Dinilai Asal Kerja, Proyek Drainase Disebut Milik Istri Salah Seorang Anggota DPRD Parigi Moutong Dikomplain Warga

Ket Foto: Proyek drainase yang disebut milik istri salah seorang Anggota DPRD Parigi moutong, yang dikomplain salah seorang warga pemilik lahan LC
Ket Foto: Proyek drainase yang disebut milik istri salah seorang Anggota DPRD Parigi moutong, yang dikomplain salah seorang warga pemilik lahan LC Source: (Foto/Ahmad Lasamudin)

Parigi Moutong, gemasulawesi – Warga kelurahan Kampal salah seorang pemilik lahan LC, Ahmad Lasanudin keberatan dengan proyek pembuatan drainase di dekat Lokasi lahan miliknya.

Pasalnya, ia menilai drainase tersebut dikerja asal-asalan dan tidak mempertimbangkan titik aliran air ke titik lainnya.

“Kalau dengan model seperti ini pekerjaannya, bisa-bisa air akan menggenangi kita yang berada diatas, karena bagian bawah mereka tutup jalur lewat air,” ungkapnya.

Menurutnya, ia sudah berulang kali melakukan mengkomplain terhadap pelaksana proyek maupun langsung ke dinas terkait.

Baca Juga:
Kerugian Negara Capai Rp 75 Miliar! Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Karet di Kementerian Pertanian Mencuat, Begini Kata Jubir KPK

Sayangnya menurut dia, upayanya tersebut hanya ditanggapi dingin dan belum ada solusi ditawarkan.

Sementara itu Bidang Ciptakarya pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong, mengatakan pembangunan drainase senilai Rp 179.296.400 yang dikerjakan oleh CV Asni Membangun, yang berlokasi di Kelurahan Kampal.

Diketahui direktur pelaksana CV Asni Membangun adalah istri dari anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, dari fraksi Demokrat, Hi Sami.

Pekerjaan yang diduga tidak jelas elefasinya membuat sejumlah warga yang bermukim dilokasi tersebut merasa dirugikan. Sebab, lahan pekarangan warga sekitar berpotensi tergenangi air.

Baca Juga:
Surat Edaran KPU Kebiri Hak Konstitusional 600.000-an Warga Sulawesi Tengah pada Pemilihan Kepala Daerah 2024

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Seksi Drainase Bidang Cipta Karya Dinas PUPRP Parigi Moutong, Hance Maidi ST, yang juga menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) mengatakan, sejak hari Jum’at pekan kemarin pihaknya sudah melakukan peninjauan.

Egi mengatakan, pekerjaan tersebut belum masuk dalam tahapan Provesional Hand Oven (PHO), sehingga hasil peninjauan lapangan terhadap pekerjaan tersebut, pihaknya merekomendasikan kepada palaksana untuk membongkar.

"Pekerjaannya juga belum selesai, makanya kami minta pelaksana untuk membongkar, tindaklanjutnya seperti itu," ujar Egi.

Lanjut Egi, pembongkaran dilakukan untuk memperbaiki tangkapan air, sebab jika tidak dilakukan pembongkaran tangkapan air tidak masuk ke drainase.

"Dibongkar, mau dibuatkan tangkapan, agar air bisa masuk ke drainase," urai Egi via pesan Whatssapp, Senin, 2 Desember 2024.

Ketika ditanyakan apakah perusahaan CV Asni Membangun milik Hi Sami, anggota DPRD Parigi Moutong, disebutkan Egi perusahaan tersebut diketahui milik Istrinya.

Sementara, pelaksana pekerjaan milik CV Asni Membangun atas nama Asrul dan Asni, belum memberikan tanggapan berkaitan dengan  persoalan itu. (Fara Zaenong)

...

Artikel Terkait

wave

Tim Ridwan Kamil-Suswono Minta Sejumlah Saksi Tolak BAP Rekap Kecamatan, Said Didu: Ini Mah Ingin Jakarta Kacau

Pegiat medsos, Said Didu komentari tindakan tim RK-Suswono yang minta saksi mereka di sejumlah kecamatan untuk tolak rekapitulasi Pilkada

Sembari Sebutkan Beberapa Kesalahan KPUD Jakarta, Tim Ridwan Kamil-Suswono Minta Dilakukan Pemungutan Suara Ulang

Tim cagub Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil meminta KPU Jakarta melaksanakan pemungutan suara ulang di sejumlah wilayah, begini alasannya

Warga Palu yang Bekerja di Donggala Disediakan Bus Antar Jemput oleh Pemkot

Pemerintah Kota Palu menyediakam bus antar jemput untuk warga Kota Palu yang bekerja di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

Dinsos Palu Sebut Karang Taruna Adalah Mitra Pemda dalam Melakukan Pencegahan Masalah Sosial

Karang taruna, disebutkan Dinsos Palu, merupakan mitra pemerintah daerah dalam melakukan pencegahan masalah sosial.

Pj Gubernur Gorontalo Membuka Secara Resmi Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional Zona 5 Tahun 2024

Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional atau Popnas zona 5 tahun 2024 resmi dibuka oleh Pj Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;