4 Ruang Kelas SDN Sukasari di Cianjur Ambruk Diterjang Pohon Tumbang, Enam Siswa Alami Luka-Luka, Begini Kata Kepala Sekolah

Ilustrasi. Ruang kelas SDN Sukasari ambruk tertimpa pohon besar, enam siswa luka-luka, proses evakuasi dan perbaikan dilakukan.
Ilustrasi. Ruang kelas SDN Sukasari ambruk tertimpa pohon besar, enam siswa luka-luka, proses evakuasi dan perbaikan dilakukan. Source: Foto/Pixabay

Cianjur, gemasulawesi - Sebuah pohon besar tumbang dan menimpa ruang kelas empat di SDN Sukasari, Desa Margaluyu, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. 

Insiden yang terjadi pada Kamis, 30 Januari 2025 siang ini mengakibatkan enam siswa mengalami luka-luka, beberapa di antaranya mengalami cedera serius di bagian kepala.

Menurut Kepala Sekolah SDN Sukasari, Holid, kejadian ini berlangsung usai para siswa kembali dari jam istirahat. 

Saat itu, cuaca di sekitar sekolah sedang mendung dengan gerimis ringan. Namun, tiba-tiba sebuah pohon besar yang berada di dekat bangunan sekolah tumbang dan menimpa ruang kelas yang sedang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga:
Tegas! 6 Pegawai di Kementerian ATR BPN Dipecat Buntut Kasus Pagar Laut Tangerang, Dua Lainnya Kena Sanksi Berat, Ini Daftarnya

"Ada empat bangunan kelas yang rusak akibat tertimpa pohon besar saat siswa sedang belajar. Tiba-tiba, pohon itu tumbang sehingga menimpa para siswa juga," ujar Holid. 

Runtuhnya bangunan akibat pohon tumbang membuat enam siswa tertimpa material bangunan yang roboh. 

Atap dan struktur kelas mengalami kerusakan berat, mengakibatkan beberapa siswa mengalami cedera serius.

Para korban segera dievakuasi ke Puskesmas Campaka untuk mendapatkan pertolongan medis. 

Baca Juga:
Curah Hujan Tinggi! Banjir di Samarinda Capai 1,7 Meter, Ribuan Warga Mengungsi, Pemerintah Terjunkan 16 Perahu Karet

"Siswa yang mengalami luka-luka akibat pohon tumbang itu sudah langsung dibawa ke puskesmas dan segera mendapatkan perawatan, baik yang mengalami luka ringan maupun luka berat," tambah Holid.

Selain itu, pihak sekolah juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan kondisi para siswa yang terluka dan memberikan pendampingan kepada keluarga mereka.

Proses evakuasi pohon yang menimpa bangunan sekolah pun segera dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD), serta PMI Cianjur. 

Upaya ini dilakukan untuk menghindari risiko lebih lanjut, terutama karena bangunan kelas yang roboh masih berpotensi mengalami kerusakan tambahan.

Baca Juga:
Microsoft Edge akan Segera Melindungi Anda dari Penipuan Menakutkan Ini yang Bahkan Tidak Dapat Dilakukan Chrome

Pihak sekolah dan pemerintah setempat diharapkan segera mengambil langkah untuk memperbaiki kerusakan bangunan agar kegiatan belajar di SDN Sukasari dapat kembali berlangsung dengan aman. 

"Kami berharap pemerintah segera melakukan renovasi ruang kelas yang hancur agar siswa bisa belajar dengan nyaman," ujar Holid.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi pihak sekolah dan pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan kondisi pohon-pohon besar di sekitar lingkungan sekolah, terutama yang berpotensi membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Curah Hujan Tinggi! Banjir di Samarinda Capai 1,7 Meter, Ribuan Warga Mengungsi, Pemerintah Terjunkan 16 Perahu Karet

Curah hujan tinggi sebabkan banjir Samarinda makin parah. Pemkot siapkan solusi jangka panjang dengan proyek infrastruktur.

Gunakan Kapal Kayu, 76 Imigran Rohingya Berlabuh di Aceh Timur, Susul 264 Imigran yang Datang Awal Tahun

Pengungsi rohingya sebanyak 76 orang baru-baru ini terdampar di Pantai Leuge Aceh Timur, sempat tidak boleh turun kapal oleh warga

Viral Tukang Parkir di Karawang Tidak Terima Diberi Uang Recehan, Ngamuk dan Tantang Pengemudi Mobil

Seorang tukang parkir di Karawang Jabar viral karena tidak terima dan marah ketika diberi uang recehan oleh salah satu pengemudi mobil

Geger! Empat Tabung Diduga Berisi Bahan Peledak Ditemukan di Madiun, Satuan Gegana Brimob Polda Jatim Dikerahkan

Masyarakat Madiun geger dengan temuan empat tabung misterius. Polisi selidiki motif dan pelaku di balik paket mencurigakan ini.

IRT di Konawe Sulawesi Tenggara Dibayar Rp3 Juta untuk Kemas Sabu 1 Kg, Polisi Buru Pemasok Utama

Polisi amankan sabu 1 kilogram di rumah IRT Konawe, sementara bandar besar masih dalam pengejaran aparat.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;