Polisi Amankan Warga Pesta Miras di Batui, Banggai

<p>Foto: Personil Polsek Batui, Banggai, Sulteng, amankan warga pesta miras. Jumat 19 Februari 2021.</p>
Foto: Personil Polsek Batui, Banggai, Sulteng, amankan warga pesta miras. Jumat 19 Februari 2021.

Berita banggai, gemasulawesi– Polisi mengamankan empat warga pesta miras di Batui, Banggai, Sulawesi Tengah.

“Keempat warga yang ditangkap yaitu AS (38), SD (34), AW (21) dan AD (21),” ungkap Kapolsek Batui Iptu IK Yoga Widata, di Banggai, Sulawesi Tengah, Jumat 19 Februari 2021.

Ia mengatakan, keempat warga pesta miras itu ditangkap personil Polsek Batui, Banggai, Sulawesi Tengah, Jumat dini hari, 19 Februari 2021.

Awalnya, personil Polsek Batui, Banggai, Sulawesi Tengah, sedang melakukan patroli ke wilayah Desa Honbola sekitar pukul 00.35 Wita. Dan menemukan dua warga pesta miras di bawah pohon mangga.

“Saat anggota mendekat, kedua warga ini langsung melarikan diri, namun berhasil diamankan,” sebutnya.

Baca juga: Polisi Amankan Remaja Pesta Miras di Banggai

Selain warga Desa Honbola, polisi juga mengamankan dua warga pesta miras di Kelurahan Bugis. Mereka sedang mengonsumsi miras jenis cap tikus di atas tanggul.

Keempat warga ini kata dia, langsung diamankan ke Mapolsek Batui bersama barang bukti miras jenis cap tikus.

Diketahui, dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana menyatakan bahwa tindak pidana minuman keras diatur dalam Pasal 300 dan Pasal 536.

Pasal 300 KUHP berbunyi dengan hukuman penjara selama-lamanya satu tahun atau denda sebanyak banyaknya Rp 4500. Dihukum barang siapa dengan sengaja menjual atau menyuruh minum-minuman yang memabukkan kepada seseorang yang telah kelihatan nyata mabuk, barang siapa dengan sengaja membuat mabuk seorang anak yang umurnya di bawah 16 tahun dan barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan dengan sengaja memaksa orang akan minum-minuman yang memabukkan. Kalau perbuatan itu menyebabkan luka berat pada tubuh, sitersalah di hukum penjara selama-lamanya tujuh tahun. Kalau si tersalah melakukan kejahatan itu dalam jabatannya ia dapat dipecat dari pekerjaannya itu.

Pasal 536 KUHP, barang siapa yang nyata mabuk berada dijalan umum dihukum denda sebanyak-banyaknya Rp 225.

Kalau pelanggaran itu diulang untuk ketiga kalinya atau selanjutnya di dalam 1 tahun sesudah ketetapan putusan hukuman, maka dijatuhkan hukuman kurungan selama-lamanya tiga bulan.

Untuk memberikan efek jera, keempat warga pesta miras di Batui, Banggai, Sulawesi Tengah, mereka diberikan pembinaan. Jika ditemukan mengulangi perbuatan yang sama, maka akan ditindak tegas.

Baca juga: Polisi Musnahkan 2,5 Ton Miras Tradisional Cap Tikus di Banggai

Laporan: Rahmat

...

Artikel Terkait

wave

Polisi Tangkap Dua Remaja Pelaku Aniaya dan Perusakan di Banggai

Polsek Batui tangkap dua remaja pelaku aniaya dan perusakan di Banggai, Sulawesi Tengah, mereka berinisial AB (17) dan PN (20).

Terbakar Cemburu, Pria Aniaya Istri Sirih di Banggai

Karena terbakar kecemburuan, pria aniaya istri sirih di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, berinisial AK (30) asal Kelurahan Lamo.

Polres Parimo Bekuk Pelaku Pencurian di Tindaki

Tim gabungan Polsek Parigi dan Sat Sabhara Polres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berhasil menangkap pelaku pencurian di Tindaki.

Polisi Tangkap Dua Pengguna Narkoba di Tolai

Satuan Narkoba Polres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, tangkap dua orang pengguna Narkoba di Tolai, turut diamankan 9,16 gram sabu.

Polisi Amankan Dua Pemuda Bawa Sajam di Banggai

Personil Polsek Batui amankan dua pemuda bawa Sajam di Batui, Banggai, Sulawesi Tengah, di Desa Gori-Gori, Kecamatan Batui Selatan.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;