Kecewa Sang Anak Mendadak Didiskualifikasi dalam PPDB 2024 Padahal Sudah Dipungut Uang, Puluhan Orang Tua Geruduk SMPN 3 Citeureup

Puluhan orang tua siswa protes anaknya dinyatakan diterima melalui on line namun tertolak di SMPN 3 Citeureup dalam PPDB 2024.
Puluhan orang tua siswa protes anaknya dinyatakan diterima melalui on line namun tertolak di SMPN 3 Citeureup dalam PPDB 2024. Source: Foto/Tangkap layar X @RadioElshinta

 

Bogor, gemasulawesi - Puluhan warga Desa Tarikolot di Citeureup mengecam keputusan SMP Negeri 3 Citeureup Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dimana keputusan SMP Negeri 3 Citeureup ini memicu aksi protes massal setelah sejumlah siswa mereka didiskualifikasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2024-2025. 

Video viral berdurasi 1 menit 45 detik menampilkan salah seorang warga, yang tidak disebutkan namanya, dengan tegas menuntut penjelasan dari pihak sekolah SMP Negeri 3 Citeureup terkait alasan diskualifikasi tersebut.

Dalam video tersebut, warga menyuarakan kekecewaan atas nasib pendidikan anak-anak mereka yang menjadi korban kebijakan PPDB yang dianggap tidak transparan. 

Baca Juga:
Ikut Berduka atas Meninggalnya Pembalap Anggara Grineta dalam Ajang BOSC Road Race 2024, IMI Banyuwangi Berikan Tali Asih pada Keluarga

"Anak-anak ini, bagaimana nasib pendidikannya? Pemerintah menyarankan untuk mendaftar melalui aplikasi PPDB. Saudara-saudara saya, termasuk adik kandung saya, sudah diterima di SMPN 3 Citeureup, namun tiba-tiba didiskualifikasi oleh pihak sekolah," tegasnya.

Aksi protes ini juga mencuatkan dugaan tentang praktik pungutan liar di SMPN 3 Citeureup. 

Seorang warga yang tidak disebutkan namanya mengungkapkan kecurigaan terhadap motif di balik diskualifikasi tersebut. 

"Mengapa ada yang didiskualifikasi oleh pihak sekolah? Apakah uang yang kami berikan kurang besar kepada sekolah? Kami sudah memberikan sejumlah uang kepada pak Dani dan kami mengharapkan penjelasannya," ujarnya dengan nada menuntut.

Baca Juga:
Wacana Impor Dokter Asing untuk Atasi Kelangkaan Tenaga Kesehatan di Indonesia Tuai Polemik, DPR RI Desak Kemenkes Lakukan Ini Dulu

Kontroversi ini menyoroti ketidakadilan dalam sistem PPDB yang seharusnya menjadi proses terbuka dan transparan bagi semua pihak yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah negeri. 

Warga Desa Tarikolot menegaskan pentingnya integritas dalam setiap tahap seleksi PPDB untuk menghindari keraguan dan ketidakpuasan di kalangan masyarakat.

Dinas Pendidikan setempat juga diharapkan untuk terlibat aktif dalam memastikan bahwa proses evaluasi PPDB berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan prinsip transparansi yang diharapkan oleh masyarakat. 

Kasus ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperbaiki sistem PPDB di masa depan, sehingga semua calon siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan yang berkualitas di Indonesia.

Baca Juga:
Menggunakan Kapal Polisi C2 XIX-2010, Polres Donggala Dilaporkan Membuka Perpustakaan Apung

Video protes puluhan warga itu pun dengan cepat beredar luas di media sosial dan menimbulkan beragam komentar warganet.

"Sekolah sekarang kok ribet banget ya, kasian anak-anak dan orang tuanya," komentar akun @fit***.

Sebagian lainnya menyinggung soal kebijakan dulu yang dinilai lebih baik daripada sekarang.

"Padahal dulu sudah tenang dengan sistem jalur prestasi dan danem (nilai ijazah), sekarang zonasi? Sekolah yang diisi oleh murid-murid pintar menjadi bercampur aduk sekarang, sehingga tidak ada semangat untuk belajar sebanyak dulu," komentar akun @okt***. (*/Shofia)

 

...

Artikel Terkait

wave
Kedua Orangtuanya Tunanetra, Anak di Semarang Ini Ditolak PPDB SMA Negeri Jalur Afirmasi hingga Terancam Tak Bisa Sekolah, Begini Ceritanya

Sedih, anak pasutri tunanetra di Semarang ini tak lolos PPDB SMA melalui jalur afirmasi. Begini kisahnya yang kini viral.

PPDB Tahun Ajaran Baru, Sekda Sulawesi Tenggara Sebut Penyelenggaraan Harus Tetap Berorientasi pada Pelayanan yang Adaptif

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara berpesan pelaksanaan PPDB tahun ajaran baru harus tetap memiliki orientasi pelayanan adaptif.

Syarat Zonasi PPDB Sebabkan Tingginya Mobilitas Penduduk

Pemerintah mencatat semester pertama 2021, mobilitas penduduk berpindah dari satu provinsi ke provinsi lain meningkat, melonjak Juni ini.

Banggai Terapkan PPDB Sistem Zonasi

Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, mulai terapkan Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB sistem zonasi dan prestasi.

Disdikbud Minta Mekanisme PPDB Hindari Tatap Muka

Disdikbud Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, melayangkan surat agar seluruh sekolah menyusun mekanisme PPDB hindari tatap muka.

Berita Terkini

wave

Hanya Karena Talang Jumbo Besi Tidak Dihadirkan, Kejari Parigi Moutong Tolak Pelimpahan Tahap II Kasus PETI Karya Mandiri

Penegakan hukum terhadap Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Karya Mandiri, Parigi Moutong, menemui jalan buntu karena talang jumbo

Jadi Tontonan Keluarga di Hari Lebaran, Inilah Sinopsis Pelangi di Mars, Film Hybrid Animasi dan Live Action Pertama Indonesia

Pelangi di Mars adalah film hybrid yang menggabungkan animasi dan pemeran manusia, mengangkat isu kerusakan lingkungan

Inilah Sinopsis Film Korea Pavane yang akan Segera Hadir di Netflix, Menawarkan Kisah Cinta dan Kasih Sayang

Pavane adalah film Korea yang sebentar lagi akan tampil di Netflix, menceritakan kisah tentang cinta dan penyembuhan emosional

Inilah Sinopsis Laut Bercerita yang Akan Dibintangi Reza Rahardian, Adaptasi dari Novel Sejarah Legendaris

Laut Bercerita adalah proyek film besar yang akan dibintangi Reza Rahardian, berkisah tentang seorang aktivis di era reformasi

Alan Ritchson Akan Berperang Melawan Ancaman dari Dunia Lain dalam Film War Machine di Netflix: Inilah Sinopsisnya

Alan Ritchson tampil dalam film laga fiksi ilmiah baru, War Machine, yang akan tayang di Netflix pada bulan Maret


See All
; ;