Pasukan Penjajah Israel Membunuh Seorang Gadis Palestina Berusia 2 Tahun dalam Serangan di Tepi Barat

Ket. Foto: Seorang Gadis Palestina yang Berusia 2 Tahun Dibunuh oleh Pasukan Penjajah Israel di Tepi Barat yang Diduduki
Ket. Foto: Seorang Gadis Palestina yang Berusia 2 Tahun Dibunuh oleh Pasukan Penjajah Israel di Tepi Barat yang Diduduki Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut pejabat kesehatan, pasukan penjajah Israel telah menembak dan membunuh seorang gadis Palestina berusia 2 tahun ketika mereka meningkatkan serangan militer besar-besaran di Tepi Barat.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Kesehatan Palestina menyampaikan anak tersebut yang bernama Laila al-Khatib meninggal karena luka kritis setelah ditembak di kepala oleh pasukan penjajah Israel di wilayah Segitiga Martir Jenin di Tepi Barat utara.

Laporan media pada tanggal 26 Januari 2025 waktu setempat juga mengatakan ibu anak tersebut yang sedang hamil juga terluka ringan dalam serangan tersebut.

“Kami sedang menyelidiki insiden itu dan pasukan kami menembaki sebuah gedung setelah menerima informasi intelijen mengenai keberadaan pejuang Palestina,” ujar militer penjajah Israel.

Baca Juga:
WHO Salurkan 70.000 Liter Bahan Bakar untuk Menjaga Fasilitas Kesehatan di Jalur Gaza

Di sisi lain, 3 warga Lebanon tewas dan 44 lainnya terluka oleh tembakan penjajah Israel ketika orang-orang mencoba untuk kembali ke daerah mereka di Lebanon selatan pada tanggal 26 Januari 2025.

Kantor berita negara NNA menyatakan 1 orang tewas di kota Aitaroun, 1 lagi di Hula dan yang ketiga di Blida.

NNA menyebutkan kematian tersebut terjadi ketika pasukan penjajah Israel menembaki orang-orang yang mencoba kembali ke daerah mereka di Lebanon selatan.

Eskalasi terjadi ketika tentara penjajah Israel tetap berada di wilayah Lebanon setelah batas waktu 60 hari untuk penarikannya dari Lebanon selatan berlalu pada hari Minggu.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Menghancurkan Pabrik Desalinasi Air selama Operasi Darat di Jalur Gaza Utara

Sementara itu, tentara Lebanon mendesak warga sipil untuk menahan diri dan mengikuti arahan yang dikeluarkan oleh militer untuk memastikan keselamatan mereka.

Joseph Aoun, Presiden Lebanon, juga meminta penduduk Lebanon selatan untuk menahan diri dan menaruh kepercayaan pada angkatan bersenjata.

“Kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon tidak dapat dinegosiasikan dan saya mengikuti masalah ini pada tingkat paling tinggi untuk memastikan hak dan martabat Anda,” ucapnya.

Perdana Menteri sementara Lebanon, Najib Mikati, meminta negara-negara sponsor perjanjian gencatan senjata untuk memaksa penjajah Israel mundur dari selatan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

WHO Salurkan 70.000 Liter Bahan Bakar untuk Menjaga Fasilitas Kesehatan di Jalur Gaza

Untuk menjaga 20 rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Jalur Gaza, WHO menyalurkan 70.000 liter bahan bakar.

Tentara Penjajah Israel Menghancurkan Pabrik Desalinasi Air selama Operasi Darat di Jalur Gaza Utara

Pabrik desalinasi air dilaporkan dihancurkan oleh tentara penjajah Israel selama operasi darat di Jalur Gaza bagian utara, Palestina.

Pemukim Penjajah Israel di Tepi Barat Memasang Papan Iklan Bertuliskan Tidak Ada Masa Depan di Palestina

Papan iklan yang bertuliskan Tidak Ada Masa Depan di Palestina dipasang oleh para pemukim penjajah Israel di Tepi Barat.

Nekat! Pria Indonesia Tertangkap Basah Setorkan Uang Palsu Senilai Rp150 Juta di Singapura, Ini Ancaman Hukuman yang Diterimanya

Polisi Singapura menangkap Chandra Ahmadyani usai mencoba menyetorkan uang palsu di cabang bank ternama di Hong Lim Complex.

Seorang Komandan Hamas yang Sebelumnya Dilaporkan Tewas Muncul Kembali dalam Keadaan Hidup

Sebelumnya dilaporkan tewas tahun lalu, seorang komandan Hamas, Hussein Fayyad, telah muncul kembali dalam keadaan hidup.

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;