Sekjen Gerindra Soal Hal yang Akan Dibahas Presiden Prabowo Jika Bertemu Megawati: Buat Rakyat dan Bangsa

Potret Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani yang baru-baru ini beri penjelasan soal pertemuan Prabowo dan Megawati
Potret Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani yang baru-baru ini beri penjelasan soal pertemuan Prabowo dan Megawati Source: (Foto/Instagram/@ahmadmuzani2)

Nasional, gemasulawesi - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani, memberikan penjelasan terkait rencana pertemuan antara Presiden RI, Prabowo Subianto, dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Pernyataan tersebut disampaikan Muzani menyusul kabar yang sebelumnya diungkapkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Said Abdullah, tentang rencana Megawati untuk mengundang Prabowo dalam Kongres PDI Perjuangan yang kemungkinan akan digelar pada April 2025.

Menurut Said Abdullah, dalam kongres tersebut, Megawati dan Prabowo direncanakan akan bertemu secara langsung.

Pertemuan ini menjadi perhatian banyak pihak, terutama mengingat hubungan kedua tokoh yang memiliki sejarah panjang dalam dunia politik Indonesia.

Baca Juga:
Andi Arief Puji Pemerintahan Presiden Prabowo Jelang 100 Hari Pimpin Indonesia: Setidaknya Tidak Memberangus Demokrasi

Said menegaskan bahwa hubungan antara Megawati dan Prabowo masih terjalin baik, sebagaimana disampaikan Megawati dalam pidatonya pada perayaan Hari Ulang Tahun ke-52 PDI Perjuangan pada 10 Januari 2025.

Terkait rencana pertemuan tersebut, Ahmad Muzani menegaskan bahwa tujuannya adalah untuk kepentingan masyarakat luas, bukan hanya untuk kepentingan politik tertentu.

Ia menjelaskan bahwa Partai Gerindra melihat komunikasi antara kedua pihak sebagai langkah positif yang mengedepankan manfaat bagi bangsa dan negara.

"Keuntungannya buat rakyat dan bangsa, bukan buat Gerindra," ungkap Muzani saat memberikan keterangan di Jakarta pada Sabtu, 25 Januari 2025.

Baca Juga:
Soroti Kemendiktisaintek yang Mengaku Siap Jalankan Wacana Kampus Kelola Tambang, Yustinus Prastowo: Asem Tenan!

Sejauh ini, rencana pertemuan antara Prabowo dan Megawati memang belum terealisasi.

Namun, Muzani memastikan bahwa komunikasi antara Partai Gerindra dan PDI Perjuangan tetap berjalan dengan baik, baik melalui agenda-agenda formal di DPR maupun dalam komunikasi langsung. 

Hal ini, menurutnya, menunjukkan bahwa hubungan politik yang sehat dan terbuka dapat terus terjalin antara kedua partai besar tersebut.

Rencana pertemuan antara Presiden RI, Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri kini menjadi sorotan publik.

Baca Juga:
Mahfud MD Heran Pemagaran Laut Tangerang Belum Ditindak Sebagai Kasus Pidana: Padahal Jelas Merampas Ruang Publik

Pertemuan kedua tokoh nasional tersebut digadang-gadang akan jadi sebuah agenda besar di Indonesia

Banyak yang berharap pertemuan ini dapat menghasilkan diskusi yang bermanfaat dan membawa dampak positif bagi masyarakat.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, publik tentu menaruh harapan pada upaya kolaborasi antar pemimpin untuk terus menjaga stabilitas politik dan memajukan kesejahteraan rakyat. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Andi Arief Puji Pemerintahan Presiden Prabowo Jelang 100 Hari Pimpin Indonesia: Setidaknya Tidak Memberangus Demokrasi

Andi Arief memberikan pujian terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto jelang 100 hari bekerja memimpin Indonesia

Soroti Kemendiktisaintek yang Mengaku Siap Jalankan Wacana Kampus Kelola Tambang, Yustinus Prastowo: Asem Tenan!

Yustinus Prastowo memberikan tanggapannya terkait pihak Kemendiktisaintek yang setuju dengan wacana kampus mengelola tambang

Mahfud MD Heran Pemagaran Laut Tangerang Belum Ditindak Sebagai Kasus Pidana: Padahal Jelas Merampas Ruang Publik

Mahfud MD merasa heran karena kasus pemagaran laut di Tangerang belum ditindak sebagai kasus pidana, hanya ditindak secara administrasi

Usai Viral, WNA China yang Selipkan Uang di Paspor Agar Lolos Pemeriksaan Imigrasi Bandara Soetta Malah Minta Maaf, Kenapa?

Video viral WNA menyelipkan uang di paspor di Bandara Soetta. Klarifikasi Ditjen Imigrasi dan fakta CCTV dijelaskan.

Aksi Oknum Polisi Iseng Mainkan Sirine di Tengah Kemacetan Viral, Ini Langkah Tegas Polda Jambi

Iseng mainkan sirine di tengah kemacetan, aksi oknum polisi ini menjadi viral di media sosial. Begini nasibnya sekarang.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;