Kasus Pelemparan Batu ke Mobil di Jalan Margonda Raya Depok Bikin Geger, Polisi Beberkan Sosok Terduga Pelaku

Pelemparan batu ke kaca mobil di Depok jadi viral. Polisi lakukan penyelidikan.
Pelemparan batu ke kaca mobil di Depok jadi viral. Polisi lakukan penyelidikan. Source: Foto/ilustrasi/Pexels

Depok, gemasulawesi - Sebuah insiden pelemparan batu yang terjadi di Jalan Margonda Raya, Pondok Cina, Beji, Kota Depok langsung viral di media sosial dan memicu kepanikan di kalangan pengguna jalan. 

Dalam kejadian tersebut, seorang pelaku melempar batu ke kaca mobil yang melintas, menyebabkan kerusakan signifikan dan mengancam keselamatan pengemudi serta penumpang.

Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB, sebelum flyover Universitas Indonesia (UI), di area putaran selamat datang Depok, dekat jembatan UI yang menghadap BSI. 

Saat itu, mobil korban dalam perjalanan menuju Jakarta ketika tiba-tiba sebuah batu dilempar mengenai kaca depan mobil. 

Baca Juga:
Ponsel Dirampas di Halte Cengkareng Jakarta Barat, Aksi Heroik Warga Tangkap Pelaku Jambret Jadi Sorotan

Akibatnya, kaca mobil pecah dan pengemudi terpaksa berhenti untuk memastikan keselamatan.

Setelah melempar batu, pelaku melanjutkan perjalanan ke arah Kelapa Dua. 

Menurut laporan saksi, pelaku terlihat berjalan kaki melewati depan pos polisi menuju arah tersebut. 

Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ), yang terlihat dari perilaku marah dan berbicara sendiri saat kejadian.

Baca Juga:
Gegerkan Publik! Heboh Penangkapan Terduga Teroris Jaringan Internasional Al Qaeda di Gorontalo, Ini Sosoknya

Kapolsek Beji, Kompol Jupriono, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan informasi dari saksi-saksi. 

"Kami telah melaksanakan cek TKP pelemparan kaca mobil yang melintas di Jalan Margonda Raya. Berdasarkan informasi, pelaku diduga merupakan ODGJ," jelas Jupriono pada 3 September 2024.

Kasus ini segera menjadi sorotan di media sosial, di mana banyak netizen menyuarakan kekhawatiran mereka. 

Beberapa komentar mencerminkan kekesalan dan kekhawatiran atas keselamatan di jalan raya.

Baca Juga:
Sindikat Jual Beli Bayi di Depok Terbongkar, Polisi Beberkan Sosok Kedelapan Pelaku yang Miliki Peran Sadis Ini

“Wah gila, ini orang ngapain sih? Kaca mobil orang dilempar gitu aja. Gak mikir apa?” tulis salah satu pengguna.

Kepolisian kini sedang mendalami lebih lanjut untuk mengidentifikasi pelaku dan memastikan kasus ini ditangani dengan serius. 

Insiden ini telah memicu diskusi luas tentang keamanan di jalan raya dan perlunya tindakan preventif terhadap pelaku gangguan jiwa yang membahayakan pengguna jalan. 

Netizen berharap kepolisian segera memberikan perkembangan terbaru tentang penanganan kasus ini. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Sempat Berkeliaran, ODGJ Asal Kasimbar Dibawa ke Dinkes

Satu wanita Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ asal Kasimbar, Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, ditemukan warga akibat nyasar.

ODGJ Ditemukan Meninggal dalam Box Jualan Warga di Kota Palu

Sesosok mayat pria diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ ditemukan meninggal dalam box jualan warga di Kota Palu.

Innalillahi! Sopir Ojek Online di Kendari Jadi Korban Kekerasan Penumpangnya yang Diduga ODGJ hingga Terluka Parah dan Meninggal Dunia

Seorang sopir ojek online di Kendari ditemukan tewas dengan luka parah akibat dianiaya penumpangnya yang diduga ODGJ.

UI Depok dan Salemba: Tuan Rumah UTBK-SNBT 2023, Jumlah Peserta Mencapai 53.293 Orang!

Sebagai pusat kegiatan UTBK-SNBT yang bergengsi, Universitas Indonesia (UI) telah menggelar persiapan super lengkap dengan menyiapkan 31 tempat ujian berteknologi canggih bagi 53.293 peserta.

Viral Video Terapis di Depok Jepit Kepala Anak Autis, Polres Depok: Akan Kami Selidiki!

Nasional, gemasulawesi – Video viral yang menunjukkan seorang terapis sedang menjepit kepala anak yang mengalami autis telah mendapat perhatian dari pihak kepolisian. Terapis yang ada dalam video tersebut diperkirakan merupakan karyawan salah satu rumah sakit terkenal yang berada di Kota Depok. Dilansir dari akun Instagram @lambe_turah, pihak kepolisian akhirnya angkat bicara soal video yang sedang […]

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;