Heboh! Anggota PPSU di Jakarta Selatan Ditodong Senjata Tajam, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Pelaku penodongan enam anggota PPSU di Jaksel ditangkap polisi, diduga di bawah pengaruh narkoba.
Pelaku penodongan enam anggota PPSU di Jaksel ditangkap polisi, diduga di bawah pengaruh narkoba. Source: Foto/ilustrasi/Pixabay

Jakarta Selatan, gemasulawesi - Peristiwa penodongan terhadap enam anggota PPSU Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menggegerkan warga setempat. 

Saat itu, para anggota PPSU sedang melakukan tugas rutin mereka, membersihkan pohon tumbang di luar rumah pelaku berinisial F. 

Namun, pekerjaan yang seharusnya berlangsung damai berubah menjadi momen penuh ketegangan saat pelaku tiba-tiba muncul dan mulai marah-marah kepada para petugas.

Pelaku merasa terganggu dengan aktivitas para petugas PPSU yang sedang bekerja di sekitar rumahnya. 

Baca Juga:
Aksi Penyuplai Bahan Peledak ke Nelayan Tanpa Izin di Lampung Selatan Terbongkar, Pelaku Terancam 10 Tahun Penjara

Ia semakin emosional dan memutuskan untuk mengeluarkan senjata berupa air soft gun, yang kemudian ia todongkan ke arah para petugas. 

Ancaman ini menimbulkan kepanikan di antara para pekerja yang berada di tempat kejadian. 

Beberapa petugas mencoba menenangkan situasi, tetapi ancaman tersebut membuat suasana semakin mencekam.

Warga sekitar yang melihat kejadian ini segera melaporkannya ke pihak kepolisian. 

Baca Juga:
Punya BB Diatas 100 Kilogram, Polres Trenggalek Wajibkan 60 Anggotanya Ikuti Program Penurunan Berat Badan

Tim dari Polsek Pasar Minggu bergerak cepat dan tiba di lokasi untuk mengamankan situasi. 

Setelah mendapatkan informasi dari para saksi dan korban, polisi segera melakukan pengejaran terhadap pelaku yang telah kembali ke rumahnya. 

Tidak butuh waktu lama, F berhasil diamankan di kediamannya tanpa perlawanan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Gogo Galesung, dalam keterangannya kepada media mengatakan bahwa pelaku diduga berada di bawah pengaruh narkoba saat melakukan aksi penodongan tersebut. 

Baca Juga:
Aksi Pencurian Motor Gagal Total! Satu Pelaku Bersenjata Api Diamankan Warga Ciputat, Polisi Buru Rekannya yang Kabur

"Dugaan sementara, pelaku melakukan aksinya dalam kondisi terpengaruh narkoba, tetapi ini masih kami dalami lebih lanjut," ujar Gogo Galesung pada Kamis, 17 Oktober 2024.

Setelah diamankan, F langsung dibawa ke Polsek Pasar Minggu untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Polisi juga menyita air soft gun yang digunakan pelaku untuk menodong petugas PPSU. 

Gogo menjelaskan bahwa pihaknya masih menelusuri asal usul senjata tersebut.

Baca Juga:
Kronologi Ketua Koni Kota Probolinggo Ditangkap Karena Narkoba, Berawal dari Tertangkapnya Pengedar di Surabaya

Selain itu, Gogo menegaskan bahwa pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan pasal-pasal berat, termasuk Undang-Undang Darurat dan Pasal 335 KUHP tentang ancaman kekerasan. 

"Pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka, dan saat ini sedang menjalani proses hukum. Ancaman hukuman bagi pelaku adalah berdasarkan UU Darurat dan Pasal 335 tentang kekerasan atau ancaman dengan senjata," jelasnya.

Masyarakat sekitar menyambut baik penanganan cepat oleh pihak kepolisian, namun tetap berharap agar kasus ini segera dituntaskan. 

Pelaku yang kini telah ditahan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menghadapi hukuman sesuai dengan undang-undang yang berlaku. 

Baca Juga:
Viral Mobil Terbakar Jalan Sendiri di India Hebohkan Warganet, Melaju Tanpa Sopir Hingga Bikin Penonton Berhamburan

Polisi berjanji akan terus mendalami kasus ini untuk mencegah insiden serupa terjadi di kemudian hari. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Aksi Penyuplai Bahan Peledak ke Nelayan Tanpa Izin di Lampung Selatan Terbongkar, Pelaku Terancam 10 Tahun Penjara

Patroli rutin Ditpolair Baharkam Polri di Lampung Selatan berhasil mengungkap penyelundupan bahan peledak berbahaya.

Punya BB Diatas 100 Kilogram, Polres Trenggalek Wajibkan 60 Anggotanya Ikuti Program Penurunan Berat Badan

Sebanyak 60 polisi di Trenggalek jalani program penurunan berat badan demi kesehatan optimal dan pelayanan lebih baik.

Aksi Pencurian Motor Gagal Total! Satu Pelaku Bersenjata Api Diamankan Warga Ciputat, Polisi Buru Rekannya yang Kabur

Polisi tangkap pelaku curanmor bersenjata api di Ciputat usai diburu warga, rekan pelaku kabur dan jadi DPO. Baca selengkapnya.

Kronologi Ketua Koni Kota Probolinggo Ditangkap Karena Narkoba, Berawal dari Tertangkapnya Pengedar di Surabaya

Ketua Koni Kota Probolinggo kini direhabilitasi di RSJ Menur Surabaya, berikut kronologi awal tertangkapnya Rahadian Juniardi karena narkoba

Untuk Mencegah Konflik Sosial, Kominda Provinsi Sulawesi Barat Membangun Komitmen Bersama

Kominda Provinsi Sulbar membangun komitmen bersama untuk mencegah konflik sosial dan juga menciptakan kamtibmas.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;