Tanggapi Isu Status Keanggotaan Jokowi di PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto: Sudah Tidak Lagi Jadi Bagian PDIP

Potret Presiden ke-7 Indonesia, Jokowi atau Joko Widodo yang belakangan ini disorot perihal status keanggotaannya di PDIP
Potret Presiden ke-7 Indonesia, Jokowi atau Joko Widodo yang belakangan ini disorot perihal status keanggotaannya di PDIP Source: (Foto/Instagram/@jokowi)

Nasional, gemasulawesi - PDIP melalui Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), beserta keluarganya, yaitu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution, sudah tidak lagi menjadi bagian dari PDI Perjuangan.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Hasto dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 4 Desember 2024.

Isu terkait keanggotaan Jokowi di PDIP mencuat setelah partai tersebut memecat salah satu kadernya, Effendi Simbolon.

Banyak pihak mempertanyakan apakah Jokowi dan keluarganya masih memiliki hubungan dengan partai berlambang banteng tersebut.

Baca Juga:
Heboh! PDI Perjuangan Bakal Pecat 27 Orang Kadernya, Sekjen Hasto Kritiyanto Bongkar Alasan Pemecatan

Menanggapi hal tersebut, Hasto menjelaskan bahwa Jokowi dan keluarganya sudah tidak lagi sejalan dengan cita-cita partai yang telah diperjuangkan sejak era Presiden Pertama RI, Soekarno, di Partai Nasional Indonesia (PNI).

"Saya tegaskan, Jokowi dan keluarga sudah tidak lagi menjadi bagian dari PDI Perjuangan karena cita-cita partai yang diperjuangkan sejak masa Bung Karno," ujar Hasto dalam pernyataannya.

Hasto juga menyebutkan bahwa Jokowi telah menjauh dari nilai-nilai partai serta cita-cita bangsa Indonesia.

Menurutnya, hal ini terjadi karena Jokowi memiliki ambisi politik yang terus berjalan bahkan setelah masa kepemimpinannya sebagai Presiden RI.

Baca Juga:
Hanya 58 Persen Pejabat Negara yang Lapor Harta Kekayaan, KPK Beri Teguran Keras

Ambisi tersebut dianggap tidak lagi mencerminkan semangat kolektif partai.

Selain Jokowi, Hasto juga menyinggung status Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution. Ia menjelaskan bahwa secara otomatis, Gibran tidak lagi menjadi kader PDIP sejak ia maju sebagai calon Wakil Presiden dalam Pilpres 2024, yang menurutnya merupakan langkah yang melangkahi konstitusi. 

"Maka pada saat itu juga, ketika konstitusi dikebiri, maka otomatis status seluruh keanggotaan yang berkaitan dengan PDIP sudah berakhir," tegas Hasto.

Langkah tegas yang diambil oleh PDIP ini menunjukkan komitmen partai dalam menjaga ideologi dan cita-cita yang diwariskan oleh Bung Karno.

Baca Juga:
Bangga! Reog Ponorogo Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO, Begini Perjalanan dan Upaya Pelestariannya

PDIP tidak segan-segan menindak siapa saja, bahkan tokoh besar sekalipun, yang dianggap menyimpang dari garis perjuangan partai.

Tindakan ini mencerminkan keberanian dan konsistensi partai dalam mempertahankan integritas ideologinya.

Dengan langkah ini, PDIP berharap dapat terus menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat soliditas internal partai. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Hanya 58 Persen Pejabat Negara yang Lapor Harta Kekayaan, KPK Beri Teguran Keras

Dari 124 pejabat wajib lapor LHKPN, hanya 58 persen yang sudah melapor, KPK minta pejabat segera penuhi kewajiban.

Bangga! Reog Ponorogo Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO, Begini Perjalanan dan Upaya Pelestariannya

Seni tradisional Reog Ponorogo diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda, kebanggaan Indonesia yang harus dijaga.

Selundupkan Ikan dan Rokok Ilegal, 8 Kapal Asing Berbendera Vietnam Ditangkap Baharkam Polri di Laut Natuna Utara

Polri mengungkap penyelundupan ilegal dengan menangkap kapal Vietnam di Laut Natuna, mengamankan ikan dan rokok.

Soroti Beberapa Kementerian yang Mengusulkan Tambahan Anggaran, Said Didu: Semua Menteri Hanya Minta Uang

Menanggapi beberapa menteri yang baru-baru ini minta tambahan anggaran kerja, pegiat media sosial, Said Didu berikan komentarnya

Tidak Setuju Usulan Polri di Bawah Kemendagri, Mendagri RI Tito Karnavian Mengaku Keberatan dan Bilang Begini

Mendagri RI, Tito Karnavian tidak setuju dengan adanya usulan Polri di bawah Kemendagri, begini komentar dari Tito terkait hal tersebut

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;