Said Didu Sebutkan Daftar Tindakan Erick Thohir yang Merusak BUMN, Salah Satunya Menempatkan Orang Seenaknya

Tangkap layar video yang menampilkan Menteri BUMN, Erick Thohir sedang memberikan penjelasan
Tangkap layar video yang menampilkan Menteri BUMN, Erick Thohir sedang memberikan penjelasan Source: (Foto/Instagram/@erickthohir)

Nasional, gemasulawesi - Pegiat media sosial, Said Didu, baru-baru ini menyoroti Menteri BUMN, Erick Thohir, menyusul kasus korupsi di Pertamina yang tengah menjadi sorotan publik.

Melalui cuitan di akun X resminya, @msaid_didu, pada Minggu, 2 Februari 2025, Said Didu mengkritik beberapa kebijakan Erick Thohir yang dinilainya merusak Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menurut Said Didu, Erick Thohir telah melakukan sejumlah tindakan yang dinilai tidak tepat dalam mengelola BUMN.

Ia menyebut beberapa poin utama, termasuk dugaan penggunaan BUMN untuk kepentingan pribadi, penempatan orang-orang di jabatan strategis tanpa pertimbangan yang jelas, konflik kepentingan yang melibatkan bisnis saudara Erick di BUMN, serta pemanfaatan perusahaan negara untuk kepentingan politik.

Baca Juga:
MA Tolak Permohonan Kasasi, Eks Mentan RI Syahrul Yasin Limpo Tetap Dihukum Kurungan Penjara 12 Tahun

"Pak @erickthohir yth, Bapak sudah terlalu banyak MERUSAK BUMN, seperti 1) menggunakan BUMN untuk kepentingan pribadi 2) menempatkan orang seenaknya 3) konflik kepentingan bisnis saudara di BUMN 4) gunakan BUMN utk kepentingan politik," tulis Said Didu dalam cuitannya.

Pernyataan tersebut menuai beragam reaksi dari publik.

Sejumlah warganet menanggapi cuitan Said Didu, dengan beberapa di antaranya turut mempertanyakan kinerja Erick Thohir sebagai Menteri BUMN. 

Mereka menilai bahwa Erick seharusnya bertanggung jawab atas permasalahan yang terjadi di BUMN, khususnya terkait kasus korupsi di Pertamina.

Baca Juga:
Andi Arief Soal Ahok yang Sebut Bakal Bongkar Rekaman Rapat Pertamina Terkait Kasus Korupsi: Apanya yang Mau Dibongkar

"Sudah seharusnya pak ET yg dievaluasi dan diminta pertanggung jawabannya..," tulis balasan dari akun @d_d***, yang mengartikan publik ingin melihat Erick Thohir dievaluasi kerjanya sebagai Menteri BUMN.

Sebelumnya, kasus korupsi yang terjadi di Pertamina melibatkan pihak swasta serta pejabat internal perusahaan.

Dugaan tindak pidana korupsi ini berkaitan dengan pengelolaan minyak mentah, yang diduga menimbulkan kerugian negara dalam jumlah besar.

Nama Erick Thohir pun terseret dalam kasus ini, mengingat posisinya sebagai pimpinan Kementerian BUMN yang menaungi Pertamina.

Baca Juga:
Denny Siregar Menilai PDIP Perlu Menempatkan Kader yang Galak di Parlemen agar Dapat Dukungan Rakyat Kembali

Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat peran strategis Pertamina dalam sektor energi nasional. 

Banyak pihak berharap agar kasus ini dapat ditangani dengan transparan dan akuntabel, serta adanya evaluasi terhadap tata kelola perusahaan negara agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

MA Tolak Permohonan Kasasi, Eks Mentan RI Syahrul Yasin Limpo Tetap Dihukum Kurungan Penjara 12 Tahun

Eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo tetap akan dipenjara selama 12 tahun usai kasasi ditolak oleh Mahkamah Agung

Andi Arief Soal Ahok yang Sebut Bakal Bongkar Rekaman Rapat Pertamina Terkait Kasus Korupsi: Apanya yang Mau Dibongkar

Politikus Partai Demokrat, Andi Arief mengomentar pernyataan Ahok terkait kasus korupsi minyak yang terjadi di Pertamina

Denny Siregar Menilai PDIP Perlu Menempatkan Kader yang Galak di Parlemen agar Dapat Dukungan Rakyat Kembali

Pegiat medsos, Denny Siregar menilai bahwa PDI Perjuangan perlu berani bersikap sebagai oposisi kepada pemerintah agar dapat dukungan

Soal Penolakan Program Makan Bergizi Gratis di Papua, Kepala BGN Dadan Hindiana: Yang Menolak Kami Maklumi

Kepala BGN, Dadan Hindiana mengomentari adanya penolakan program Makan Bergizi Gratis atau MBG di kawasan Papua baru-baru ini

Politikus PDIP Tantang Erick Thohir Bantah Pernyataan Ahok soal Mafia di Pertamina yang Sebabkan Kasus Korupsi

Politikus PDI Perjuangan, Guntur Romli menantang Menteri BUMN Erick Thohir untuk membantah pernyataan Ahok soal korupsi di Pertamina

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;