Uang Rp200 Juta Hilang di Kantor Wali Kota Jakut, Rekaman CCTV Ungkap Sosok Pelaku

Ilustrasi - Pencurian barang di dalam mobil.
Ilustrasi - Pencurian barang di dalam mobil. Source: (Foto/ANTARA)

Nasional, gemasulawesi - Unit Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara tengah menyelidiki dugaan pencurian uang sebesar Rp200 juta milik seorang perempuan berinisial W, yang terjadi saat ia berada di lingkungan kantor Wali Kota Jakarta Utara.

“Kami telah menerima laporan dari seorang perempuan yang mengaku kehilangan uang sebesar Rp200 juta di area kantor Wali Kota,” ujar Kompol Onkoseno GS, Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan keterangan para saksi, uang tersebut hilang di sekitar kompleks kantor tersebut. Namun, apakah kejadian berlangsung di area parkir, dalam ruangan, atau lokasi lain, masih dalam tahap penyelidikan.

“Korban menyebutkan bahwa uangnya dibawa kabur oleh seseorang yang diketahui sebagai sopir. Meski begitu, kami masih mendalami kasus ini dan terus mengumpulkan barang bukti,” jelasnya.

Baca Juga:
Peluncuran KDMP: Mendorong Kemandirian Desa Melalui Layanan Ekonomi dan Kesehatan Terpadu

Ia menyampaikan bahwa saat ini pihak kepolisian sudah memeriksa sejumlah saksi dan masih mencari bukti tambahan seperti rekaman CCTV serta barang bukti lainnya.

“Kami akan terus mendalami kasus ini hingga pelaku berhasil diungkap. Mohon doanya,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara, Chirstian Tamora, mengungkapkan bahwa uang senilai Rp200 juta milik perempuan berinisial W hilang ketika yang bersangkutan datang ke Kantor Wali Kota Jakarta Utara.

Menurut Chirstian, peristiwa itu bermula saat W, yang diketahui sebagai pihak rekanan atau vendor, sedang berkunjung ke kantornya.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Hancurkan Tanah Milik Warga Palestina di Kota Beit Ula di Sebelah Barat Hebron

Ia pun mengaku tidak mengetahui bahwa W membawa uang tunai dalam jumlah sebesar itu saat datang.

“Saya tidak tahu kalau uang itu milik pribadinya dan rencananya akan dipakai untuk belanja atau keperluan lain. Itu bukan urusan kami. Dia hanya menghubungi saya karena kejadiannya berlangsung di area kantor Wali Kota,” ujar Chirstian.

Ia menjelaskan bahwa W datang bersama timnya sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan mobil pribadi yang dikemudikan oleh sopir.

Sesampainya di kantor Wali Kota Jakarta Utara, W dan rombongan sempat bertemu dengan salah satu pejabat untuk membicarakan rencana kerja sama.

Baca Juga:
Mengenal Lebih Dalam TECNO POVA 7 Ultra 5G: Ponsel Stylish dengan Performa Luar Biasa untuk Gaming dan Streaming

Diskusi mereka berlangsung singkat, sekitar setengah jam lamanya.

Setelah pertemuan usai, W menghubungi sopirnya agar menjemput ke lobi kantor. Namun, setelah ditunggu beberapa saat, mobil maupun sopir tidak juga muncul.

Akhirnya, W bersama tim memutuskan untuk langsung menuju area parkir.

Saat tiba di lokasi, W kaget mendapati bahwa uang tunai sebesar Rp200 juta beserta barang-barang berharganya sudah raib dari dalam mobil.

Baca Juga:
Politisi Partai Demokrat Pertanyakan Vonis Kasus Tom Lembong: Mengapa yang Memberi Perintah Tidak Dihukum?

“Mobil mereka ditemukan dalam kondisi tidak terkunci, bahkan kuncinya masih tertinggal di dalam. Saat itu juga korban langsung menghubungi saya, lalu saya dampingi ke bagian umum untuk melihat rekaman CCTV,” ujarnya.

Dari hasil rekaman kamera pengawas tersebut, lanjutnya, terungkap bahwa sosok yang diduga mengambil uang adalah sopir pribadi korban sendiri.

“Itu sopir pribadinya, sudah lama bekerja dengannya. Selama ini, istrinya dan anak-anaknya pun dibiayai penuh oleh korban,” katanya lagi.

Setelah mengetahui hal itu, korban W bersama timnya segera menuju Polres Metro Jakarta Utara untuk melaporkan kejadian tersebut secara resmi. (*/ANTARA)

...

Artikel Terkait

wave

Prabowo Targetkan 20 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis Jelang HUT ke-80 RI

Presiden Prabowo optimistis program makan bergizi gratis capai 20 juta penerima sebelum 17 Agustus 2025, bahkan bisa lebih cepat.

DPR Sahkan 10 RUU Pembentukan Kabupaten/Kota di Gorontalo, Sultra, dan Sulut

DPR RI menyetujui sepuluh RUU baru sebagai dasar hukum pembentukan wilayah kabupaten/kota di Gorontalo, Sultra, dan Sulut.

IHSG Cetak Rekor Tertinggi, Didukung Sentimen Positif Global dan Arus Modal Asing

IHSG mencetak rekor baru didorong aliran modal asing, sentimen dagang global positif, dan penguatan sejumlah indeks saham dunia.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Warga Diminta Waspada Bahaya Awan Panas dan Lahar

Gunung Semeru kembali erupsi, warga dilarang mendekat. PVMBG keluarkan imbauan demi keselamatan dari bahaya lanjutan.

Vonis Dinilai Tak Sesuai, Kejagung Tempuh Banding terhadap Tom Lembong

Kejagung ajukan banding atas vonis Tom Lembong terkait korupsi impor gula dengan dugaan kerugian negara Rp578,1 miliar.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;