Pertama di Indonesia, Unhas Luncurkan Mata Kuliah Kesejahteraan Hewan

waktu baca 3 menit
Ket Foto: Laman depan web Animal Welfare. (Foto/SS Laman web animal welfare)

Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Fakultas Universitas Hasanuddin () Makassar, Sulawesi Selatan luncurkan mata kuliah kesejahteraan .

Diketahui mata kuliah kesejahteraan tersebut yang pertama di Indonesia. Dalam peluncuran matakuliah kesejahtraan (Shelter Medicine and Animal Welfare International Lecture) itu Universitas Hasanuddin berkolaborasi dengan Jakarta Animal Aid Network () sebagai Sekolah .

“Tujuan acara ini guna memberikan tempat untuk penggiat isu kesejahteraan agar mendapatkan koneksi juga jaringan profesional kesejahteraan multi bidang,” terang Co-Founder Jakarta Animal Aid Network () sekaligus Board Yayasan Kesejahteraan ( Domestic), Karin Franken mengutip dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat 16 Desember 2022.

Baca: Menggiurkan! Hadiah Juara Piala Dunia 2022 Bikin Bergelimang Harta

Karin menyebutkan, dalam kegiatan konferensi tersebut, Kepala Program Studi Universitas Hasanuddin, Dwi Kesuma Sari hadir untuk menandatangani MoU bersama , Vets4Welfare juga FOUR PAWS International.

Disisi lain, kegiatan itu sekaligus merupakan kesempatan guna peluncuran akses digital platform kesejahteraan Animal Welfare.

Dia mengharapkan agenda itu mampu meningkatkan empati, hormat juga tanggung jawab para pemilik kesayangan dengan lebih memperhatikan kesejahteraan peliharaan.

Baca: BPN dan Pemkot Palu Gelar Rakor Penuntasan Konsolidasi Lahan Huntap Petobo

Konferensi bertema “Animal Welfare Indonesia 1st National Conference” ini diselenggarakan secara hybrid (daring atau luring) juga dihadiri sebanyak 136 peserta juga 250 orang peserta daring.

“Total panelis pembicara yaitu sebanyak 25 orang, yang lebih luar biasa istimewa juga sangat kompeten di bidangnya,” lanjutnya.

Acara dibuka langsung Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati juga dihadiri Kepala Dinas Kota Semarang Hernowo.

Baca: Hanya Divonis 4 Tahun Penjara, Aset Milik Doni Salmanan juga Dikembalikan

“Saya berharap kegiatan itu dapat terus dilaksanakan serta mempertahankan Jakarta bebas rabies dengan memberikan jadwal vaksin pada peliharaan,” kata wanita yang akrab disapa Eli.

Pembicara nasional yang hadir yaitu Drh Wiwiek Bagja, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Jakarta Selatan Hasudungan A. Sidabalok, Wendi Prameswari dari International Animal Rescue, Loes Schure dari vets4Welfare Foundation juga Corlevin Kalalo dari Bali Animal Welfare Association Program.

Acara itu didukung penuh FOUR PAWS Internasional selain itu bekerjasama sebagai kolaborator, diantaranya Kementerian , Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Program Studi Fakultas Universitas Hasanuddin, Kelautan dan Provinsi DKI Jakarta juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan.

Baca: Lima ASN Pemkot Palu Kena Sanksi, Tiga Dipecat

Semntara Pembicara internasional dalam konferensi ini menampilkan Asisten Professor Dr Vivian Goerlich dari Utrecht University serta Dr Cornelie Westermann, Associate Professor Equine Internal Medicine dari Utrecht University. (*/NRU)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.