PT Angka Pura II Patok Tarif Antigen di Bandara Udara Soekarno-Hatta Rp85 Ribu

<p>Foto: PT Angka Pura II Patok Tarif Antigen di Bandara Udara Soekarno-Hatta Rp85 Ribu.</p>
Foto: PT Angka Pura II Patok Tarif Antigen di Bandara Udara Soekarno-Hatta Rp85 Ribu.

Gemasulawesi- BUMN pengelola bandar udara, PT Angkasa Pura II menurunkan tarif antigen di Bandar Udara Soekarno-Hatta dan bandar udara lainnya dengan harga Rp85.000 per 2 September 2021.

Tarif antigen di bandara itu lebih murah Rp14.000 dibanding sebelumnya Rp99.000.

Vice President of Corporate Communication AP II Yado Yarismano berujar, penyesuaian harga itu merupakan hasil kerja sama dengan Farmalab selaku pengelola Airport Health Center di bandara naungan PT AP II.

Baca juga: Hari Ini, Kota Poso Catat Kualitas Udara Tersehat Sulawesi Tengah

Adapun penyesuaian tersebut juga dilakukan berdasarkan aturan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan.

Pemerintah mematok tarif tertinggi untuk rapid test antigen yang diumumkan 1 September 2021 adalah Rp 99.000 di Jawad dan Bali serta Rp109.000 di luar Jawa-Bali.

Angkasa Pura menurunkan tarif antigen itu agar calon penumpang pesawat dapat terus memenuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid19.

Selain menurunkan tarif di Bandar Udara Soekarno-Hatta, pihaknya juga menurunkan harga tes antigen di Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, per 2 September 2021. Tarif antigen di Bandar Udara Husein Sastranegara dipatok Rp85.000.

Baca juga: Ringkus Bandar Narkoba di Tatanga, 52 Gram Sabu Diamankan

Mulai 4 September 2021, PT Angkasa Pura II juga akan menurunkan tarif antigen menjadi Rp85.000 di bandar udara berikut ini:

  1. Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara
  2. Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat
  3. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan
  4. Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, Aceh
  5. Bandara Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau
  6. Bandara Sulta Thaha, Jambi, Jambi
  7. Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung
  8. Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara
  9. Bandara Banyuwangi, Banyuwangi, Jawa Timur
  10. Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah
  11. Bandara Radin Inten II, Lampung
  12. Bandara HAS Hanandjoeddin, Tanjung Pandan, Belitung, Kepulauan Bangka Belitung
  13. Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, Bengkulu
  14. Bandara Jenderal Besar Soedirman, Purbalingga, Jawa Tengah

Yado berujar, pihaknya akan mengumumkan terkait penurunan tarif tes antigen di Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru, Riau; Bandar Udara Minangkabau,  Padang, Sumatera Barat; dan Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. (****)

Baca juga: 19 Narapidana Bandar Narkoba Dipindah ke Nusakambangan

...

Artikel Terkait

wave

Anggota DPR Effendi Simbolon: Jenderal Andika Perkasa Bakal Jadi Panglima TNI

Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon menyebut, Kepala staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Andika Perkasa akan menjadi Panglima TNI.

Mahkamah Agung: Persidangan Pidana Secara Online Masih Efektif

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Mahkamah Agung RI (Karo Hukum dan Humas MA RI) Sobandi menilai, persidangan pidana secara online.

Mahkamah Agung: Media dan LSM Pilar Kekuasaan ke-4

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Mahkamah Agung RI, Sobandi menegaskan, media dan LSM adalah pilar kekuasaan keempat.

Dirjen Dukcapil: Sanksi Pidana Jika Salah Gunakan Data Kependudukan

Dirjen Dukcapil, Zudan Arif menekankan pentingnya kerahasiaan data kependudukan pribadi setiap warga negara. Karena ada sanksi pidana menanti.

Kemiskinan Ekstrem Jadi Tantangan Berat Pembangunan Manusia Indonesia

Kemiskinan ekstrem pun dinilai masih jadi tantangan berat dalam pembangunan manusia Indonesia, masih mencapai 10,86 juta jiwa.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;