Buntut Permintaan Anggaran Rp20 Triliun untuk Kementerian HAM, DPR RI Bakal Panggil Menteri Natalius Pigai

DPR RI berencana memanggil Natalius Pigai terkait viralnya permintaan tambahan anggaran Kementerian HAM hingga Rp20 triliun.
DPR RI berencana memanggil Natalius Pigai terkait viralnya permintaan tambahan anggaran Kementerian HAM hingga Rp20 triliun. Source: Foto/Instagram @natalius_pigai

Nasional, gemasulawesi - Viralnya pernyataan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, yang meminta tambahan anggaran hingga Rp20 triliun untuk kementeriannya, telah memicu reaksi dari berbagai pihak. 

Tak sedikit yang menilai jika permintaan Natalius Pigai tersebut terlalu berlebihan mengingat posisinya yang baru saja dilantik.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menyatakan bahwa DPR akan segera memanggil Natalius Pigai untuk memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai permintaan tersebut.

Menurut Willy, hingga saat ini pihaknya belum bisa berspekulasi terkait alasan pasti di balik keinginan Natalius Pigai untuk meningkatkan anggaran Kementerian HAM dari Rp62 miliar menjadi lebih dari Rp20 triliun. 

Baca Juga:
Bawa Anak Kecil dan Tidak Pakai Helm, Pengendara Motor di Mojokerto Menantang Petugas Kepolisian Saat Hendak Ditilang

Komisi XIII DPR RI menilai perlu mendengarkan langsung dari Pigai untuk memahami kebutuhan dan alasan di balik permintaan anggaran sebesar itu.

“Nanti Pak Natalius Pigai akan kami akan undang untuk menjelaskan pada hari Senin mendatang. Kita perlu tahu alasan di balik usulan tersebut,” ujar Willy saat diwawancarai di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Rabu, 23 Oktober 2024.

Lebih lanjut, Willy menekankan bahwa pengajuan anggaran sebesar itu harus ditinjau secara mendalam mengingat lingkup Hak Asasi Manusia yang luas. 

Menurutnya, Komisi XIII perlu melakukan evaluasi dengan pendekatan bernegara dan tidak bersifat seperti lembaga swadaya masyarakat (LSM). 

Baca Juga:
Aksi Pencurian Tas Penumpang KRL di Stasiun Pondok Cina Berhasil Digagalkan, Begini Nasib Pelaku Usai Diamankan

Selain itu, dia juga menyatakan bahwa pengorganisasian sumber daya manusia dan lembaga terkait di Kementerian HAM akan menjadi salah satu poin penting dalam pembahasan tersebut.

Natalius Pigai sebelumnya menyatakan keyakinannya bahwa penambahan anggaran bagi Kementerian HAM diperlukan untuk mendukung pembangunan HAM di Indonesia, baik dari sisi fisik maupun nonfisik. 

Mantan Komisioner Komnas HAM ini menjelaskan bahwa pembangunan HAM meliputi banyak aspek, mulai dari regulasi hingga perlindungan hak masyarakat, yang semuanya membutuhkan anggaran besar untuk direalisasikan.

Pernyataan Pigai mengenai tambahan anggaran tersebut viral setelah ia menyampaikan rencana pembangunannya di kantor Kementerian HAM. 

Baca Juga:
Terkuak! Sempat Viral Momen Dua Anggota Polisi Melakukan Squat Jump di Tepi Jalan Tol, Ternyata Ini Alasannya

Dia mengaku telah berdiskusi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Keuangan terkait usulan ini. 

Lebih lanjut Pigai menegaskan bahwa sulit bagi Kementerian HAM untuk menjalankan program-program yang direncanakan tanpa dukungan anggaran yang memadai. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Geger! Menteri Yandri Susanto Pakai Surat Resmi dengan Kop Kementerian Desa untuk Acara Pribadi, Picu Kritik Tajam

Penggunaan surat resmi Kemendes untuk acara pribadi Menteri Yandri Susanto menuai kontroversi dan kritik luas di media sosial.

Resmi Jadi Penghuni Istana Presiden, Harga Stoller Bobby Kertanegara Kucing Prabowo Jadi Sorotan Warganet

Stoller milik kucing peliharaan Presiden Praboro Subianto bernama Bobby Kertanegara jadi sorotan warganet karena harganya

Profil dan Riwayat Pendidikan Kolonel Inf Wahyo Yuniartoto, Perwira TNI AD Calon Ajudan Baru Prabowo Subianto

Berikut ini profil Kolonel Inf Wahyo Yuniartoto, prajurit TNI AD yang digadang-gadang bakal menjadi ajudan baru Prabowo Subianto

Profil Natalius Pigai, Menteri HAM yang Viral Usai Ajukan Anggaran Fantastis untuk Kementeriannya

Menteri HAM Natalius Pigai tengah menjadi sorotan publik setelah permintaan anggarannya yang tinggi, berikut profil lengkapnya.

Setelah Dilantik, KPK Desak Menteri dan Wakil Menteri Segera Laporkan Harta Kekayaan dalam Kurun Waktu Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi menekankan pentingnya kepatuhan menteri dan wakil menteri dalam pelaporan LHKPN.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;