Viral Tukang Parkir di Karawang Tidak Terima Diberi Uang Recehan, Ngamuk dan Tantang Pengemudi Mobil

Tangkap layar video yang menampilkan seorang tukang parkir tidak terima diberi uang recehan
Tangkap layar video yang menampilkan seorang tukang parkir tidak terima diberi uang recehan Source: (Foto/X/@bacottetangga__)

Karawang, gemasulawesi - Sebuah video yang menampilkan kejadian di Karawang, Jawa Barat, menjadi viral di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan seorang tukang parkir yang marah setelah diberi uang recehan oleh seorang pengemudi mobil.

Kejadian ini mendapat perhatian luas dari warganet, terutama karena reaksi tukang parkir yang dianggap berlebihan.

Dalam video yang diunggah ulang oleh akun X @bacottetangga__ pada Kamis, 30 Januari 2025, tampak tukang parkir tersebut sedang membantu pengemudi mobil untuk masuk ke jalan raya.

Baca Juga:
Geger! Empat Tabung Diduga Berisi Bahan Peledak Ditemukan di Madiun, Satuan Gegana Brimob Polda Jatim Dikerahkan

Setelah proses tersebut selesai, pengemudi memberikan uang recehan dengan nominal sekitar seribu rupiah sebagai bentuk terima kasih.

Namun, reaksi tukang parkir itu justru mengejutkan banyak orang karena ia langsung melempar uang recehan tersebut ke arah mobil si pemberi uang, seolah tidak terima dengan nominal yang diterimanya.

Aksi tersebut terekam oleh kamera belakang mobil dan memicu respons dari pengemudi yang merasa tidak terima mobilnya dilempar uang.

Pengemudi itu pun langsung menghentikan kendaraannya, keluar dari mobil, dan mendatangi tukang parkir.

Baca Juga:
IRT di Konawe Sulawesi Tenggara Dibayar Rp3 Juta untuk Kemas Sabu 1 Kg, Polisi Buru Pemasok Utama

Terlihat cekcok antara keduanya terjadi di tepi jalan, di mana pengemudi tampak emosi dan menantang tukang parkir tersebut.

Sementara itu, tukang parkir juga masih dalam keadaan marah dan tidak mundur dalam adu argumen yang terjadi di hadapan warga sekitar.

Peristiwa tersebut sempat memanas sebelum akhirnya warga setempat turun tangan untuk melerai keduanya.

Kejadian ini menimbulkan perdebatan di media sosial, dengan banyak warganet menyoroti tindakan tukang parkir yang dianggap tidak sopan dan tidak menghargai uang yang diberikan.

Baca Juga:
Ada Dugaan Penggelapan Dana KIP Siswa di SMK Negeri 52 Jakarta, Begini Tanggapan dari Disdik Jakarta

Banyak warganet yang menyayangkan sikap tukang parkir tersebut.

Mereka menilai bahwa berapa pun nominal uang yang diberikan, seharusnya tetap dihargai karena pada dasarnya uang adalah alat pembayaran yang sah.

Beberapa pengguna media sosial bahkan mengecam keras tindakan tersebut, salah satunya dari akun @izz*** yang menuliskan, "Tukang parkir biadab tuh, bener hajar saja. Itu juga duit."

Beberapa pengguna media sosial menyoroti fenomena tukang parkir liar yang meminta bayaran tanpa aturan resmi, yang sering kali menjadi sumber konflik di berbagai kota besar.

Kejadian di Karawang ini pun kembali mengangkat isu mengenai peran dan regulasi tukang parkir, serta bagaimana seharusnya interaksi antara pengemudi dan petugas parkir diatur agar tidak terjadi insiden serupa di masa depan. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Geger! Empat Tabung Diduga Berisi Bahan Peledak Ditemukan di Madiun, Satuan Gegana Brimob Polda Jatim Dikerahkan

Masyarakat Madiun geger dengan temuan empat tabung misterius. Polisi selidiki motif dan pelaku di balik paket mencurigakan ini.

IRT di Konawe Sulawesi Tenggara Dibayar Rp3 Juta untuk Kemas Sabu 1 Kg, Polisi Buru Pemasok Utama

Polisi amankan sabu 1 kilogram di rumah IRT Konawe, sementara bandar besar masih dalam pengejaran aparat.

Baru Bongkar 50 Persen Pagar Laut Tangerang, TNI AL Ungkap Adanya Kendala yang Menyulitkan Proses Pembongkaran

Pihak TNI Angkatan Laut memberikan penjelasan terkait beberapa kendala yang ada ketika proses pembongkaran pagar laut di Tangerang

Bekerja di Pertambangan Emas Tanpa Izin Sukabumi, 6 Penambang Liar Ditangkap, Begini Kata Polisi usai Tangkap Pelaku

Polres Sukabumi baru-baru ini mengamankan enam orang terduga penambang emas liar di kawasan pertambangan emas tanpa izin di Sukabumi

Ada Dugaan Penggelapan Dana KIP Siswa di SMK Negeri 52 Jakarta, Begini Tanggapan dari Disdik Jakarta

Begini tanggapan dari pihak Dinas Pendidikan Jakarta terkait adanya dugaan penggelapan dana KIP di SMK Negeri 52 Jakarta

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;