Menyerbu Desa, Pasukan Penjajah Israel Menangkap 2 Pria di Dekat Jenin Tepi Barat

Ket. Foto: 2 Pria Palestina Ditangkap oleh Pasukan Penjajah Israel di Dekat Jenin Tepi Barat
Ket. Foto: 2 Pria Palestina Ditangkap oleh Pasukan Penjajah Israel di Dekat Jenin Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, kantor berita Wafa mengutip Kepala Dewan Desa Umm Dar, yang berlokasi di dekat Jenin di Tepi Barat, yang mengatakan 2 pria ditangkap saat mereka berada di rumah mereka setelah tentara menyerbu desa.

Kantor Berita Wafa juga melaporkan, dengan mengutip sumber lokal, bahwa seorang pemuda ditangkap di pos pemeriksaan dadakan yang didirikan oleh pasukan penjajah Israel di sebelah selatan Tulkarem di Tepi Barat.

Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 14 Juli 2024, waktu Palestina.

Baca Juga:
Donald Trump Ditembak Saat Kampanye di Pennsylvania, Presiden AS Joe Biden Angkat Bicara, Ungkap Hal yang Dilakukannya Pertama Kali

“Pagi ini, tentara penjajah Israel menangkap 30 warga Palestina di Tepi Barat selama 2 hari terakhir,” kata Masyarakat Tahanan Palestina.

Di sisi lain, Wafa melaporkan bahwa pasukan penjajah Israel telah menyerang az-Zawayda di Jalur Gaza bagian tengah dan daerah Mushra di bagian timur Rafah, di Jalur Gaza bagian selatan.

1 warga Palestina meninggal dalam setiap serangan dan banyak warga lainnya yang terluka.

Baca Juga:
Kampanye di Pennsylvania, Donald Trump Jadi Korban Penembakan dan Peluru Menembus Telinga Kanan, Begini Kondisinya Sekarang

Dilaporkan juga jika pesawat penjajah Israel menargetkan rumah-rumah warga sipil di utara kamp Nuseirat dan sebuah rumah di kota Bani Suheila, di sebelah timur Khan Younis, tanpa menyebutkan jumlah spesifik orang yang meninggal dan juga terluka.

Selain itu, sebuah pesawat tidak berawak menyerang warga sipil di dekat lingkungan Zeitoun di Kota Gaza di Jalur Gaza bagian utara.

Pesawat penjajah Israel juga menargetkan Masjid Abu Madin di kamp pengungsi Bureij di Jalur Gaza bagian tengah.

Baca Juga:
Lakukan Penyergapan di Gaza Selatan, Brigade Al-Qassam Ungkap Pejuangnya Menghancurkan Beberapa Kendaraan Militer Penjajah Israel

Sementara itu, otoritas penjajah Israel telah memaksa Latifa al-Weiheidi untuk menghancurkan rumahnya sendiri di Ein al-Lozeh di kota Silwan, di sebelah selatan kompleks Masjid Al-Aqsa.

Pemerintah kota penjajah Israel memutuskan rumah tersebut harus dihancurkan karena dibangun tanpa izin.

Al-Weiheidi telah tinggal di rumah 3 kamar seluas 100 meter persegi atau 120 yard persegi itu bersama kelima anaknya sejak tahun 2008.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Serang Sejumlah Kamp Pengungsi di al-Mawasi, Sedikitnya 90 Warga Palestina Tewas dan 300 Lainnya Terluka

Keluarga itu harus melaksanakan pembongkaran sendiri untuk menghindari pembayaran denda besar kepada pemerintah kota. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Jumlah yang Dijanjikan Akan Diungkapkan, Kepala UNRWA Sebut Pendanaan Dijamin hingga September

Kepala UNRWA, Philippe Lazzarini, menyampaikan pendanaan untuk UNRWA telah dijamin hingga bulan September mendatang.

Di Khan Younis, Serangan Udara Penjajah Israel Menewaskan Sedikitnya 4 Pekerja Bantuan dari Organisasi Kemanusiaan Inggris Yayasan Al-Khair

4 pekerja bantuan dari organisasi kemanusiaan Inggris, Yayasan Al-Khair, dikabarkan tewas di Khan Younis akibat serangan udara penjajah Isra

Sebagian Besar Adalah Keluarga, Wanita dan Anak-Anak, Puluhan Jenazah Warga Palestina Telah Ditemukan di Lingkungan Kota Gaza

Tim Penyelamat Palestina mengungkapkan puluhan jenazah warga Palestina telah ditemukan dari lingkungan Tal al-Hawa, Kota Gaza.

Melukai Sedikitnya 5 Anak Lainnya, Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Menembak Mati Seorang Remaja Palestina Berusia 14 Tahun di Tepi Barat

Seorang remaja Palestina berusia 14 tahun bernama Ali Hasan Ali Rabaya ditembak mati oleh pasukan penjajah Israel di Tepi Barat.

Dalam Upaya Mengubah Fiturnya, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyegel Halaman Masjid Ibrahimi di Hebron Tepi Barat

Halaman Masjid Ibrahimi yang berada di Hebron, Tepi Barat, disegel pasukan penjajah Israel dalam upaya mengubah fiturnya.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;