Telah Memberitahukan Secara Tertulis, Benjamin Netanyahu Tolak Pendirian Rumah Sakit Lapangan untuk Merawat Anak-anak Palestina

Ket. Foto: Perdana Menteri Penjajah Israel Menolak Pendirian Rumah Sakit Lapangan untuk Merawat Anak-anak Palestina
Ket. Foto: Perdana Menteri Penjajah Israel Menolak Pendirian Rumah Sakit Lapangan untuk Merawat Anak-anak Palestina Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Benjamin Netanyahu, yang merupakan Perdana Menteri penjajah Israel, menolak pendirian rumah sakit lapangan untuk merawat anak-anak Palestina yang terluka dalam serangan penjajah Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.

Kantor Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan mengatakan Benjamin Netanyahu telah memberitahukan secara tertulis bahwa dia tidak menyetujui pembangunan rumah sakit untuk warga Gaza di penjajah Israel dan oleh sebab itu, pembangunan rumah sakit itu tidak akan dilakukan.

Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh kantor Benjamin Netanyahu pada hari Kamis, tanggal 18 Juli 2024, waktu setempat.

Baca Juga:
Ditemani oleh Sekelompok Tentara, Menteri Keamanan Nasional Sayap Kanan Penjajah Israel Kunjungi Masjid Al Aqsa dalam Tindakan Provokatif

Pada hari Rabu, tanggal 17 Juli 2024, kantor Menteri Pertahanan penjajah Israel, Yoav Gallant, mengumumkan pendirian rumah sakit lapangan, dengan menyampaikan hal itu disebabkan oleh penutupan penyeberangan Rafah ke Mesir yang diperpanjang.

“Ini merupakan solusi jangka pendek yang signifikan yang akan menjawab kebutuhan kemanusiaan mendesak hingga mekanisme permanen terbentuk untuk melakukan evakuasi dan merawat anak-anak yang sakit,” katanya.

Di sisi lain, Ukraina telah mengirimkan 1.000 ton tepung terigu ke wilayah Palestina, dalam pengiriman pertama di bawah inisiatif untuk memerangi kelaparan di negara berkembang.

Baca Juga:
Terlibat dalam Pembunuhan di Luar Hukum, AS Memberlakukan Pembatasan Visa pada Mantan Sersan Militer Penjajah Israel

Dalam pengumuman di saluran Telegeramnya pada hari Kamis, tanggal 18 Juli 2024, Kepala Kantor Presiden Ukraina, Andriy Yermak, mengungkapkan bahwa sebuah kapal yang membawa 1.000 ton tepung terigu telah tiba di Yordania dari Turki, untuk didistribusikan ke wilayah Palestina.

Dia menyatakan inisiatif gandum dari Ukraina yang digagas Presiden Volodymyr Zelenskyy, yang bekerja sama dengan WFP atau Program Pangan Dunia, telah mengirimkan pengiriman pertama dari 3 pengiriman ke Palestina.

“Yang akan memberikan bantuan pangan kepada lebih dari 100.000 keluarga yang terjebak di tengah konflik penjajah Israel dan Hamas,” ujarnya.

Baca Juga:
Melalui Pesawat Pengintai, Militer Penjajah Israel Dilaporkan Menyebarkan Selebaran Berisi Ancaman di Kamp Jenin

Program ‘Grain from Ukraine’ adalah inisiatif yang diluncurkan oleh Presiden Ukraina pada bulan November tahun 2022, untuk memperingati ulang tahun ke-90 Holodomor, yang merupakan kelaparan yang dilakukan oleh Uni Soviet terhadap jutaan warga Ukraina selama tahun 1930-an.

“Ukraina selalu dan akan terus menjadi donor ketahanan pangan untuk seluruh dunia,” ucapnya.

Dia menambahkan sejak dimulainya program ini, Ukraina telah memasok produk pangan penting ke banyak negara, termasuk Sudan, Ethiopia, Kenya dan juga Yaman. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Krisis Akut, Warga Palestina di Yerusalem Mendapatkan Air Mengalir Selama 4 hingga 12 Jam per Minggu

Air yang mengalir selama 4 hingga 12 jam per minggu dikabarkan didapatkan oleh warga Palestina di Yerusalem.

Dibiarkan Mati Sendirian, Warga Palestina dengan Down Syndrome Dilaporkan Dianiaya Anjing Militer Penjajah Israel

Warga Palestina dengan Down Syndrome yang bernama Muhammad Bhar dikabarkan dianiaya oleh militer penjajah Israel.

Setidaknya 2 Warga Palestina Meninggal, Pesawat Penjajah Israel Dikabarkan Mengebom Sebuah Rumah di Kota Gaza

Sebuah rumah di Kota Gaza dikabarkan dibom oleh pesawat penjajah Israel dan menyebabkan sedikitnya 2 warga Palestina.

Gunakan Truk Milik Warga Sipil yang Disamarkan dengan Plat Nomor Palestina, Lebih dari Selusin Tentara Penjajah Israel Menyusup ke Jenin

Lebih dari 12 orang tentara penjajah Israel melakukan penyusupan ke Jenin, Tepi Barat, dengan menggunakan truk milik warga sipil.

Tepis Tuduhan Penghasutan, Pemimpin Oposisi Penjajah Israel Sebut Setiap Prajurit yang Bertempur di Gaza Lebih Terancam daripada Netanyahu

Pemimpin oposisi penjajah Israel yang bernama Yair Lapid menepis tuduhan penghasutan terhadap Benjamin Netanyahu.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;