Oknum Polisi Tikam Warga di Kabupaten Luwu

<p>Ket Foto: Police Line (Foto ilustrasi/Pixabay)</p>
Ket Foto: Police Line (Foto ilustrasi/Pixabay)

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Oknum polisi berinisial B tikam warga di Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, berhasil diamankan polisi. Dia menikam warga karena tidak terima diumpat.

Kapolres Luwu AKBP Arisandi membenarkan kejadian tersebut.

Saat ini, pelaku oknum polisi yang tikam warga di Kabupaten Luwu tersebut diamankan bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).

Arisandi mengatakan, kasus tersebut terjadi pada Rabu, 14 Desember 2022, di Kota Ulo-ulo, Belopa. B menjadi emosional karena korban mengatakan itu.

Baca: Oknum Polisi Polres Luwu Diamankan BNN Sulsel Terkait Narkoba

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku emosi karena korban menghinanya dengan kata-kata kasar,” kata Arisandi, Kamis, 15 Desember 2022.

Kasus ini bermula saat korban bertemu dengan pelaku. Karena mabuk dia menggeber-geber gas motor.

Pelaku kemudian menegur korban. Korban tidak terima dengan celaan tersebut dan melontarkan kata-kata kasar.

Baca: Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Luwu Timur Manfaatkan Medsos

B kemudian menjadi bersemangat. Pelaku kemudian menikam korban dan menikamnya dengan pisau dapur yang selalu dibawanya di sepeda motor.

“Korban menepikan sepeda motornya dan mengatakan dalam keadaan mabuk. Setelah itu dia bertemu anggota kami di Polres. Kata-kata kasar korban keluar. sambil mengendarai sepeda motornya. Di situlah anggota ini terpancing” katanya.

Arisandi mengaku pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan seksi Propam. Apakah pelaku akan menghadapi sanksi disipliner atau etik.

Baca: Pelaku Vandalisme Polres Luwu Diduga Alami Gangguan Jiwa

“Tentu ada sanksi disiplin karena pelaku awalnya berpakaian dinas. Jadi kita masih menunggu hasil apakah yang terkena dampak mau disangksi etik atau hanya disiplin adil,” ucapnya. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Abdul Hayat Gani Gugat Gubernur Sulawesi Selatan

Dicopot dari Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani kini menggugat keputusan itu ke Pengadilan Negeri Tata

BKPSDM Parigi Moutong Gelar Bimtek Penyusunan SKP

(BKPSDM) Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP)

Pemkot Palu Gandeng Organda Atasi Persoalan Angkutan Darat

Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah gandeng Organisasi Angkutan Darat (Organda), membangun kolaborasi guna mengatasi

Pemprov Sulteng Minta Petani di Napu Perluas Lahan Hortikultura

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng), minta petani di Napu Kabupaten Poso, untuk lebih perluas lahan hortikultura

Cabor Panahan dan Tenis Parigi Moutong Sumbang Dua Emas

Cabor panahan dan tenis beregu putra menyumbang ketambahan dua medali emas Parigi moutong pada Porprov ke-IX di Kabupaten Banggai.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;