Kiamat Laporan Manual, Bapenda Parigi Moutong Migrasi ke SIPD

Ket Foto: Kepala Bapenda Parigi Moutong, Moh Yasir
Ket Foto: Kepala Bapenda Parigi Moutong, Moh Yasir Source: (Foto/Firman)

Parigi moutong, gemasulawesi – Era laporan keuangan yang berdebu di atas meja birokrasi mulai ditinggalkan. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Parigi Moutong kini memacu integrasi data ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Langkah ini menjadi tulang punggung dalam Rancangan Akhir Rencana Strategis (Renstra) 2024-2026 untuk menyumbat celah manipulasi angka pendapatan.

Migrasi digital ini bukan sekadar mengikuti tren. Merujuk pada Permendagri Nomor 70 Tahun 2019, penggunaan SIPD adalah mandat nasional yang wajib dipatuhi. Bagi Bapenda, sistem ini adalah jawaban atas keruwetan sinkronisasi data antara pendaftaran, penetapan, hingga pelaporan yang selama ini kerap tersendat.

Satu Data, Menepis Curiga

‎Selama ini, disparitas data antara realisasi di lapangan dengan laporan di atas kertas sering menjadi sasaran kritik. Dengan SIPD, setiap rupiah pajak daerah dan retribusi yang masuk akan tercatat secara real-time dan terintegrasi langsung dengan perencanaan pembangunan daerah.

Baca Juga:
31 Polisi Luka Saat Aksi Demo, Kapolri Tunda Kunjungan ke RS Polri Kramat Jati

"Digitalisasi ini menjamin adanya keselarasan antara perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan," tulis dokumen Renstra tersebut. Artinya, tak ada lagi ruang bagi "angka siluman" dalam postur pendapatan daerah. Transparansi kini dipaksa hadir lewat algoritma sistem.

Tantangan di Balik Layar

‎Namun, transisi menuju digitalisasi penuh ini bukan tanpa hambatan. Bapenda kini memikul beban ganda: memastikan infrastruktur teknologi memadai dan melatih sumber daya manusia (SDM) agar tak gagap teknologi. Bidang Pembukuan dan Pelaporan kini menjadi unit yang paling sibuk melakukan validasi data agar sinkron dengan sistem pusat.

Baca Juga:
Kolaborasi PPATK dan BGN Luncurkan Detak MBG untuk Awasi Dana Program Makan Bergizi Gratis

‎Langkah digitalisasi ini sejatinya adalah pertaruhan kredibilitas Pemkab Parigi Moutong di mata pusat. Jika SIPD berhasil dijalankan dengan presisi, akuntabilitas keuangan daerah niscaya meningkat.

‎Namun, jika sistem hanya dianggap sebagai beban administratif baru tanpa perubahan mentalitas aparat, maka impian transparansi fiskal di Bumi Khatulistiwa hanya akan menjadi slogan di layar monitor.

...

Artikel Terkait

wave

Yana Mulyana Bebas Bersyarat Setelah Vonis Kasus Korupsi Pengadaan CCTV Bandung

Mantan Wali Kota Bandung Yana Mulyana menjalani bebas bersyarat usai divonis penjara kasus korupsi proyek CCTV Bandung Smart City.

Polres Pasaman Tangkap 15 Pelaku Tambang Emas Ilegal di Batang Air Sibinail

Satreskrim Polres Pasaman amankan 15 pelaku tambang emas ilegal beserta mesin dompeng di Kecamatan Rao.

Pemerintah Pusat Perbaiki dan Bangun Ulang Gedung Pemkab dan DPRD Kediri Pascakerusuhan

Kementerian PUPR membangun ulang gedung DPRD dan memperbaiki kantor Pemkab Kediri usai kerusuhan yang terjadi Agustus 2025.

Pemerintah Banten Pastikan Program Sekolah Gratis dan MBG Berjalan Baik di Serang

Gubernur Banten tinjau pelaksanaan sekolah gratis dan MBG di Serang, pastikan distribusi bantuan lancar dan tepat sasaran.

Papua Tengah Terapkan Sekolah Gratis 2025, Perluas Program Hingga SD-SMP dan Sediakan Beasiswa Perguruan Tinggi

Pemprov Papua Tengah meluncurkan sekolah gratis SMA-SMK, perluas ke SD-SMP 2026, sediakan beasiswa, dan bangun Sekolah Sepanjang Hari.

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;