Otoritas Air Palestina dan UNICEF Mulai Operasikan 13 Stasiun Desalinasi Bergerak di Jalur Gaza

Ket. Foto: 13 Stasiun Desalinasi Bergerak Mulai Dioperasikan di Jalur Gaza
Ket. Foto: 13 Stasiun Desalinasi Bergerak Mulai Dioperasikan di Jalur Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Otoritas Air Palestina dan UNICEF telah mulai mengoperasikan 13 stasiun desalinasi bergerak di Jalur Gaza, tempat keluarga-keluarga terlantar mengalami krisis air yang parah setelah pasukan penjajah Israel menghancurkan 85 persen fasilitas air dan sanitasi di daerah tersebut.

Ketua Otoritas Air Palestina, Ziad Mimi, menyampaikan pada tanggal 25 Februari 2025 waktu setempat bahwa penghancuran infrastruktur penting Gaza oleh penjajah Israel telah mengurangi jumlah air yang tersedia per orang dari 30 liter atau 8 galon per hari menjadi 9 liter atau 2,4 galon per hari.

Dia mencatat jumlah minimum yang direkomendasikan oleh WHO adalah 19 liter (5 liter) air per orang per hari.

Di bulan Desember 2024, Human Rights Watch menyatakan penjajah Israel telah membunuh ribuan warga Palestina di Jalur Gaza dengan tidak memberi mereka air bersih, yang menurut mereka secara hukum adalah tindakan genosida dan pemusnahan.

Baca Juga:
Penjajah Israel Serang Rumah dan Tanaman Milik Warga Palestina di Utara Jericho

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Palestina menyebut keputusan penjajah Israel untuk melarang masuk anggota parlemen Eropa, Rima Hassan dan Lynn Boylan, sebagai keterlaluan.

“Itu adalah langkah yang diperhitungkan untuk mencegah pejabat Eropa menyaksikan secara langsung kekejaman yang dilakukan oleh penjajah Israel terhadap rakyat Palestina,” ujar mereka.

Kedua legislator itu, yang keduanya kritis terhadap pendudukan penjajah Israe atas Palestina, diketahui diusir saat mereka tiba di bandara Tel Aviv pada hari Senin.

Kementerian Luar Negeri Palestina menyampaikan kedua anggota parlemen itu melakukan perjalanan sebagai bagian dari delegasi resmi Uni Eropa ke Palestina dan bahwa penjajah Israel tidak mempunyai kedaulatan atas wilayah yang diduduki dan tidak mempunyai hak hukum untuk menolak akses ke wilayah itu.

Baca Juga:
Otoritas Penjajah Israel Menghancurkan Desa al-Araqib di Gurun Naqab untuk ke-236 Kalinya Sejak Tahun 2010

“Kami menyerukan kepada Parlemen Eropa dan Uni Eropa untuk menanggapi provokasi ini dengan tegas,” ucap kementerian itu.

Ditambahkan bawha penjajah Israel harus menghadapi konsekuensi atas tindakannya.

“Parlemen Eropa harus memberlakukan tindakan balasan, termasuk melarang perwakilan penjajah Israel dari gedung parlemen,” tutur mereka.

Kemenlu Palestina menegaskan sudah saatnya bagi Eropa untuk berhenti memperlakukan penjajah Israel sebagai negara yang kebal hukum. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Serang Rumah dan Tanaman Milik Warga Palestina di Utara Jericho

Tanaman dan rumah milik penduduk lokal di komunitas air terjun Al-Auja di sebelah utara Jericho diserang oleh penjajah Israel.

Otoritas Penjajah Israel Menghancurkan Desa al-Araqib di Gurun Naqab untuk ke-236 Kalinya Sejak Tahun 2010

Desa al-Araqib di Gurun Naqab dilaporkan dihancurkan oleh otoritas penjajah Israel untuk yang ke-236 kalinya sejak tahun 2010.

Penjajah Israel Membakar Ruang Pertanian Milik Warga Palestina di Timur Kota Yatta Selatan Hebron

Ruang pertanian milik warga Palestina di Desa Abu Shaban, timur kota Yatta, selatan Hebron, dibakar oleh penjajah Israel.

Pemukim Penjajah Israel Mencuri Tenda Tempat Tinggal dan Isinya di Lembah Yordan Utara

Sekelompok pemukim penjajah Israel mencuri tenda tempat tinggal tak berpenghuni, tangki air dan isi lainnya di Lembah Yordan utara.

Tagar Kabur Aja Dulu Viral! Dubes Jepang Ungkap Peluang Besar bagi WNI yang Ingin Bekerja di Negaranya, Berminat?

Tanggapi viralnya tagar kabur aja dulu, Dubes Jepang ungkap apresiasi terhadap pekerja Indonesia dan peluang besar bekerja di negaranya.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;