Terbesar dalam 5 Tahun Terakhir! Penyelundupan 47 Kilogram Sabu Menuju Banjarmasin Berhasil Digagalkan

Polisi menangkap pelaku penyelundupan sabu 47 kilogram dari Pontianak menuju Banjarmasin. Kasus terbesar lima tahun terakhir.
Polisi menangkap pelaku penyelundupan sabu 47 kilogram dari Pontianak menuju Banjarmasin. Kasus terbesar lima tahun terakhir. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @polisi_ku

Nasional, gemasulawesi - Penyelundupan narkoba dalam jumlah besar berhasil digagalkan oleh kepolisian, dengan total 47 kilogram sabu diamankan dari Pontianak, Kalimantan Barat, sebelum sempat dibawa ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 

Keberhasilan penangkapan ini penyelundupan sabu ini dianggap sebagai salah satu penangkapan terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Djoko Poerwanto, menyatakan bahwa satu orang tersangka berhasil ditahan dengan barang bukti berupa 47 kilogram sabu. 

"Jumlah sabu yang kami temukan kali ini jauh lebih besar dari kasus sebelumnya," jelas Irjen Djoko saat memberikan keterangan, dikutip pada Kamis, 10 Oktober 2024.

Baca Juga:
Lapor ke Polisi! 15 Siswi SMKN 56 Jakarta Utara Diduga Jadi Korban Tindakan Asusila oleh Guru Seni

Sebelumnya, kepolisian juga telah berhasil mengamankan 33,8 kilogram sabu dalam operasi lainnya, namun operasi kali ini dinilai sebagai pengungkapan terbesar dalam lima tahun terakhir. 

"Kasus ini tidak hanya yang terbesar tahun ini, tetapi juga selama lima tahun terakhir. Saat ini, kami masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan di balik penyelundupan ini," imbuhnya.

Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari kerja keras jajaran Polres Lamandau yang mendapat apresiasi dari Kapolda Kalimantan Tengah. 

Kolaborasi antar kepolisian wilayah dalam menangani kasus ini sangat membantu proses penangkapan tersangka serta pengungkapan lebih lanjut mengenai jaringan narkoba tersebut.

Baca Juga:
Viral! ART di Semarang Ditangkap Setelah Tertangkap CCTV Aniaya Anak Majikan, Dipicu Masalah Ini

Kini, pihak kepolisian sedang mengembangkan penyelidikan untuk menelusuri lebih dalam bagaimana jaringan ini beroperasi, siapa saja yang terlibat, serta bagaimana alur distribusi sabu dari Pontianak menuju Banjarmasin. 

“Saat ini penyelidikan masih berjalan, kami berkomitmen untuk terus mengembangkan kasus ini lebih lanjut agar semua pihak yang terlibat bisa ditangkap,” tegas Kapolda.

Selain itu, polisi juga memperketat pengawasan di jalur-jalur yang sering digunakan sebagai rute penyelundupan narkoba, khususnya di Kalimantan. 

Jalur darat antara Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan kerap menjadi titik strategis bagi penyelundup untuk mendistribusikan narkoba dalam skala besar.

Baca Juga:
Viral Parade Sound Horeg di Jember Bikin Bangunan Usaha Milik Warga Terpaksa Dirusak Karena Menghalangi Jalan

Dengan pengungkapan ini, diharapkan para pelaku penyelundupan sadar bahwa penegak hukum di Indonesia tidak akan berhenti memburu dan menindak tegas para pelanggar, terutama dalam kasus-kasus narkoba. 

Operasi ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam memerangi peredaran narkoba yang sangat merugikan masyarakat. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Ternyata Segini Besaran Gaji yang Dikeluhkan Hakim hingga Gelar Cuti Massal, Warganet Bandingkan dengan Guru Honorer

Para hakim di Indonesia mengeluhkan gaji rendah, menuntut kenaikan hingga 142 persen melalui cuti massal.

Terseret Kasus Suap Pengadaan Barang dan Jasa, Gubernur Kalimantan Selatan Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kasus suap proyek di Kalsel libatkan tujuh tersangka, termasuk Gubernur Sahbirin Noor yang belum ditahan

KPU Provinsi Sulteng Sebut Diskresi Sekjen KPU RI Bolehkan Ariyana Tabrak Aturan Ikut Mendaftar Seleksi Komisioner

Diskresi menjadi dalih KPU Provinsi Sulawesi tengah untuk membenarkan Ariyana tabrak aturan yang dikeluarkan melalui surat Sekjen KPU RI.

Lakukan Operasi Tangkap Tangan di Kalimantan Selatan, Ini Sosok 6 Pejabat yang Resmi Ditetapkan Tersangka oleh KPK

Keempat tersangka dari Pemerintah Provinsi Kalsel ditangkap KPK dalam OTT yang mencuatkan skandal korupsi besar.

Hakim di Indonesia Digaji Kecil, Said Didu Salahkan Jokowi Karena Hamburkan Uang Rakyat untuk Kepentingan Politik

Pegiat media sosial Said Didu menyalahkan Jokowi terkait isu hakim di Indonesia yang digaji dengan nominal cukup kecil

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;