Aksi Anarkis Sekelompok Pemuda Bersenjata Tajam di Gang Pasar Musi Depok Viral, Polisi Turun Tangan

Kelompok pemuda bersenjata tajam mengacaukan Gang Pasar Musi Depok. Polisi masih menyelidiki kasus ini.
Kelompok pemuda bersenjata tajam mengacaukan Gang Pasar Musi Depok. Polisi masih menyelidiki kasus ini. Source: Foto/Tangkap Layar Instagram @infodepok_id

Depok, gemasulawesi - Kekacauan melanda Gang Pasar Musi, Sukmajaya, Kota Depok ketika sekelompok pemuda yang membawa senjata tajam membuat heboh di lingkungan permukiman. 

Kejadian ini terjadi berawal saat kelompok pemuda tersebut berlarian di gang sambil mengacungkan senjata tajam. 

Warga setempat yang mendengar keributan segera keluar rumah untuk mengejar dan menghalau pelaku agar tidak menimbulkan kerusakan lebih lanjut.

Dalam video viral yang diunggah di Instagram oleh akun @infodepok_id pada Kamis, 19 September 2024, terlihat jelas bagaimana para pemuda tersebut bergerak dengan cepat, sementara beberapa warga berusaha mengejar mereka. 

Baca Juga:
Pastikan Tak Ada Intervensi! Polres Metro Jakarta Selatan Periksa 18 Saksi dalam Kasus Bullying di SMA Binus Simprug

Rekaman CCTV menunjukkan situasi yang tegang dan kekacauan yang terjadi saat para pelaku berteriak dan mengancam. 

Meskipun video ini menampilkan suasana yang menakutkan, beruntung tidak ada korban jiwa atau kerusakan yang terjadi dalam insiden ini.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra, mengonfirmasi bahwa insiden ini memang terjadi di Gang Pasar Musi. 

Menurut Hendra, para pelaku, yang identitasnya masih belum diketahui, melakukan tindakan tersebut dengan tujuan yang belum jelas. 

Baca Juga:
Drama Korea Red Swan, Menceritakan Kisah Penuh Intrik, Balas Dendam dan Ambisi di Kalangan Kelas Atas

Mereka berteriak dan mengajak tawuran sebelum melarikan diri dengan sepeda motor. 

Polisi segera turun tangan untuk menyelidiki kasus ini setelah menerima laporan dari masyarakat.

Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan mendalam dengan memeriksa rekaman CCTV dan mendata saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian. 

Hendra menekankan bahwa meskipun tidak ada kerusakan atau korban jiwa, insiden ini tetap dianggap serius. 

Baca Juga:
Terekam CCTV! Pria Ini Viral Usai Curi HP iPhone 11 Pro Max dari Meja Kasir Sebuah Cafe di Depok, Begini Modus Pelaku

Polisi berkomitmen untuk mengidentifikasi pelaku dan memahami motif di balik tindakan mereka.

Di media sosial, video ini dengan cepat beredar dan menajdi viral. Banyak pengguna yang mengungkapkan kekhawatiran mereka mengenai keamanan di lingkungan tersebut. 

Beberapa pengguna media sosial menyerukan agar pihak berwenang meningkatkan pengawasan dan tindakan preventif untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. 

Warga berharap agar kasus ini dapat segera dipecahkan dan pelaku dapat diadili sesuai hukum.

Baca Juga:
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Guncang Garut, Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat, Sampai Kapan?

Dalam konteks ini, masyarakat setempat berharap agar penegakan hukum dapat berjalan efektif dan situasi keamanan di Gang Pasar Musi dapat segera pulih. 

Kepolisian Depok berencana untuk melakukan patroli rutin dan meningkatkan komunikasi dengan warga untuk memastikan lingkungan yang lebih aman dan nyaman. 

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kerja sama antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Tragis! Bocah 7 Tahun Terjatuh dari Lantai 8 Apartemen di Tangerang, Begini Kronologinya

Ditinggal orangtuanya sendirian, bocah 7 tahun ini terjatuh dari lantai 8 apartemen di Tangerang. Polisi lakukan penyelidikan.

Terekam CCTV! Pria Ini Viral Usai Curi HP iPhone 11 Pro Max dari Meja Kasir Sebuah Cafe di Depok, Begini Modus Pelaku

Viral video pencurian ponsel di kafe Depok dengan modus mencari lowongan kerja. Pelaku tertangkap kamera CCTV.

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Guncang Garut, Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat, Sampai Kapan?

Gempa di Garut, pemerintah segera mendirikan shelter, dapur umum, dan menetapkan status tanggap darurat. Sampai kapan? Baca di sini.

Bapaslon Amrullah-Ibrahim Hafid Belum Ajukan Sengketa ke Bawaslu Parigi Moutong, Terkait Keputusan TMS KPU

Bapaslon Amrullah-Ibrahim hingga saat ini belum mengajukan sengketa atau permohonan mediasi terkait putusan TMS KPU Parigi moutong.

Bersama Pj Gubernur Sulsel, Dirjen PSLB3 KLHK Mempercepat Penarikan Alat Kesehatan yang Bermerkuri

Penarikan alat kesehatan yang mengandung merkuri dipercepat oleh Dirjen PSLB3 KLHK bersama dengan Pj Gubernur Sulsel.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;