Pemerintah Bakal Terus Awasi Penyaluran BBM Bersubsidi

waktu baca 1 menit
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif Foto/Istimewa

Berita nasional, gemasulawesi – Arifin Tasrif Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, menyatakan bahwa pemerintah bakal terus awasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar tepat sasaran.

Arifin mengatakan PT Pertamina (Persero) menyiapkan sistem pengawasan penyaluran BBM bersubsidi dengan teknologi digital.

“Tentunya pemantauan akan dilakukan di lapangan dan Pertamina sedang menyiapkan sistem pengawasan dengan teknologi digital,” ucap Arifin saat konferensi pers, Sabtu 3 September 2022.

Arifin mengatakan pemantauan harus terus dilakukan karena saat ini masih banyak masyarakat yang masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi meski dinilai mampu.

Ia mengatakan, pihaknya berharap dengan metode ini, mekanisme ini dapat lebih meningkatkan akurasi penggunaan BBM bersubsidi bagi yang membutuhkan.

Pemerintah baru saja mengumumkan kenaikan harga untuk tiga jenis bahan bakar, yaitu pertalit, solar, dan pertamax.

Baca: Warga Makassar Digegerkan Penemuan Bayi Terbungkus Sarung

Pertalite naik dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, solar bersubsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter dan Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per Liter.

Kenaikan harga ini akan berlaku pada Sabtu siang pukul 14:30 WIB, atau satu jam setelah pengumuman pemerintah. (*/Ikh)

Baca: Pergi Mencari Ikan, Nelayan di Luwu Utara Ditemukan Tewas

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.