Viral di Media Sosial! Anggota Polres Majalengka Mendadak Temukan Emas 30 Gram di Jalanan, Ini yang Dilakukannya

Brigadir Yovi kembalikan emas 30 gram kepada pemiliknya setelah ditemukan. Tindakan ini jadi contoh integritas Polri.
Brigadir Yovi kembalikan emas 30 gram kepada pemiliknya setelah ditemukan. Tindakan ini jadi contoh integritas Polri. Source: Foto/ilustrasi/Pexels

Majalengka, gemasulawesi - Brigadir Yovi, seorang anggota Polres Majalengka, menjadi viral setelah aksinya yang jujur dan penuh tanggung jawab. 

Saat melaksanakan patroli rutin di Jalan Abdul Halim, Majalengka, Jawa Barat, ia menemukan bungkusan plastik yang mencurigakan tergeletak di pinggir jalan. 

Tanpa menunda-nunda, Yovi langsung memeriksa bungkusan tersebut dan menemukan isinya berupa perhiasan emas seberat 30 gram beserta surat gadai atas nama Ika Merdeka, seorang warga Tegal.

Tindakan Yovi untuk segera mengamankan barang tersebut menunjukkan kesigapan dan profesionalisme dalam bertugas. 

Baca Juga:
Ancam Korban dengan Celurit, Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembegalan Pensiunan TNI dan Karyawan Swasta di Bekasi

Ia tak hanya menjalankan tugasnya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mengambil langkah lebih jauh untuk melacak pemilik perhiasan tersebut. 

Dalam waktu yang relatif singkat, Yovi berhasil menghubungi Ika Merdeka melalui nomor telepon yang tertera di surat gadai, menunjukkan pentingnya reaksi cepat dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Ika, bersama suaminya, sedang dalam perjalanan dari Tegal menuju Bandung menggunakan sepeda motor ketika mereka berhenti untuk beristirahat. 

Di saat itulah, bungkusan yang berisi perhiasan emas itu tanpa sengaja terjatuh. Perhiasan tersebut merupakan barang yang sangat berharga bagi Ika, dan kehilangan itu membuatnya panik serta putus asa. 

Baca Juga:
Tragis! Remaja 15 Tahun Jadi Korban Penyiraman Air Keras Saat Melerai Perkelahian di Jatinegara Jakarta Timur, Polisi Buru Pelaku

Namun, tindakan cepat dan kejujuran Brigadir Yovi berhasil meredakan kecemasan tersebut, dan emas itu kembali ke tangan pemiliknya dengan selamat.

Setelah menemukan perhiasan tersebut, Yovi membawa bungkusan itu ke rumahnya dan menitipkannya kepada sang istri untuk dijaga sementara ia berusaha menghubungi pemiliknya.

“Saya tahu ini bukan milik kita, tapi milik orang lain yang jatuh di jalan. Saya serahkan ke istri agar dijaga dengan baik hingga saya berhasil menemukan pemiliknya,” ujar Yovi pada Selasa, 10 Agustus 2024.

Saat berhasil menghubungi Ika, Yovi mengatur pertemuan untuk mengembalikan perhiasan tersebut. 

Baca Juga:
Pelaku Lakukan Aksi Bunuh Diri, Seorang WNI Dilaporkan Dibunuh Suaminya yang Berkewarganegaraan AS di Albania

Ketika perhiasan itu dikembalikan, suasana haru pun menyelimuti pertemuan tersebut. 

“Kami benar-benar bersyukur dan tak menyangka perhiasan kami bisa kembali. Terima kasih kepada Pak Polisi yang sudah sangat membantu,” ucap Ika dengan mata berkaca-kaca.

Tindakan Yovi tidak hanya diapresiasi oleh Ika dan suaminya, tetapi juga mendapatkan respon positif dari masyarakat luas. 

Kejadian ini menjadi viral di media sosial, di mana banyak pengguna yang memuji kejujuran dan integritas yang ditunjukkan oleh Yovi. 

Baca Juga:
Usai Aksinya Viral, Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Pengemudi Pajero yang Ngamuk dan Pamer Senjata di Kalibata Jakarta Selatan

Beberapa warganet menyampaikan apresiasi mereka, menekankan pentingnya tindakan-tindakan seperti ini dalam memperkuat citra positif kepolisian.

Di tengah berbagai sorotan terhadap institusi kepolisian, kejadian ini memberikan angin segar.

Kisah Brigadir Yovi menjadi bukti nyata bahwa masih ada banyak anggota kepolisian yang berdedikasi dan berintegritas tinggi. 

Kejujuran dan ketulusan dalam menjalankan tugas tidak hanya memperbaiki citra Polri di mata masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan antara polisi dan warga. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Pemkot Palu Harapkan Anggota DPRD yang Baru Dilantik Dapat Menjalin Kolaborasi yang Baik dalam Konteks Pembangunan

Anggota DPRD diharapkan Pemerintah Kota Palu dapat menjalin kolaborasi yang baik dalam konteks pembangunan.

Polda Sulawesi Tenggara Meningkatkan Kesiapan Personel untuk Melakukan Pengamanan Penyelenggaraan Pilkada 2024

Kesiapan personel untuk melakukan pengamanan penyelenggaraan Pilkada 2024 ditingkatkan oleh Kepolisian Daerah Sultra.

Dalami Kasus Pasutri Lansia yang Ditemukan Tewas di Cipondoh Tangerang, Polisi Beberkan Temuan Mengejutkan Ini

Kematian pasangan lansia Cipondoh mengungkap catatan warisan yang mencurigakan. Polisi selidiki penyebab dan motif kematian tragis ini.

44 Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Periode 2024 hingga 2029 Dilaporkan Resmi Dilantik

Sebanyak 44 anggota DPRD Provinsi Gorontalo untuk periode 2024-2029 resmi dilantik yang berlangsung di ruang sidang DPRD.

Seorang Pemukim Yahudi Bersenjata Dilaporkan Menyerang Anak-Anak Palestina pada Hari Pertama Kembali ke Sekolah

Anak-anak Palestina pada hari pertama mereka kembali ke sekolah diserang oleh seorang pemukim Yahudi yang bersenjata.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;