Profil Tom Lembong, Mantan Timses Anies Baswedan yang Kini Jadi Tersangka Kasus Korupsi Impor Gula

Tom Lembong, mantan timses Anies Baswedan, kini jadi tersangka kasus korupsi impor gula. Ini profilnya.
Tom Lembong, mantan timses Anies Baswedan, kini jadi tersangka kasus korupsi impor gula. Ini profilnya. Source: Foto/Instagram @tomlembong

Nasional, gemasulawesi - Thomas Trikasih Lembong, atau yang lebih dikenal sebagai Tom Lembong, kini menjadi sorotan publik setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi impor gula. 

Langkahnya yang sebelumnya di jalur politik seakan tak terduga, mengingat posisinya yang penting dalam tim sukses (timses) calon presiden Anies Baswedan pada Pemilu 2024. 

Di balik kisah ini terdapat perjalanan karier yang cemerlang, tetapi juga tantangan besar yang dihadapi saat ini. Berikut profil lengkapnya.

Tom Lembong lahir di Jakarta pada 4 Maret 1971. Ia menyelesaikan pendidikan di Harvard University, Amerika Serikat, dengan gelar Bachelor of Arts di bidang Arsitektur dan Desain Perkotaan pada tahun 1994. 

Baca Juga:
Viral Laki-laki Sengaja Masukkan Bawang Merah ke Celana Dalam yang Dijemur di Depok, Warganet Bingung Tujuannya

Setelah lulus, ia memulai karier di dunia keuangan, berkiprah di perusahaan-perusahaan besar seperti Morgan Stanley dan Deutsche Securities Indonesia. Keahliannya dalam bidang ekonomi membawa Tom memasuki dunia politik.

Tom memulai karier politiknya sebagai Menteri Perdagangan Indonesia dari 12 Agustus 2015 hingga 27 Juli 2016. 

Dalam perannya sebagai Mendag, ia bertanggung jawab atas berbagai kebijakan perdagangan, termasuk perizinan impor. 

Setelah itu, Tom diangkat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dari 27 Juli 2016 hingga 23 Oktober 2019. 

Baca Juga:
Viral Ospek di Politeknik Negeri Kupang, Mahasiswa Senior Marah-marah dan Diduga Suruh Maba Minum Oli

Selama menjabat, ia dikenal sebagai figur yang memiliki pengaruh signifikan dalam pengembangan kebijakan ekonomi, berupaya mendorong investasi dan menciptakan iklim yang kondusif bagi dunia usaha.

Pada Pilpres 2024, Tom Lembong diangkat sebagai Co-Captain Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Tim AMIN). 

Dalam kapasitas ini, ia memiliki peran kunci dalam merancang strategi kampanye dan mendorong dukungan bagi pasangan calon tersebut. 

Keterlibatannya menunjukkan komitmen dan dukungan kuatnya terhadap Anies Baswedan, seorang tokoh yang dikenal dengan visi kebijakannya yang progresif.

Baca Juga:
Tom Lembong Jadi Tersangka Korupsi Impor Gula, Anies Baswedan Mengaku Kaget dan Langsung Beri Komentar Begini

Namun, karier yang gemilang ini terancam akibat kasus dugaan korupsi yang menjeratnya. Pada 29 Oktober 2024, Kejaksaan Agung menetapkan Tom Lembong sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi impor gula. 

Ia diduga terlibat dalam memberikan izin impor gula kristal putih ketika Indonesia mengalami surplus gula, merugikan negara hingga sekitar Rp400 miliar. 

Dugaan ini muncul dari hasil penyelidikan yang menunjukkan bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan rekomendasi rapat koordinasi antar kementerian.

Tom Lembong adalah sosok yang mempunyai banyak pengalaman, dari seorang menteri dan ekonom terkemuka hingga menjadi bagian penting dalam tim pemenangan Anies Baswedan. 

Baca Juga:
Alasan Maruarar Sirait Usul Tanah Sitaan Koruptor Dijadikan Perumahan Rakyat, Singgung Kondisi Profesi Guru Hingga ASN

Namun, dengan statusnya sebagai tersangka dalam kasus korupsi, kariernya menghadapi tantangan besar. 

Proses hukum yang dijalaninya akan menjadi sorotan publik, dan dampaknya terhadap reputasi Anies Baswedan serta kredibilitas tim suksesnya tidak dapat diabaikan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Putusan Bebas Dibatalkan, Ronald Tannur Resmi Ditahan Lagi oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur

Ronald Tannur kembali ditahan Kejaksaan usai putusan bebasnya dibatalkan Mahkamah Agung atas kasus penganiayaan.

Terjerat Kasus Korupsi Senilai Rp390 Juta, Kades Lebakgowah Ditahan Kejari Tegal Atas Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa

Kejari Tegal tahan Kades Lebakgowah yang diduga korupsi APBDes, total kerugian negara diperkirakan Rp390 juta.

Aksi Begal di Jakarta Utara Berakhir Tragis! Pelaku Ditembak Polisi saat Melawan dan Coba Kabur

Buronan begal HP tertangkap di Jakarta Utara. Pelaku yang melawan saat akan diamankan akhirnya dilumpuhkan oleh polisi.

Resmi Jadi Tersangka! Mantan Pejabat MA Terlibat Dugaan Suap Miliaran Rupiah, Emas 51 Kilogram Turut Diamankan

Mantan pejabat MA jadi tersangka suap dan gratifikasi dengan temuan fantastis, kini ditahan dalam kasus besar ini.

Usai Tangkap Tiga Pelaku, Polda Aceh Tetapkan 8 DPO dalam Kasus Penyelundupan Imigran Rohingya

Polda Aceh ungkap jaringan penyelundupan imigran Rohingya. Delapan terduga pelaku masuk daftar pencarian orang.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;