Cekcok di Jalan Berujung Pengeroyokan, Puluhan Oknum TNI Diduga Rusak Kendaraan Warga di Deli Serdang, Begini Kronologi Detailnya

Ilustrasi. Puluhan personel TNI di Deli Serdang merusak kendaraan milik warga. Simak kronologinya.
Ilustrasi. Puluhan personel TNI di Deli Serdang merusak kendaraan milik warga. Simak kronologinya. Source: Foto/Pexels

Deli Serdang, gemasulawesi - Sejumlah kendaraan warga di Desa Durin Simbelang, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, mengalami kerusakan akibat aksi puluhan oknum personel TNI dari Resimen Arhanud 2 Sisingamangaraja, Kodam I Bukit Barisan. 

Tak hanya kendaraan warga, aksi puluhan oknum TNI tersebut juga mengakibatkan sebuah warung dagangan rusak.

Berdasarkan informasi yang beredar, kendaraan yang dirusak meliputi satu mobil minibus dan tiga sepeda motor. 

Kaca mobil bagian depan, belakang, dan samping pecah, sementara sepeda motor mengalami kerusakan berat.

Baca Juga:
4 Ruang Kelas SDN Sukasari di Cianjur Ambruk Diterjang Pohon Tumbang, Enam Siswa Alami Luka-Luka, Begini Kata Kepala Sekolah

Kapendam I Bukit Barisan, Kolonel Infanteri Doddy Yudha, menjelaskan bahwa insiden ini bermula ketika seorang anggota Resimen Arhanud 2, Praka Darma Saputra Lubis, melintas di Jalan GBKP, Dusun Lau Gelunggung. 

Saat itu, ia berpapasan dengan tiga pemuda yang mengendarai sepeda motor dan diduga menantangnya.

Merasa terganggu, Praka Darma mengejar mereka hingga ke sebuah warung dan menegur mereka. Namun, teguran itu malah berujung pada pengeroyokan terhadapnya.

Praka Darma mengalami luka-luka dan berusaha menyelamatkan diri dengan bersembunyi di kebun sawit sebelum menghubungi rekan-rekannya di Resimen Arhanud 2 untuk meminta bantuan.

Baca Juga:
Curah Hujan Tinggi! Banjir di Samarinda Capai 1,7 Meter, Ribuan Warga Mengungsi, Pemerintah Terjunkan 16 Perahu Karet

Setelah mendapat laporan dari Praka Darma, sekitar 40 anggota Resimen Arhanud 2 langsung menuju lokasi. Namun, mereka tidak menemukan para pelaku pengeroyokan. 

Sebaliknya, mereka justru menemukan barang bukti berupa sabu dan alat isap yang diduga milik para pemuda tersebut.

Diduga emosi akibat kejadian yang menimpa rekannya serta temuan barang bukti tersebut, beberapa anggota Resimen Arhanud 2 meluapkan kemarahan dengan merusak kendaraan yang ada di lokasi. Selain kendaraan, sebuah warung dagangan juga mengalami kerusakan.

Akibat insiden ini, Polisi Militer Kodam I Bukit Barisan langsung turun tangan dan memeriksa 40 personel yang diduga terlibat dalam pengrusakan kendaraan dan warung warga. Penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan tindakan lebih lanjut terhadap mereka.

Baca Juga:
Mari Mengenal DeepSeek, Model AI Baru Buatan Tiongkok, Pesaing Besar bagi ChatGPT dan Alat Sejenisnya

"Kami sudah melakukan mediasi dengan pemilik kendaraan yang dirusak dan akan mengganti semua kerugian yang timbul akibat kejadian ini," ujar Kolonel Doddy Yudha.

Kodam I Bukit Barisan menegaskan bahwa mereka akan bertanggung jawab atas peristiwa ini sebagai bentuk komitmen terhadap kedisiplinan prajuritnya. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

4 Ruang Kelas SDN Sukasari di Cianjur Ambruk Diterjang Pohon Tumbang, Enam Siswa Alami Luka-Luka, Begini Kata Kepala Sekolah

Pohon tumbang hancurkan ruang kelas SDN Sukasari, enam siswa terluka, petugas gabungan evakuasi dan lakukan perbaikan.

Curah Hujan Tinggi! Banjir di Samarinda Capai 1,7 Meter, Ribuan Warga Mengungsi, Pemerintah Terjunkan 16 Perahu Karet

Curah hujan tinggi sebabkan banjir Samarinda makin parah. Pemkot siapkan solusi jangka panjang dengan proyek infrastruktur.

Gunakan Kapal Kayu, 76 Imigran Rohingya Berlabuh di Aceh Timur, Susul 264 Imigran yang Datang Awal Tahun

Pengungsi rohingya sebanyak 76 orang baru-baru ini terdampar di Pantai Leuge Aceh Timur, sempat tidak boleh turun kapal oleh warga

Viral Tukang Parkir di Karawang Tidak Terima Diberi Uang Recehan, Ngamuk dan Tantang Pengemudi Mobil

Seorang tukang parkir di Karawang Jabar viral karena tidak terima dan marah ketika diberi uang recehan oleh salah satu pengemudi mobil

Geger! Empat Tabung Diduga Berisi Bahan Peledak Ditemukan di Madiun, Satuan Gegana Brimob Polda Jatim Dikerahkan

Masyarakat Madiun geger dengan temuan empat tabung misterius. Polisi selidiki motif dan pelaku di balik paket mencurigakan ini.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;