Tuai Kecaman! Aksi Pengendara Motor Nekad Terobos Jalan Yang Baru Saja Dicor Di Cirebon Viral

Pengendara motor terobos coran basah di Cirebon dan membuatnya rusak lagi. Kontraktor harus tambal ulang kerusakan.
Pengendara motor terobos coran basah di Cirebon dan membuatnya rusak lagi. Kontraktor harus tambal ulang kerusakan. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @fakta.jakarta

Cirebon, gemasulawesi - Sebuah video yang memperlihatkan aksi sejumlah pengendara motor menerobos jalan yang baru saja dicor di Desa Cikulak, Kabupaten Cirebon, viral di media sosial. 

Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas para pengendara melewati jalan yang masih basah, menyebabkan kerusakan serius pada permukaan yang baru diperbaiki. 

Padahal jalan tersebut baru selesai dicor oleh kontraktor pada malam hari sebelumnya.

Namun pada pagi harinya, beberapa pengendara motor dengan nekat melintas, membuat cetakan roda yang merusak hasil pengecoran.

Baca Juga:
Minta Sejumlah Uang dalam Proses Perpanjangan Pajak Kendaraan, Aksi Oknum Polisi di Bekasi Diduga Lakukan Pungli Terbongkar

"Jalan yang baru dicor kembali rusak akibat diterobos pemotor saat coran masih basah," tulis akun Instagram @fakta.indo dalam unggahannya pada Sabtu, 14 September 2024.

Meski pengecoran dilakukan pada malam hari oleh kontraktor untuk meminimalisir gangguan lalu lintas dengan sistem contra flow, aksi para pemotor tersebut justru membuat permukaan jalan yang baru dicor semakin rusak.

Kejadian ini tentu merugikan, baik bagi kontraktor maupun masyarakat setempat yang harus menunggu lebih lama agar jalan bisa digunakan kembali. 

Pihak kontraktor terpaksa harus memperbaiki kerusakan dengan melakukan penambalan ulang pada bagian yang rusak. 

Baca Juga:
Aksi Pembacokan Brutal di Jakarta Timur Viral! Pria Ini Nekat Bacok Pedagang Dengan Celurit Hingga Terluka Parah, Begini Kronologinya

Penambalan tersebut memerlukan waktu tambahan untuk pengerasan, sehingga jalan tersebut tak dapat langsung digunakan oleh pengendara. 

Kerusakan ini memaksa pihak terkait untuk melakukan evaluasi ulang atas sistem pengamanan jalan yang sedang dalam proses perbaikan.

Aksi nekat ini sontak menuai beragam reaksi dari warganet. 

Banyak yang mengecam tindakan para pengendara karena dianggap tidak menghargai pekerjaan kontraktor dan berpotensi menimbulkan kerusakan infrastruktur yang baru saja diperbaiki.

Baca Juga:
Viral di Medsos! Mantan Karyawan Ungkap Eksploitasi dan Kekerasan di Perusahaan Animasi Ternama Jakarta Pusat

"Jelas-jelas jalan masih dicor, kok masih ada aja yang nekat lewat, kasihan yang kerja," tulis salah satu pengguna media sosial di kolom komentar. 

Warganet lain menyoroti bagaimana kurangnya pengamanan di lokasi proyek bisa menjadi salah satu penyebabnya. 

Di sisi lain, ada beberapa warganet yang memberikan komentar bernada humor mengenai kejadian ini. 

"Kayaknya buru-buru mau jadi yang pertama ngerasain jalan baru," seloroh salah satu pengguna dengan nada sarkastis. 

Baca Juga:
Kepala Militer Penjajah Israel Dilaporkan Berencana Mengundurkan Diri pada Bulan Desember

Meskipun begitu, mayoritas netizen menyayangkan insiden ini karena kerusakan jalan yang terjadi akan memakan waktu dan biaya tambahan untuk diperbaiki.

Dengan viralnya video tersebut, kejadian ini telah menjadi perbincangan luas di masyarakat.

Banyak pihak berharap, baik dari pengendara maupun kontraktor, dapat lebih waspada dan disiplin agar proyek perbaikan jalan dapat berjalan lancar tanpa gangguan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Aksi Pembacokan Brutal di Jakarta Timur Viral! Pria Ini Nekat Bacok Pedagang Dengan Celurit Hingga Terluka Parah, Begini Kronologinya

Aksi pembacokan brutal terjadi di Jakarta Timur, dipicu oleh teguran sederhana soal pembayaran belanja.

Viral di Medsos! Mantan Karyawan Ungkap Eksploitasi dan Kekerasan di Perusahaan Animasi Ternama Jakarta Pusat

Kasus eksploitasi karyawan di perusahaan animasi Menteng viral, polisi bentuk tim khusus usut kasusnya.

Keluhan Sopir Truk di Kalimantan Tengah Terkait Dugaan Pungli Viral, Akui Diminta Bayar Uang Parkir Rp200 Ribu Saat Mengantre Solar

Keluhan pungli di SPBU Sampit, sopir truk diminta Rp 200 ribu untuk uang parkir saat mengantri untuk mengisi solar di sebuah SPBU.

Aksi Penodongan di Depok Viral, Dua Remaja Bersenjata Tajam Ancam Pedagang Warung Madura dengan Celurit

Aksi penodongan pedagang di Depok oleh dua remaja bersenjata tajam jadi viral. Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini.

Viral! Aksi Penculikan Bocah 10 Tahun oleh Pria Berseragam Ojol di Serpong Kota Tangerang Terekam Kamera CCTV

Bocah berinisial K diculik di Serpong, Tangerang Selatan. Polisi menangkap pelaku yang bekerja sebagai pengemudi ojol.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;