Melakukan Pengamanan Kegiatan Pemungutan Suara, Kapolres Parigi Moutong Sebut Masing-Masing TPS Disiagakan 2 Personel Polri

Ket. Foto: Kapolres Parigi Moutong Menyebutkan Masing-Masing TPS Disiagakan 2 Personel Polri Melakukan Pengamanan Kegiatan Pemungutan Suara
Ket. Foto: Kapolres Parigi Moutong Menyebutkan Masing-Masing TPS Disiagakan 2 Personel Polri Melakukan Pengamanan Kegiatan Pemungutan Suara Source: (Foto/ANTARA/Moh Ridwan)

Parigi Moutong, gemasulawesi – Polres Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, menyiagakan sekitar 1.800 personel untuk pengamanan Pilkada 2024.

Kapolres Parigi Moutong, AKBP Jovan Reagan Sumual, mengatakan masing-masing TPS disiagakan 2 personel Polri melakukan pengamanan kegiatan pemungutan suara.

Hal tersebut disampaikan oleh AKBP Jovan Reagan Sumual setelah gelar pasukan untuk pengamanan Pilkada berlangsung di Parigi Moutong pada hari Jumat, tanggal 23 Agustus 2024.

Baca Juga:
Masih dalam Proses Finalisasi, Ketua KPU Sulut Sebut Proses Pengadaan Logistik untuk Pelaksanaan Pilkada Dilakukan dengan Prinsip Transparan dan Akuntabel

“Dalam pelaksanaan Pilkada, dipastikan personel Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polri melaksanakan kegiatan pengamanan dengan mengedepankan pendekatan persuasif,” katanya.

Dia melanjutkan pada Pilkada 2024, KPU Kabupaten Parigi Moutong menyiapkan sekitar 818 TPS dan Polres setempat nenyediakan sekitar 1.636 personel.

“Selain pengamanan TPS, kami juga memprioritaskan pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas agar situasi Pilkada tetap kondusif,” ujarnya.

Baca Juga:
Sebagai Upaya Mewujudkan Generasi Emas 2045, BKKBN Sulawesi Tenggara Menggelar Workshop Teknis Survei Early Childhood Development Index

Dikutip dari Antara, dia menuturkan dari pemetaan yang dilakukan kepolisian setempat, tidak ada wilayah rawan di Kabupaten Parigi Moutong.

“Yang ada hanya TPS terpencil dan tersulit yang tentunya dapat memberikan dampak terhadap proses distribusi logistik Pilkada 2024,” ucapnya.

Oleh sebab itu, pihaknya juga akan memastikan proses distribusi logistik Pilkada dari gudang KPU menuju TPS dan sebaliknya memperoleh pengawalan ketata dari pihak kepolisian.

Baca Juga:
Langkah Penting untuk Mewujudkan Komitmen, Sengketa Tanah yang Ada di Kabupaten Gorontalo Diharapkan Pj Sekda Mampu Diselesaikan GTRA dengan Baik dan Optimal

Dia menyampaikan untuk pengamanan pendaftaran calom kepala daerah, kampanye dan pengamanan TPS sepenuhnya melibatkan personel Polres Parigi Moutong.

“Kami juga meminta bantuan 100 personel dari Polda Sulawesi Tengah khusus disiapkan untuk eskalasi penindakan huru hara atau PPH,” tuturnya.

Berdasarkan jadwal dan juga tahapan, pendaftaran calon kepala daerah berlangsung 3 hari mulai tanggal 26 hingga 28 Agustus 2024.

Baca Juga:
Agar Tidak Mengalami Kerugian Besar, DP3 Sleman Imbau Pembudidaya Ikan untuk Mewaspadai Berbagai Dampak pada Puncak Musim Kemarau

Di sisi lain, ribuan mahasiswa di Kota Palu melakukan aksi turun ke jalan untuk mengawal Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUU-XXII/2024 dan Putusan MK Nomor 70/PUU-XXII/2024.

Ridwan, selaku Koordinator lapangan atau korlap aksi, dalam orasinya pada hari Jumat, tanggal 23 Agustus 2024, mengatakan putusan Mahkamah Konstitusi ini bersifat final dan mengikat sehingga harus dijalankan. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Atas Tindak Pidana Korupsi, Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah Memvonis Hukuman Pidana Mantan Rektor Untad selama 4 Tahun

Mantan Rektor Universitas Tadulako Palu, Basir Cio, mendapatkan vonis 4 tahun penjara dari Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah.

Untuk Pemerataan Distribusi Nakes pada Fasilitas Kesehatan Milik Pemerintah, Pj Bupati Parigi Moutong Sebut Transformasi SDMK Perlu Dilakukan

Richard Arnaldo mengatakan transformasi SDMK butuh dilakukan untuk pemerataan distribusi nakes pada fasilitas kesehatan milik pemerintah.

Melalui Program SSW Tahap III Tahun 2024, Kota Palu Mendapat Kuota 70 Orang untuk Bekerja di Jepang

Kuota sebanyak 70 orang untuk bekerja di Jepang didapatkan oleh Kota Palu, Sulawesi Tengah, melalui program SSW tahap III tahun 2024.

Dilakukan dalam Kurun Waktu 2 Hari Berturut-Turut, Polisi Ungkap 3 Kasus Penangkapan Ikan Secara Ilegal di Perairan Sulawesi Tengah

Polisi mengungkapkan kasus penangkapan ikan secara ilegal atau ilegal fishing di perairan Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam Rangka Menjajaki Peluang Kerja Sama untuk Pembangunan Berkelanjutan, Gubernur Sulteng Sambut Kedatangan Pejabat AS

Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura, menyambut kedatangan pejabat Amerika Serikat dalam rangka menjajaki peluang kerja sama.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;