Ditemukan dalam Kondisi Tubuh Telah Membengkak, Warga Kabupaten Sukabumi Dihebohkan dengan Penemuan Sesosok Mayat Pria Tanpa Busana

Ket. Foto: Warga Kabupaten Sukabumi Digegerkan dengan Penemuan Sesosok Mayat Pria Tanpa Busana
Ket. Foto: Warga Kabupaten Sukabumi Digegerkan dengan Penemuan Sesosok Mayat Pria Tanpa Busana Source: (Foto/iStock/mariapazmorales)

Sukabumi, gemasulawesi – Masyarakat Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa busana yang tergeletak di sebuah selokan pada hari Sabtu siang, tanggal 31 Agustus 2024.

Mayat itu ditemukan dalam kondisi tubuh yang telah membengkak.

Mayat pria yang belum diketahui identitasnya itu pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang memperbaiki saluran air di Kampung Cimanggu RT 01.06, Desa Ciheulang Tonggoh, Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga:
Sebagai Salah Satu Upaya Mencegah Inflasi, Pemkab Gorontalo Utara Menggagas Kerja Sama Antar Daerah Penghasil Cabai Rawit

Komarudin, yang merupakan warga yang pertama kali menemukan mayat itu, mengatakan dia melihat ada banyak sampah dan penasaran masuk ke selokan.

“Awalnya tidak berani, tetapi baunya seperti balikkan,” ujarnya.

Dia melanjutkan setelah dia balikkan dengan penggaruk, terlihat kakinya.

Baca Juga:
Menjelang Pilkada 2024, Kanwil Kemenkumham Sulteng Memperkuat Pengawasan terhadap Aktivitas Orang Asing

Dia menambahkan dia langsung melaporkannya kepada RT.

AKP Idji Djubaedi, yang merupakan Kapolsek Cibadak, membenarkan penemuan mayat laki-laki itu yang ditemukan dalam kondisi tanpa pakaian dan tertutup oleh tumpukan sampah.

Dia menyampaikan pihaknya langsung mendatangi TKP dan memang benar, ada mayat laki-laki tertelungkup di selokan.

Baca Juga:
Festival Hiu Paus Digelar oleh Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo di Kabupaten Bone Bolango

Di sekitar lokasi kejadian, polisi juga menemukan pakaian milik korban berupa sweater berwarna merah dan pakaian bergaris hitam putih.

Tetapi identitas korban belum diketahui.

Mayat itu telah dibawa ke RSUD R Syamsudin SH untuk diautopsi.

Baca Juga:
Pj Gubernur Sulbar Sebut Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Menjadi Penyumbang Terbesar untuk Pembangunan Ekonomi Sulawesi Barat

Dia mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat.

Sebelumnya di bulan Juli lalu, warga Sukabumi juga digegerkan dengan temuan sesosok mayat tanpa busana dengan sebagian jasad telah membusuk dan kepala terpisah hingga tidak ada alat kelaminnya.

Kondisi mayat yang mengenaskan itu ditemukan oleh warga yang hendak memancing di kawasan perhutanan Situ Gunung, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga:
Sebagai Upaya Mewujudkan Sulteng Provinsi dengan Indeks Kerukunan Tertinggi, Sosialisasi Moderasi Beragama Terus Digencarkan di Kabupaten Banggai

Ipda Suhendar, yang merupakan Kapolsek Kadudampit, membenarkan mayat itu awalnya ditemukan oleh 4 orang warga yang membawa seekor anjing saat hendak pergi memancing di aliran sungai Situgunung. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Trafo 2 di Gardu Induk Pamona Kabupaten Poso Mulai Dipersiapkan untuk Mendukung Optimalisasi Kehandalan Kelistrikan di Sulteng

Untuk mendukung optimalisasi kehandalan kelistrikan di Sulawesi Tengah, trafo 2 di GI Pamona, Poso, mulai dipersiapkan.

Salah Satu Syarat Pencalonan Pilkada, 5 Bapaslon Kepala Daerah Parigi Moutong Mengikuti Pemeriksaan Kesehatan di RS Anutapura Palu

5 bakal pasangan cakada atau calon kepala daerah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengikuti pemeriksaan kesehatan di RS Anutapura Palu.

Jika Menjadi Bupati dan Wabup Parigi Moutong, Pasangan Membara Berkomitmen Membuka Peluang Investasi

Pasangan Membara berkomitmen membuka peluang investasi apabila terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong.

Pemerintah Kabupaten Morowali Utara Nyatakan Upaya Kolaboratif Berbagai Pihak Penting untuk Menjaga Kelestarian Situs Jejak Tapak Tangan Pra Sejarah

Upaya kolaboratif berbagai pihak, disebutkan Pemkab Morut, penting untuk menjaga kelestarian situs jejak tapak tangan pra sejarah.

Pemerintah Provinsi Sulteng Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi dalam Meningkatkan Pengelolaan Perikanan yang Berkelanjutan

Sinergidan juga kolaborasi dalam meningkatkan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan diperkuat oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;