Membuat Lebih dari 50 Orang Mengungsi, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menghancurkan 7 Rumah di Dekat Hebron dengan Buldoser

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Menghancurkan 7 Rumah yang Berada di Dekat Hebron dengan Buldoser
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Menghancurkan 7 Rumah yang Berada di Dekat Hebron dengan Buldoser Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, pasukan penjajah Israel telah menghancurkan 7 buah rumah yang berada di Kota Dhahriya, di sebelah selatan Hebron, Tepi Barat.

Dikabarkan jika penghancuran 7 rumah itu dilakukan dengan buldoser milik pasukan penjajah Israel.

Dalam keterangannya kemarin, 6 Juni 2024, waktu Palestina, salah satu pemilik rumah yang tidak disebutkan namanya mengatakan penghancuran itu telah membuat lebih dari 50 orang mengungsi.

Baca Juga:
Penuh dengan Pengungsi, Serangan Udara Pasukan Penjajah Israel terhadap Sebuah Sekolah di Gaza Tengah Dilaporkan Menewaskan 40 Orang

“Hal itu dikarenakan tindakan itu juga menghancurkan infrastruktur energi surya,” katanya.

Di tahun 2024, disebutkan pasukan penjajah Israel sejauh ini telah menghancurkan lebih dari 500 bangunan milik warga Palestina di Tepi Barat dan menyebabkan sedikitnya 935 orang mengungsi.

Sementara itu, dikabarkan jika lebih banyak serangan yang terjadi dalam beberapa jam terakhir di Jalur Gaza tengah.

Baca Juga:
15 Lainnya Terluka, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Membunuh Sedikitnya 3 Warga Palestina dalam Serangan di Kamp Pengungsi Jenin

Sepanjang hari, dilaporkan terdengar serangan udara dan juga tembakan artileri yang terus menerus oleh militer penjajah Israel di berbagai wilayah.

Di RS Al Aqsa, beberapa ambulans dikirim ke bagian timur Deir el-Balah dimana sebuah bangunan tempat tinggal menjadi sasaran.

Orang-orang yang melewati daerah tersebut termasuk diantara mereka yang menjadi korban jiwa.

Baca Juga:
Totalnya Menjadi 350 Ribu, Pemerintah Penjajah Israel Dilaporkan Akan Memanggil 50000 Tentara Cadangan Tambahan untuk Perang Gaza

Sejauh ini, 3 orang dinyatakan meninggal dan 2 orang diantaranya tewas di tempat.

Korban ketiga tiba di rumah sakit dan dokter melakukan segala cara untuk menyelamatkannya, namun, tidak berhasil.

Beberapa orang lainnya yang terluka masih berada di dalam UGD dan mereka tergeletak di lantai menunggu intervensi medis.

Baca Juga:
Serbu Sejumlah Wilayah di Tepi Barat, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Kembali Melakukan Penangkapan Massal Warga Palestina

Di sisi lain, juru bicara militer penjajah Israel, Laksamana Muda Daniel Hagari, mengecam media dikarenakan tidak melaporkan bahwa Hamas beroperasi di sekolah, rumah sakit dan juga masjid setelah serangan yang mematikan di tempat penampungan PBB.

Dia mengatakan dalam beberapa bulan terakhir saja, Hamas mengobarkan perang dari sekolah dan juga rumah sakit.

“Hamas berharap hukum internasional dan simpati masyarakat akan menjadi perisai untuk aktivitas militer mereka,” ucapnya.

Baca Juga:
Beberapa Menyerang Warga Palestina, Ribuan Masyarakat Penjajah Israel Bergabung dalam Unjuk Rasa Melalui Wilayah Yerusalem Timur

Hagari menegaskan jika itulah sebabnya Hamas secara sistematis beroperasi dari sekolah, fasilitas, PBB, rumah sakit dan masjid. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Memikat Lebih dari Selusin Tentara, Brigade Al Qassam Dilaporkan Menyergap Pasukan Penjajah Israel dengan Ledakan di Kota Gaza

Brigade Al Qassam dilaporkan menyergap pasukan penjajah Israel dengan ledakan di Kota Gaza setelah memikat lebih dari selusin tentara.

Untuk Memperkuat Posisi, Menteri Keamanan Nasional Sarankan Penjajah Israel Hentikan Bantuan ke Jalur Gaza Selama 1 atau 2 Bulan

Menteri Keamanan Nasional penjajah Israel menyarankan penjajah Israel untuk menghentikan bantuan ke Gaza selama 1 atau 2 bulan.

Situasinya Mengerikan, Seorang Wanita Lansia di Gaza Dilaporkan Kehilangan Berat Badan hingga Hampir 25 Kilogram Karena Kekurangan Makanan

Seorang wanita lansia di Jalur Gaza kehilangan berat badan hingga hampir 25 kilogram disebabkan kekurangan makanan.

Lakukan Serangan Rudal, 3 Orang Dilaporkan Tewas dalam Pengeboman terhadap Sebuah Rumah di Kamp Pengungsi Bureij, Gaza Tengah

3 orang meninggal dalam pengeboman yang dilakukan terhadap sebuah rumah di kamp pengungsi Bureij, Jalur Gaza tengah.

Ajukan Permohonan, Palestina Dilaporkan Berupaya untuk Bergabung dalam Kasus Genosida Gaza di ICJ

Palestina mengajukan permohonan sebagai upaya untuk bergabung dalam kasus genosida Jalur Gaza di ICJ terhadap penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;