Pemprov Gorontalo Semakin Serius dalam Menyelesaikan Sertifikat Aset Lahan yang Belum Memiliki Sertifikat

Ket. Foto: Pemerintah Provinsi Gorontalo Semakin Serius Menyelesaikan Sertifikat Lahan yang Belum Mempunyai Sertifikat
Ket. Foto: Pemerintah Provinsi Gorontalo Semakin Serius Menyelesaikan Sertifikat Lahan yang Belum Mempunyai Sertifikat Source: (Foto/istimewa)

Kota Gorontalo, gemasulawesi – Pemerintah Provinsi Gorontalo semakin serius dalam menyelesaikan sertifikat aset lahan yang belum mempunyai sertifikat.

Hal tersebut dibahasa dalam pertemuan khusus pada hari Jumat, tanggal 13 September 2024, dengan fokus pada percepatan proses sertifikasi yang menjadi tuntutan DPRD Provinsi Gorontalo.

Yosef Koton, yang merupakan Asisten III Bagian Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Gorontalo, menerangkan langkah ini adalah respons atas permintaan Panitia Khusus atau Pansus DPRD Provinsi Gorontalo.

Baca Juga:
Libatkan KPU, Dewan Kesenian, dan Asosiasi Pekerja Konstruksi Bumi Lasinrang, Pj Bupati Pinrang Menerima 3 Audiensi

Panitia Khusus meminta agar Pemerintah Provinsi Gorontalo segera menyelesaikan masalah aset lahan yang belum bersertifikat dengan batas waktu satu tahun.

“Oleh sebab itu, kita diberi waktu 1 tahun untuk menyelesaikan masalah aset lahan yang belum bersertifikat ini,” ujarnya.

Dia mencontohkan lahan yang berada di bawah pengelolaan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau Dinas PUPR Provinsi Gorontalo.

Baca Juga:
Skandal Iuran Tak Wajar dan Bullying Mahasiswa PPDS Universitas Diponegoro Viral, Ini Pernyataan Dekan FK yang Picu Kont

Disebutkan bahwa masih ada 1.437 lahan yang belum memiliki sertifikat.

Apabila digabungkan dengan lahan yang dikelola dinas lain, total lahan yang belum tersertifikasi mencapai lebih dari 1.500 lahan.

“Yang kita bahas hari ini meliputi lahan pemakaman, pompa air, dan PPLP atau Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar,” katanya.

Baca Juga:
Detik-Detik Enam Warga Aceh Terjebak Banjir Saat Mencari Udang di Sungai Viral, Begini Kondisi Mereka Sekarang

Dalam upaya mempercepat proses sertifikasi, dia juga mengatakan beberapa lahan telah berhasil diurus sertifikatnya.

Tetapi, dia mengakui pihaknya menggunakan jasa notaris untuk mempermudah proses pengurusan sertifikat.

Langkah ini diambil setelah belajar dari pengalaman dimana Pemerintah Provinsi Gorontalo pernah menghadapi gugatan terkait lahan yang telah bersertifikat tetapi tidak mempunyai kelengkapan administrasi yang memadai.

Baca Juga:
Geger Pemilihan Trans Queen di Gorontalo hingga Picu Pro dan Kontra, Polisi Periksa Panitia Acara

“Setelah bersertifikasi, kita digugat kembali dan kalah,” ungkapnya.

Sebab itu, dia menekankan pentingnya kelengkapan dokumen dalam proses sertifikasi.

Yosef juga berharap upaya yang tengah dilakukan ini dapat mempercepat proses pengurusan sertifikat aset milik pemerintah agar masalah kepemilikan lahan tidak lagi menimbulkan sengketa di kemudian hari.

Baca Juga:
Gerak Cepat Tanggapi Viralnya Dugaan Pungli Oknum Polisi di Samsat Bekasi, Polda Metro Jaya Ambil Langkah Tegas Ini

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas PUPR Provinsi Gorontalo, Asisten II Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto, Badan Keuangan, Inspektorat Provinsi Gorontalo, dan pihak-pihak terkait lainnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Sindikat Uang Palsu yang Diproduksi dan Diedarkan hingga Rp1,2 Miliar di Bekasi Terbongkar, 10 Pelaku Berhasil Diamankan

Bareskrim Polri tangkap 10 tersangka dalam kasus uang palsu Rp1,2 miliar di Bekasi. Mereka berperan dalam pencetakan dan distribusi.

Tuai Kecaman! Aksi Pengendara Motor Nekad Terobos Jalan Yang Baru Saja Dicor Di Cirebon Viral

Jalan baru dicor di Cirebon rusak setelah diterobos pemotor. Proyek harus diperbaiki ulang oleh kontraktor.

Minta Sejumlah Uang dalam Proses Perpanjangan Pajak Kendaraan, Aksi Oknum Polisi di Bekasi Diduga Lakukan Pungli Terbongkar

Viral pungli Samsat Bekasi, berujung oknum Aipda dipatsus. Polisi minta maaf dan tegaskan proses hukum.

Viral di Medsos! Mantan Karyawan Ungkap Eksploitasi dan Kekerasan di Perusahaan Animasi Ternama Jakarta Pusat

Kasus eksploitasi karyawan di perusahaan animasi Menteng viral, polisi bentuk tim khusus usut kasusnya.

Pada Jambore Kader Posyandu, Provinsi Gorontalo Mengirimkan 7 Orang yang Merupakan Kader Berprestasi

7 orang yang merupakan kader berprestasi dikirimkan oleh Provinsi Gorontalo pada Jambore Kader Posyandu.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;