Istri Oknum TNI yang Sempat Viral Usai Tendang Kepala Pengendara Motor Alami Keguguran, Padahal Baru Menginjak Usia 2 Minggu Kehamilan

Istri dari oknum TNI di  Deli Serdang yang diduga tendang kepala pengendara pasca kecelakaan kini keguguran.
Istri dari oknum TNI di  Deli Serdang yang diduga tendang kepala pengendara pasca kecelakaan kini keguguran. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @memomedsos

Nasional, gemasulawesi – Aksi oknum TNI yang diduga menendang kepala pengendara motor di Deli Serdang Sumatera Utara masih menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Pasalnya, istri oknum TNI yang ditabrak pengendara motor tersebut sedang hamil dan dikabarkan keguguran.

Hal ini lah yang membuat oknum TNI tersebut semakin marah dan tak bisa mengendalikan emosinya.

Sang istri diketahui sedang hamil dengan usia kandungan yang baru berumur 2 minggu.

Baca Juga:
Telah Selesaikan Verifikasi, KPU Parigi Moutong Memberikan Kesempatan untuk 2 Bakal Calon Perseorangan Memperbaiki Syarat Dukungan

Yang lebih menyayat hati lagi, kabarnya kehamilan pertama istri oknum TNI tersebut didapat usai penantian 10 tahun pernikahan.

Beberapa warganet juga turut menyampaikan simpatinya kepada istri oknum TNI tersebut.

“Kasian banget ya, TNI jarang ketemu sama istri, terus kena musibah pula. Bayangkan, menanti kehadiran bayi selama 10 tahun, lalu kehilangan anak dalam kandungan. Sakitnya pasti tak terkatakan,” tulis akun @kom***.

Kejadian viral mengenai oknum TNI yang diduga menendang kepala warga karena tabrakan dengan istri yang tengah hamil beredar luas setelah dibagikan di berbagai platform media sosial.

Baca Juga:
Istri Anggota DPRD Kediri Kehilangan Uang Puluhan Juta di Rekening BRI Miliknya, Tuntut Ganti Rugi Tapi Tak Dikabulkan, Ini Alasannya

Berdasarkan laporan yang beredar, oknum TNI tersebut merasa marah karena dirinya dan istri ditabrak oleh pengendara motor lain.

Rekaman video yang tersebar luas di media sosial memperlihatkan oknum TNI itu mengeluarkan teriakan dan menendang kepala pengendara motor yang menabrak mereka, di tengah keramaian masyarakat.

Video yang diunggah di akun Instagram @memomedsos pada Kamis, 30 Mei 2024, menjadi viral dan mendapat berbagai komentar dari netizen.

Ada yang memahami emosi oknum TNI karena situasi yang dihadapinya, namun juga ada yang mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan, terlepas dari alasan apapun.

Baca Juga:
Yuk Kunjungi Destinasi Wisata Eksklusif dengan Keindahan Alam Memukau di Miracle Signature Hills Subang yang Miliki Pesona Memukau!

“Gue gak peduli soal TNI. Tapi ini soal anak. Wajar sih marah. Apalagi di negara ini pengendara pada sesuka hatinya gak taat aturan,” tulis akun @msy***.

Pihak terkait, dalam hal ini Pasi Intel Yonif 121 Macam Kumbang, Kodam I BB/ Kapten TNI Heri, membenarkan bahwa oknum TNI yang terlibat dalam video tersebut adalah prajuritnya.

Dia menjelaskan kronologi kejadian yang terjadi di Dusun 1, Desa Jaharun B, Kampung Johar Baru, Deli Serdang, Sumatera Utara pada Rabu, 29 Mei 2024, sore hingga menyebabkan oknum TNI tersebut emosi dan melakukan tindakan tersebut.

Menurut Heri, kejadian dimulai ketika prajurit tersebut dan istrinya yang baru 2 minggu hamil ditabrak oleh motor lain.

Baca Juga:
Terkait Pencemaran Udara di Jabodetabek, Gakkum Sebut Tindakan Tegas Diperlukan untuk Melindungi Kesehatan Masyarakat

Meskipun lampu tanda belok sudah dinyalakan, namun motor dari belakang tidak memperhatikan sehingga terjadi tabrakan yang membuat istri prajurit tersebut jatuh dan kesakitan.

Setelah mediasi, kedua belah pihak meminta maaf atas kejadian tersebut.

Sang istri prajurit keguguran akibat insiden tersebut, dan pihak prajurit juga meminta maaf atas emosinya yang tidak terkontrol saat itu.

“Dari pihak pengendara motornya mengaku salah karena kurang hati-hati dalam mengemudi yang mengakibatkan keguguran istri anggota TNI. Mereka juga meminta maaf dari kami karena saat kejadian, emosi mereka tidak terkendali,” jelas Heri. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Tak Terima Istrinya yang Sedang Hamil Ditabrak, Oknum TNI di Deli Serdang Ini Ngamuk dan Tendang Kepala Pengendara Motor, Simak Kronologinya

Viral video seorang oknum TNI yang ngamuk karena tidak terima istrinya, yang sedang hamil ditabrak pengendara motor hingga alami keguguran.

BNPB Kerahkan TNI AL Taruna untuk Percepat Evakuasi 5.719 Orang yang Masih Berada di Pulau Tagulandang Pasca Erupsi Gunung Ruang

Untuk mempercepat evakuasi 5.719 orang korban terdampak erupsi Gunung Ruang di Pulau Tagulandang, BNPB kerahkan TNI AL Taruna.

Merasa Diintimidasi, Pengusaha Ini Laporkan Pejabat Bea Cukai di Purwakarta yang Diduga Gunakan TNI untuk Mengancamnya Saat Nagih Hutang

Pengusaha ini laporkan oknum pejabat bea cukai di Purwakarta yang diduga bawa TNI untuk mengintimidasinya saat menagih hutang.

Resmi Jadi Tersangka, Pengemudi Arogan yang Mengaku Adik Jenderal Ternyata Dipinjami Pelat Dinas TNI dari Kakaknya yang Sudah Pensiun

Pengemudi arogan yang menggunakan mobil berpelat dinas TNI ternyata mendapatkan plat tersebut dari kakaknya yang pensiunan TNI.

Pengemudi Mobil Berpelat Dinas TNI yang Arogan dan Ngaku Adik Jenderal Berhasil Ditangkap, Terancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Ribu

Akhirnya, polisi berhasil menangkap pengemudi yang arogan dengan menggunakan mobil berpelat dinas TNI dan ngaku sebagai adik Jenderal.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;