Melalui Kegiatan Konsolidasi, Densus 88 Antiteror Polri dan Polda Sulteng Memperkuat Wawasan Kebangsaan untuk Eks Anggota JI

Ket. Foto: Polda Sulawesi Tengah dan Densus 88 Antiteror Polri Memperkuat Wawasan Kebangsaan untuk Eks Anggota JI
Ket. Foto: Polda Sulawesi Tengah dan Densus 88 Antiteror Polri Memperkuat Wawasan Kebangsaan untuk Eks Anggota JI Source: (Foto/ANTARA/HO-Humas Polda Sulteng)

Palu, gemasulawesi – Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri dan Polda Sulawesi Tengah memperkuat wawasan kebangsaan dan juga mendorong integrasi sosial untuk eks anggota Jamaah Islamiyah atau JI di wilayah setempat melalui kegiatan konsolidasi.

Satgas atau Perwakilan Satuan Tugas Wilayah Sulawesi Tengah Densus 99, Kompol Sugiyono, dalam keterangannya di Palu pada hari Selasa, tanggal 10 September 2024, menyampaikan kegiatan konsolidasi untuk eks anggota Jamaah Islamiyah atau JI sebagai upaya untuk memperkuat pemahaman mengenai wawasan kebangsaan dan nilai-nilai keagamaan.

Kompol Sugiyono mengatakan dengan pemahaman ini, diharapkan eks anggota JI dapat hidup berdampingan secara harmonis dan juga berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa.

Baca Juga:
Gunakan Modus Mutilasi Hewan, 4 Orang yang Tergabung dalam Komplotan Pencuri Kerbau di Lumajang Dilaporkan Ditangkap

“Kegiatan ini memiliki tujuan untuk meneguhkan kembali komitmen eks anggota JI terhadap NKRI yang telah mereka ikrarkan pada tanggal 9 Agustus 2024,” katanya.

Kegiatan konsolidasi tersebut mengangkat tema ‘Merajut Ukhuwah Islamiyah dalam Bingkai NKRI’ yang dihadiri sekitar 70 orang eks anggota Jamaah Islamiyah.

Dikutip dari Antara, para peserta berasal dari berbagai daerah, yaitu Kabupaten Donggala, Poso, Parigi Moutong, Palu, bahkan hingga Sulawesi Barat.

Baca Juga:
Musim Kemarau yang Berkepanjangan Akibatkan 14 Desa di 4 Kecamatan Kabupaten Kebumen Alami Kekeringan

Dia menyatakan lewat konsolidasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif untuk para eks anggota Jamaah Islamiyah dan masyarakat sekitar.

Untuk itu, dia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan juga kesatuan bangsa dan menghindari perpecahan.

Dalam kesempatan itu, dia mengimbau kepada para eks anggota Jamaah Islamiyah untuk tidak memaksakan kehendak dan saling menghargai perbedaan yang ada sebab warga Indonesia bersifat kompleks dengan berbagai macam agama, suku, dan juga budaya.

Baca Juga:
Munculnya Ular King Cobra Berulang Kali di Pemukiman Membuat Resah Warga Dusun Cipancir Cilacap

Dia menyebutkan eks anggota JI harus menjadi contoh yang baik untuk masyarakat.

“Kita harus bersama-sama membangun negara ini menjadi negara yang maju dan juga sejahtera,” ucapnya. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Sebanyak 21 Orang Dewan Pengawas dan Direksi Perusahaan Umum Sebuqu Energi Malaqbi Sulbar Menjalani Seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan

Seleksi uji kelayakan dan kepatutan dijalani oleh 21 orang Dewan Pengawas dan Direksi Perumda Sulawesi Barat.

Penemuan Koper Mencurigakan Hebohkan Warga di Koja Jakarta Utara, Polisi Kerahkan Tim Penjinak Bom dan Pastikan Hal Ini

Koper mencurigakan di Koja bikin geger warga. Tim penjinak bom turun tangan dan memastikan jika koper tersebut aman.

Usai Aksinya Viral, Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Pengemudi Pajero yang Ngamuk dan Pamer Senjata di Kalibata Jakarta Selatan

Aksi pengemudi Pajero diduga keluarkan senjata api di Kalibata viral, polisi lakukan penyelidikan dan periksa sejumlah saksi.

44 Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Periode 2024 hingga 2029 Dilaporkan Resmi Dilantik

Sebanyak 44 anggota DPRD Provinsi Gorontalo untuk periode 2024-2029 resmi dilantik yang berlangsung di ruang sidang DPRD.

Polda Sulawesi Tenggara Meningkatkan Kesiapan Personel untuk Melakukan Pengamanan Penyelenggaraan Pilkada 2024

Kesiapan personel untuk melakukan pengamanan penyelenggaraan Pilkada 2024 ditingkatkan oleh Kepolisian Daerah Sultra.

Berita Terkini

wave

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.

Kongkalikong Tambang Ilegal? Menyoal Isu Hubungan Kekerabatan Kasat Reskrim Parigi Moutong dan Aktor PETI

Siapa Andre? Bos PETI yang disebut-sebut memiliki hubungan darah dengan Kasat Reskrim Parigi Moutong Anugerah S Tarigan.

Inilah Sinopsis Film Horor Komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Melanjutkan Petualangan Mendebarkan dari Lima Sahabat

Geng Sekawan Limo kembali dalam film baru, mengisahkan petualangan mereka di Gunung Klawih yang penuh kelucuan dan ketakutan

Dugaan Kerabat Dekat Kasatreskrim Parigi Moutong Terlibat PETI Kebal Hukum, Propam Polda Turun Tangan

Kabid Propam Polda Sulteng Roy Satya Putra, S.I.K. berikan perhatian khusus terkait dugaan skandal Kasatreskrim Parigi moutong, Tarigan.


See All
; ;