa waktu kemudian dengan membawa teman-temannya untuk melanjutkan aksi kekerasan. 

Dalam serangan kedua ini, pegawai SPBU lainnya juga turut menjadi korban. Akibat dari kejadian ini, korban mengalami luka memar yang signifikan di bagian wajah.

Baca Juga:
Menyambut HUT RI, Satgas TMMD ke 121 Kodim 1302/Minahasa Melatih Peraturan Baris Berbaris kepada Siswa Desa Kayuwatu

Kasi Humas Polsek Kemayoran, Bripka Ricky Sihite, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah mengidentifikasi delapan pelaku yang terlibat dalam insiden ini. 

"Kami telah mengetahui identitas delapan pelaku," kata Ricky. 

Meskipun demikian, pihak kepolisian belum bisa mengungkapkan identitas lengkap pelaku atau memastikan apakah mereka merupakan warga sekitar. 

"Kami masih memerlukan waktu untuk memeriksa rekaman CCTV dari lokasi kejadian untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang pelaku dan kronologi kejadian," tambahnya.

Baca Juga:
Terkait Pilkada 2024, KPU Sulawesi Utara Membangun Koordinasi untuk Memastikan Bakal Calon Sehat

Kejadian pengeroyokan ini dengan cepat menyebar di media sosial, memicu kemarahan dan kecaman dari publik. 

Banyak yang mengecam tindakan kekerasan tersebut dan berharap agar pihak berwenang segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menegaskan bahwa pihak kepolisian sedang bekerja keras untuk menyelesaikan kasus ini dan memastikan keadilan bagi korban. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Tak Terima Ditegur Gegara Buang Puntung Rokok di SPBU, Pemuda di Sidoarjo Ini Jadi Korban Pengeroyokan Brutal Sekelompok Orang

Ingatkan orang tidak buang puntung rokok sembarangan saat sedang isi BBM, pemuda di Sidoarjo malah dikeroyok 6 orang.

Menggemparkan! Tersinggung Gegara Status WhatsApp, Pria di Bekasi Jadi Korban Pengeroyokan Adik Ipar Sendiri hingga Terluka Parah

Seorang pria di Bekasi menjadi korban pengeroyokan oleh adik ipar dan rekan-rekannya, dipicu oleh status WhatsApp yang menyinggung.

Viral! Pria di Jakarta Barat Jadi Korban Pengeroyokan oleh Sekelompok Orang Tak Dikenal hingga Terluka Cukup Parah, Begini Kronologinya

Aksi pengeroyokan terhadap seorang pria di Jakarta Barat hingga korban mengalami luka cukup parah viral di media sosial.

Imbas Pengeroyokan Polisi oleh Puluhan Pesilat di Kaliwates hingga Terluka Parah, Polda Jatim Bekukan Kegiatan PSHT Jember

Kepolisian Polda Jawa Timur (Polda Jatim) membekukan sementara seluruh kegiatan PSHT di Kabupaten Jember.

Tindak Lanjut Kasus Pengeroyokan Polisi Hingga Alami Luka Parah di Jember, Polda Jatim Tetapkan 13 Pesilat PSHT sebagai Tersangka

13 anggota PSHT ditangkap oleh Polda Jatim karena menganiaya anggota Polri di Jember saat konvoi di jalan raya.

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;