Sebagai Upaya Meringankan Beban Mustahik, Baznas RI Menyalurkan Sebanyak 1400 Paket Makanan untuk Penyandang Disabilitas Mental dan Masyarakat Dhuafa di Bekasi

Ket. Foto: 1400 Paket Makanan Disalurkan oleh Baznas RI untuk Penyandang Disabilitas Mental dan Masyarakat Dhuafa di Bekasi
Ket. Foto: 1400 Paket Makanan Disalurkan oleh Baznas RI untuk Penyandang Disabilitas Mental dan Masyarakat Dhuafa di Bekasi Source: (Foto/ANTARA/HO-Baznas RI)

Nasional, gemasulawesi – Baznas RI menyalurkan 1.400 paket makanan untuk para penyandang disabilitas mental dan juga masyarakat dhuafa di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sebanyak 800 paket makanan didistribusikan untuk masyarakat kurang mampu di Desa Sumberjaya dan sebanyak 600 paket makanan didistribusikan di Panti Rehabilitasi Jiwa Al-Fajar Berseri di Desa Sumberjaya, Kabupaten Bekasi.

Dalam keterangannya pada hari Sabtu, tanggal 10 Agustus 2024, Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengatakan pendistribusian makanan ini juga sebagai upaya meringankan beban mustahik.

Baca Juga:
Dituding Jadi Dalang dalam Kasus Pembunuhan Vina, Iptu Rudiana Tak Penuhi Tantangan Saka Tatal untuk Sumpah Pocong, Alasannya Mengejutkan

“Dan juga menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat solidaritas sosial di masyarakat, terutama untuk mereka yang rentan, penyandang disabilitas dan masyarakat dhuafa,” ujarnya.

Dia melanjutkan pendistribusian paket makanan siap saji ini adalah bagian dari Program Bank Makanan yang ditujukan untuk membantu masyarakat guna memenuhi gizi mereka.

“Bantuan paket makanan yang dinamakan Sajian Berkah Bergizi ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk masyarakat untuk turut serta dalam memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan,” katanya.

Baca Juga:
Buktikan Dirinya Tak Bersalah dalam Kasus Pembunuhan Vina, Saka Tatal Penuhi Janjinya Jalani Sumpah Pocong

Dikutip dari Antara, Saidah mengatakan Sajian Berkah Bergisi merujuk pada pemenuhan gizi seimbang, dengan menerapkan prinsip EMAS, yakni akronim dari 4 prinsip dalam pendistribusian bantuan makanan, diantaranya enak, mudah diakses, aman dikonsumsi dan sederhana dalam pengemasan.

Pendistribusian makanan ini ditujukan untuk para penerima zakat atau mustahik, dengan golongan fakir, miskin dan fisabilillah dengan prioritas penyaluran kepada klaster pekerja rentan, klaster orang terlantar, klaster difabel, klaster panti/yayasan dhuafa, yatim piatu dan klaster tenaga pendidik dan dakwah berpenghasilan rendah.

Dia menyampaikan semoga pendistribusian paket makanan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan makanan bergizi untuk masyarakat difabel dan masyarakat rentan di Desa Sumberjaya.

Baca Juga:
Tingginya Biaya Penyelenggaraan HUT RI di IKN Tuai Kontroversi, DPR RI Desak Pemerintah untuk Transparan, Guspardi: Miris Ya

“Bantuan ini adalah buah dari kebaikan yang terus dilakukan masyarakat lewat Baznas, yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat yang memerlukan,” ucapnya. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Besok! Saka Tatal Tantang Iptu Rudiana untuk Ikut Sumpah Pocong, Buktikan Ketidakbersalahannya dalam Kasus Pembunuhan Vina

Mantan terpidana kasus Vina Cirebon, Saka Tatal, menantang Iptu Rudiana menepati kesiapan melakukan sumpah pocong.

Padahal Divonis 3 Tahun Penjara dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua, Hendra Kurniawan Mendadak Dinyatakan Bebas, Ternyata Gegara Ini

Heboh kabar Hendra Kurniawan yang sudah bebas padahal baru menjalani hukuman selama setahun dari vonis 3 tahun yang diberikan. Kok bisa?

Ramai di Media Sosial! Heboh Kabar Pemerintah Sewa 100 Unit Alphard untuk HUT RI di IKN dengan Biaya Rp25 Juta per Hari, Begini Faktanya

Kabar mengenai biaya sewa mobil Alphard di IKN tembus Rp 25 juta/hari jelang HUT RI beredar luas di media sosial hingga menuai polemik.

Vonis Bebas Gus Samsudin yang Terjerat Kasus Konten Video Tukar Pasangan di YouTube Miliknya Tuai Kontroversi, Alasannya Mengejutkan

Ternyata ini alasan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Blitar memberikan vonis bebas untuk Gus Samsudin yang belakangan tuai kontroversi.

Dalam Rangka Kunjungan Kerja, Presiden Jokowi Dilaporkan Bertolak Menuju Provinsi Jawa Tengah Hari Ini

Presiden Jokowi berangkat menuju Jawa Tengah dalam rangka kunjungan kerja menghadiri peresmian pabrik bahan anoda baterai litium.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;