Kemenko PMK Sebut Adanya Peningkatan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Indonesia

Ket. Foto: Kemenko PMK Menyampaikan Adanya Peningkatan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Indonesia
Ket. Foto: Kemenko PMK Menyampaikan Adanya Peningkatan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Indonesia Source: (Foto/Unsplash/Rosie Sun)

Nasional, gemasulawesi – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan atau Kemenko PMK menyebut adanya peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia.

Salah satu kasus paling tinggi terjadi di Provinsi Jawa Timur dengan 1.728 kasus tindak kekerasan.

Woro Srihastuti Sulistyaningrum, yang merupakan Deputi IV Kemenko PMK, dalam keterangannya mengatakan melonjaknya angka kasus tindak kekerasan itu dikarenakan masih banyaknya masyarakat yang melakukan pernikahan dini dan perbedaan dalam usia.

Baca Juga:
Bahlil Lahadalia Sebut Prabowo dan Gibran Mempunyai Rencana Strategis untuk Mewujudkan Kedaulatan Energi

Provinsi Jawa Timur menjadi wilayah paling tinggi kasus kekerasan pada perempuan dan anak menurut data sistem informasi online perlindungan perempuan dan anak atau simfoni PPA.

Tercatat terdapat 1.728 kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Provinsi Jawa Timur, disusul oleh Jawa Tengah 1.603 kasus dan Sulawesi Selatan 1.111 kasus.

“Jawa Timur diketahui dari sisi jumlah penduduknya memang tinggi dan itulah alasan mengapa laporannya juga cukup banyak di Jawa Timur,” katanya.

Baca Juga:
Mahkamah Agung Buka Suara Terkait Viralnya Aksi Cuti Bersama Ribuan Hakim di Indonesia, Tegaskan Hal Ini

Dia menambahkan dalam mencermati data-data kekerasan terhadap perempuan dan anak harus hati-hati.

“Jika jumlah penduduknya banyak artinya kemungkinan terjadinya kekerasan memang jadi lebih tinggi,” ucapnya.

Di sisi lain, selama 10 tahun pemerintahan Jokowi berkomitmen meningkatkan kualitas SDM lewat integrasi yang solid antara sistem kesehatan, vokasi, dan pendidikan.

Baca Juga:
Singgung Kondisi Pertemanan Gibran, Dokter Tifa Heran Tidak Ada yang Mengaku Bangga Anak Jokowi Terpilih Jadi Wapres

Dengan pendekatan yang menyeluruh, pemerintah berharap dapat menciptakan dampak positif di seluruh fase kehidupan manusia, dari tahap prenatal hingga usia lanjut.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK, Nunung Nuryartono, menegaskan pentingnya kebijakan yang mencakup semua aspek pengembangan SDM untuk mencapai hasil yang optimal.

Dia mengatakan pembangunan SDM yang efektif membutuhkan pendekatan holistik yang meliputi semua fase kehidupan, dari prenatal hingga usia lanjut.

Baca Juga:
Viral Bahlil Lahadalia Ajak Kader Golkar Halalkan Segala Cara untuk Menang, Said Didu: Betapa Rusaknya Negeri Ini

Kemenko PMK mencatat IPM atau Indikator Pembangunan Manusia Indonesia yang mengukur kemajuan dalam pendidikan, kesehatan, dan pendapatan telah menunjukkan perbaikan yang signifikan selama 10 tahun terakhir.

“Dari kesehatan, indikatornya penurunan angka stunting. Itu adalah bukti nyata dari kemajuan dalam sektor kesehatan,” ungkapnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Bahlil Lahadalia Sebut Prabowo dan Gibran Mempunyai Rencana Strategis untuk Mewujudkan Kedaulatan Energi

Disebutkan Menteri ESDM bahwa Prabowo dan Gibran memiliki rencana strategis untuk mewujudkan kedaulatan energi.

Mahkamah Agung Buka Suara Terkait Viralnya Aksi Cuti Bersama Ribuan Hakim di Indonesia, Tegaskan Hal Ini

Ribuan hakim lakukan aksi cuti bersama, protes terhadap kesejahteraan yang stagnan. Begini tanggapan MA.

Singgung Kondisi Pertemanan Gibran, Dokter Tifa Heran Tidak Ada yang Mengaku Bangga Anak Jokowi Terpilih Jadi Wapres

Pegiat Media Sosial, Dokter Tifa menyoroti kondisi pertemanan Gibran Rakabuming Raka usai terpilih jadi Wakil Presiden Indonesia

Viral Bahlil Lahadalia Ajak Kader Golkar Halalkan Segala Cara untuk Menang, Said Didu: Betapa Rusaknya Negeri Ini

Viral video Bahlil Lahadalia menyerukan kader Golkar untuk halalkan cara apapun untuk menang, begini komentar pegiat media sosial, Said Didu

Tuntut Kenaikan Gaji dan Perbaikan Kesejahteraan, Ribuan Hakim di Indonesia Gelar Aksi Cuti Bersama

Gerakan Cuti Bersama hakim sebagai upaya memperjuangkan kesejahteraan dan kehormatan lembaga peradilan di Indonesia.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;