Banyak yang Terluka, Bentrokan Dilaporkan Pecah antara Warga Palestina dengan Pasukan Penjajah Israel di Kota Tuqu Tepi Barat

Ket. Foto: Terjadi Bentrokan antara Warga Palestina dengan Pasukan Penjajah Israel di Kota Tuqu
Ket. Foto: Terjadi Bentrokan antara Warga Palestina dengan Pasukan Penjajah Israel di Kota Tuqu Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, bentrokan pecah antara penduduk setempat dengan pasukan penjajah Israel di kota Tuqu, yang berada di sebelah barat Betlehem, Tepi Barat.

Dikabarkan jika banyak warga Palestina yang terluka akibat bentrokan yang terjadi pada tanggal 22 Juni 2024 waktu Palestina tersebut.

Sumber lokal yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa tentara penjajah Israel mengerahkan peluru yang berlapis karet dan juga gas air mata terhadap penduduk setempat yang melakukan konfrontasi dengan tentara penjajah Israel setelah mereka menyerbu kota dan juga menempatkan diri di jalan-jalan.

Baca Juga:
Termasuk Tepi Barat, 450 Anak Palestina yang Seharusnya Terdaftar di Sekolah Menengah Tahun Ini Dilaporkan Dibunuh Penjajah Israel

Dilaporkan juga jika serangan penjajah Israel terjadi di Kamp Ein el-Sultan di Jericho, Tepi Barat.

“Bentrokan juga terjadi di kamp pengungsi tersebut, namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu,” katanya.

Di sisi lain, sejumlah warga Palestina terluka oleh pasukan penjajah Israel di kota ar-Ram, yang berada di sebelah utara Yerusalem Timur.

Baca Juga:
Kekurangan Gizi, 4 Anak di Jalur Gaza Dilaporkan Meninggal Karena Kelaparan dalam Waktu 1 Minggu Terakhir

Sumber-sumber medis di ar-Ram yang tidak disebutkan namanya menyampaikan ambulans mengangkut 6 orang yang terluka akibat peluru tajam setelah tentara penjajah Israel yang ditempatkan di dekat penghalang Tepi Barat menembaki mereka.

“Sejumlah orang  mencoba memasuki Yerusalem,” klaim tentara penjajah Israel terkait alasan melakukan tembakan tersebut.

Sumber lainnya mengatakan pasukan penjajah Israel juga menangkap beberapa orang dan menembakkan bom gas serta bom suara ke rumah-rumah yang letaknya di dekat penghalang itu.

Baca Juga:
Terus Bertahan Hidup, Masyarakat Palestina Dilaporkan Membangun Kembali Sebuah Rumah Sakit Kecil yang Rusak Parah

Di sisi lain, Pertahanan Sipil menyampaikan mereka menemukan mayat 2 anak dari lokasi serangan udara yang dilakukan penjajah Israel terhadap sebuah rumah di dekat Beach Square, yang berlokasi di sebelah barat Kota Gaza, yang berada di dekat pantai Mediterania.

Sementara itu, sebelumnya, dilaporkan juga jika seorang warga penjajah Israel yang berusia 66 tahun ditembak dan dibunuh di sebuah kota di Tepi Barat.

Dalam sebuah pernyataan, Hamas menekankan penembakan itu dilakukan dalam konteks pembalasan atas kejahatan yang sedang dilakukan oleh pendudukan penjajah Israel dan juga pemukimnya terhadap warga Palestina. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Tangkap 1 Orang Pria, Militer Penjajah Israel Dikabarkan Memukuli 3 Warga Palestina Lainnya di Hebron Tepi Barat

3 warga Palestina dikabarkan dipukuli oleh militer penjajah Israel di Kota Hebron yang berada di Tepi Barat dan 1 orang lainnya ditangkap.

Soroti Krisis Kemanusiaan di Jalur Gaza, Armenia Secara Resmi Mengakui Negara Palestina

Negara Palestina secara resmi diakui oleh Republik Armenia melalui pernyataan resmi yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri.

Gerebek Kota Ramallah di Tepi Barat, Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Menembak 3 Warga Palestina

3 warga Palestina ditembak oleh militer penjajah Israel dalam penggerebekan yang dilakukan di Ramallah di Tepi Barat.

Ledakkan Bangunan Tempat Tinggal, Tank, Artileri dan Serangan Udara Penjajah Israel Hantam Sasaran di Utara, Selatan serta Tengah Jalur Gaza

Sejumlah serangan dilakukan oleh pasukan penjajah Israel di selatan, utara dan tengah Jalur Gaza, serta meledakkan tempat tinggal.

Netanyahu dan Menteri Keamanan Kembali Berselisih, Pemerintahan Sayap Kanan Penjajah Israel Dikabarkan Tampaknya Berada di Ambang Kehancuran

Pemerintahan sayap kanan penjajah Israel kembali mengalami krisis setelah perselisihan kembali terjadi antara Netanyahu dan Ben-Gvir.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;