SAR Gabungan Kembali Temukan Korban Longsor di Gowa

<p>Ket Foto: Pencarian korban hilang akibat bencana longsor di Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa (Foto/Facebook Polres Gowa)</p>
Ket Foto: Pencarian korban hilang akibat bencana longsor di Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa (Foto/Facebook Polres Gowa)

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Search and Rescue (SAR) gabungan kembali temukan satu korban dari tanah longsor yang sebelumnya dikabarkan hilang, pada Rabu 16 November 2022, di Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), korban di identefikasi bernama Nursyamsia 26 tahun.

Hal itu diungkapkan Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi memalui siaran pers, Jumat 18 November 2022.

“Korban akhirnya ditemukan setelah material longsoran dipindahkan di sekitar tepi tebing. Korban ditemukan sudah meninggal dan langsung dievakuasi untuk diserahkan ke keluarga,” ucap Djunaidi.

Penemuan jenazah korban, setelah tim SAR gabungan terbelah dua, ada satu tim yang fokus memeriksa material longsoran tepat di bawah tebing tepi sungai.

Baca: SAR Gabungan Masih Mencari Korban Longsor di Gowa

Tim lain mengikat sungai untuk keselamatan. Menjelang siang pukul 13.05 WITA baru ada jenazah korban.

Operasi jantung ketiga dan pencarian dan penyelamatan difokuskan untuk menemukan dua sisa korban yang belum ditemukan, yaitu Nursyamsia 26 tahun telah ditemukan dan Muh Royan 8 tahun adalah berbohong masih dicari di sana.

Keduanya adalah empat penumpang mobil yang hanyut terbawa material longsor saat melintasi jalan Malino-Sinjai Poros, Dusun Sapiria, Rabu 16 November 2022 malam.

Baca: Tiga Korban Tanah Longsor di Gowa Ditemukan

“Sampai saat ini sudah ditemukan enam korban tewas, korban lainnya atas nama Muh Royan 8 tahun masih dalam pencarian,” ucap Djunaidi.

Operasi dihentikan sementara karena kondisinya mendekati semalam dan tidak ada petunjuk yang ditemukan mengenai keberadaan korban. Pencarian akan dilanjutkan besok.

Informasi dari dinas lapangan menyebutkan bahwa kondisi di sekitar lokasi masih labil dan kemungkinan akan terjadi longsoran lagi.

Baca: Tertimpa Longsor, Satu Warga di Gowa Meninggal Dunia

Ia juga mengimbau warga sekitar atau orang yang lewat untuk selalu berhati-hati dan menghindari area di sekitar tanah yang tidak stabil.

Menurut data Basarnas Sulsel, total ada sembilan korban longsor di dua lokasi yakni Dusun Kunyika dan Dusun BorongSapiria, Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan orang.

Para penyintas bernama Kahar 47 tahun dan Sindy 17 tahun, pengemudi dan penumpang mobil tersebut, diketahui sebagai warga Sinjai Barat saat melintas jalan poros terseret material longsor pada saat kejadian.

Baca: KPAI Sarankan Anak Korban Pesugihan di Gowa Tidak Diasuh Orang Tuanya

Enam korban meninggal dunia, yakni Nurhaya 24 tahun, Nuraeni 47 tahun, Sunaria 38 tahun, Daeng Ngaseng 60 tahun dan Jumaria 37 tahun.

Semua korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. Sementara pencarian korban lainnya, Muhammad Royan 8 tahun, terus berlanjut. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Diterjang Banjir, BPBD Kota Makassar Evakuasi Puluhan Warga

Diterjang banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), terjun kan seluruh personil

Ratusan Rumah di Mamuju Terendam Banjir

Ratusan rumah warga di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terendam banjir sehingga mengakibatkan sejumlah rumah

Hadapi Krisis Pangan, Sulteng Dorong Sorgum Jadi Alternatif

Hadapi krisis pangan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) dorong petani untuk menanam komoditas sorgum sebagai alternatif

34 Provinsi Ikut Lomba Memasak di Harkannas Parigi Moutong

34 Provinsi se-Indonesia ikuti lomba memasak serba ikan pada perayaan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-9, yang di gelar di Auditorium

Sulawesi Tengah Kembali Terapkan PPKM COVID-19

Sulawesi Tengah kembali terapkan kebijakan pengendalian COVID-19, melalui instruksi 17 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;