Tentara Penjajah Israel Memaksa Warga Palestina untuk Menghancurkan Rumahnya di Tepi Barat

Ket. Foto: Seorang Warga Palestina Dipaksa untuk Menghancurkan Rumahnya di Tepi Barat
Ket. Foto: Seorang Warga Palestina Dipaksa untuk Menghancurkan Rumahnya di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Tentara penjajah Israel telah memaksa seorang pria Palestina untuk menghancurkan rumahnya di lingkungan Jabal al-Mukaber, Yerusalem, di Tepi Barat yang diduduki.

Menurut Kegubernuran Yerusalem milik Otoritas Palestina, pemerintah kota penjajah Israel memerintahkan Ibrahim Mashahra untuk menghancurkan rumahnya yang berukuran 70 meter persegi yang dihuni oleh 6 anggota keluarganya.

Ibrahim Mashahra mengonfirmasi kepada kantor berita Wafa bahwa pemerintah kota mengeluarkan perintah pembongkaran sukarela di tanggal 4 Desember 2024.

Pemerintah penjajah Israel secara rutin menekan penduduk Palestina di Yerusalem untuk merobohkan rumah mereka sendiri dengan alasan kurangnya izin mendirikan bangunan.

Baca Juga:
Penjajah Israel Gunakan Pengangkut Personel Lapis Baja untuk Menetralisir Alat Peledak Rakitan di Jalur Gaza

Memperoleh izin mendirikan bangunan sebagai warga negara Palestina hampir mustahil.

Jika penduduk menolak, buldozer penjajah Israel akan menghancurkan rumah-rumah itu dan pemilik sering kali dipaksa membayar denda atas pembongkaran itu.

Sejak penjajah Israel memulai perangnya di Jalur Gaza pada bulan Oktober 2023, jumlah total pembongkaran dan penghancuran di Provinsi Yerusalem sejak tanggal 7 Oktober 2023 telah mencapai 391.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Qatar bertemu dengan delegasi Hamas yang dipimpin oleh pejabat senior Khalil al-Hayya di Doha.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Memperluas Koridor Militer yang Membelah Gaza Menjadi Dua

Hal tersebut menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri.

“Dalam pertemuan itu, perkembangan terakhir dalam negosiasi gencatan senjata Jalur Gaza dilakukan peninjauan dan cara-cara untuk memajukan proses itu dibahas untuk memastikan kesepakatan yang jelas dan komprehensif yang mengakhiri perang yang sedang berlangsung di wilayah itu,” ujar mereka.

Qatar, bersama dengan Amerika Serikat dan Mesir, telah terlibat dalam negosiasi yang gagal selama berbulan-bulan untuk kesepakatan Jalur Gaza dan kesepakatan pembebasan tahanan.

Di sisi lain, Houthi Yaman menyatakan pada hari Sabtu bahwa mereka telah meluncurkan rudal balistik hipersonik yang menargetkan Pangkalan Udara Nevatim di wilayah Negev selatan penjajah Israel.

Baca Juga:
Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Fasilitas di Perlintasan Janta di Perbatasan Suriah dan Lebanon

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan dalam pidato yang direkam operasi tersebut melibatkan rudal hipersonik Palestine 2, yang dia klaim berhasil mengenai sasarannya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Gunakan Pengangkut Personel Lapis Baja untuk Menetralisir Alat Peledak Rakitan di Jalur Gaza

Pengangkut personel lapis baja digunakan oleh tentara penjajah Israel untuk menetralisir alat peledak rakitan yang dipasang di Gaza.

Tentara Penjajah Israel Memperluas Koridor Militer yang Membelah Gaza Menjadi Dua

Koridor militer yang membelah Jalur Gaza menjadi 2, Koridor Be’eri, diperluas besar-besaran oleh militer penjajah Israel.

Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Fasilitas di Perlintasan Janta di Perbatasan Suriah dan Lebanon

Fasilitas yang diketahui terletak di perlintasan Janta di perbatasan Suriah dan Lebanon dilaporkan diserang oleh penjajah Israel.

Seorang Petugas Kesehatan Palestina yang Mengungsi Meninggal Dunia Karena Cuaca Dingin yang Ekstrem

Seorang petugas kesehatan Palestina bernama Al-Hakim Ahmed al-Zaharneh, dikabarkan meninggal dunia karena cuaca dingin ekstrem.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Meledakkan Robot Bermuatan Bahan Peledak di Dekat Rumah Sakit Kamal Adwan

Robot yang bermuatan bahan peledak diledakkan oleh pasukan penjajah Israel di dekat Rumah Sakit Kamal Adwan, Jalur Gaza.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;