Muannas Alaidid Minta Polisi Tangkap Pegiat Medsos Said Didu, Sebut Selalu Lakukan Fitnah di Mana-mana

Tangkap layar video yang menampilkan Muannas Alaidid, yang baru-baru ini menyoroti Said Didu
Tangkap layar video yang menampilkan Muannas Alaidid, yang baru-baru ini menyoroti Said Didu Source: (Foto/Instagram/@muannas_alaidid)

Nasional, gemasulawesi - Pengacara Muannas Alaidid kembali menarik perhatian publik setelah menyerukan agar pegiat media sosial Said Didu segera ditangkap oleh pihak kepolisian.

Pernyataan tersebut ia ungkapkan melalui cuitan di akun X resminya, @muannas_alaidid, pada Minggu, 5 Januari 2025.

Dalam unggahannya, Muannas menyertakan sebuah video dari seorang konten kreator yang mengkritik Said Didu atas dugaan penyebaran fitnah melalui media sosial.

Muannas tidak hanya setuju dengan pernyataan dalam video tersebut, tetapi juga memperkuatnya dengan seruan langsung kepada polisi.

Baca Juga:
Umar Hasibuan Soroti Chuck Putranto yang Dapat Jabatan Baru di Polda Meski Terlibat Kasus Ferdy Sambo: Ko Bisa

"Udah tangkap aja daripada diluar bikin dosa melulu aki-aki ini, fitnah sana-sini," tulis Muannas dalam cuitannya.

Ia bahkan menandai akun Divisi Humas Polri untuk mendukung tindak lanjut dari pernyataannya tersebut.

Menurut Muannas, tindakan Said Didu yang diduga menyebarkan fitnah tidak bisa terus dibiarkan karena dapat memicu keresahan di masyarakat.

Seruan Muannas tersebut menuai berbagai tanggapan dari warganet.

Baca Juga:
Siti Fadilah Supari Minta Presiden Prabowo Tolak Pandemic Agreement, Sebut Berbahaya Bagi Kedaulatan Negara

Sebagian mendukung langkah tegasnya, seperti balasan dari akun @awa*** yang menulis, "Lawan trus broo itu org memang kagak benar."

Namun, tidak sedikit pula yang justru membela Said Didu, seperti komentar dari akun @sul*** yang menyatakan, "Benci amat sih lo sama rakyat yg lg bela hak2nya.."

Perbedaan pendapat ini menggambarkan adanya polarisasi di masyarakat terkait sikap dan pernyataan Said Didu yang sering kali kontroversial.

Sebelumnya, Muannas juga diketahui beberapa kali mengkritik Said Didu secara terbuka. Pada 1 Januari 2025, ia menyinggung Said Didu dalam cuitannya yang mengajak masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial.

Baca Juga:
Rilis Daftar Alasan Jokowi Pantas Disebut Sebagai Koruptor, Politikus PSI Sebut YLBHI Sebar Omon-omon

"Selamat tahun baru 2025, selalu bijak menggunakan media sosial & dijauhkan dari konten fitnah & hoaks semua cuitan sait duid yg terkutuk," tulis Muannas, dengan nada yang tidak kalah tegas. 

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa kritik Muannas terhadap Said Didu bukanlah hal baru dan telah berlangsung cukup lama.

Isu ini sekali lagi menjadi sorotan di media sosial, memunculkan pertanyaan tentang kebebasan berekspresi dan tanggung jawab dalam penggunaan platform digital.

Di satu sisi, warganet menilai kebebasan berbicara tetap harus dihormati, tetapi di sisi lain, tidak sedikit pula yang mendesak agar ujaran yang dinilai sebagai fitnah atau hoaks segera ditindak untuk menjaga ketertiban.

Baik Said Didu maupun Muannas, keduanya sama-sama menjadi figur yang menciptakan diskusi hangat di ruang publik, menggambarkan bagaimana media sosial kini menjadi arena utama untuk menyuarakan pendapat sekaligus ajang perdebatan. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Umar Hasibuan Soroti Chuck Putranto yang Dapat Jabatan Baru di Polda Meski Terlibat Kasus Ferdy Sambo: Ko Bisa

Pegiat medsos, Umar Hasibuan mengomentari kabar eks anak buah Ferdy Sambo, Chuck Putranto yang baru-baru ini dapat jabatan baru di Polda

Siti Fadilah Supari Minta Presiden Prabowo Tolak Pandemic Agreement, Sebut Berbahaya Bagi Kedaulatan Negara

Eks Menteri Kesehatan Indonesia, Siti Fadilah Supari meminta Presiden Prabowo Subianto untuk menolak pandemic agreement, begini alasannya

Rilis Daftar Alasan Jokowi Pantas Disebut Sebagai Koruptor, Politikus PSI Sebut YLBHI Sebar Omon-omon

Salah satu politikus Partai Solidaritas Indonesia menganggap YLBHI melakukan omon-omon saat beberkan alasan Jokowi layak disebut koruptor

Soroti KPK yang Tunggu Laporan Terkait Dugaan Korupsi Jokowi, Said Didu: Cari Bukti Informasi, Bukan Meminta

Said Didu menyoroti KPK yang menyebut pihaknya menunggu laporan dari masyarakat terkait dugaan korupsi yang dilakukan oleh Jokowi

Gugur Saat Selamatkan Wisatawan Tenggelam, Bripka Aditya Munartono Terima Kenaikan Pangkat Anumerta dari Kapolri

Bripka Aditya meninggal saat menyelamatkan wisatawan tenggelam. Kapolri berikan kenaikan pangkat anumerta sebagai penghormatan.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;