Kecelakaan Maut di Tanjung Priok Jakarta Utara, Guru Olahraga Tewas Terlindas Bus Transjakarta, Begini Kronologinya

Insiden kecelakaan di Jalan Sunter Selatan, guru tewas terlindas bus Transjakarta, viral di media sosial.
Insiden kecelakaan di Jalan Sunter Selatan, guru tewas terlindas bus Transjakarta, viral di media sosial. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @seputar.sunter

Jakarta Utara, gemasulawesi - Kecelakaan yang merenggut nyawa seorang pengendara motor di Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi perhatian publik. 

Tragedi ini viral di media sosial setelah rekaman CCTV yang menunjukkan detik-detik mengerikan kejadian tersebar luas. 

Korban diketahui berinisial RHS, seorang guru di sekolah swasta di Kelapa Gading, yang meninggal di tempat setelah terlindas bus Transjakarta.

Insiden tersebut menjadi duka mendalam bagi keluarga dan lingkungan tempatnya bekerja.

Baca Juga:
Ikon Intifada Palestina Tahun 2000 Dilaporkan Terbunuh dalam Serangan Penjajah Israel

Kecelakaan bermula ketika RHS sedang menuju sekolah untuk menjalankan aktivitas sehari-harinya, tepatnya pada Kamis, 3 Oktober 2024.

Berdasarkan informasi yang beredar, korban mengendarai sepeda motor matic berwarna hitam. 

Saat itu, ia melintas di Jalan Danau Sunter Selatan dengan tujuan ke arah Kelapa Gading. 

Di tengah perjalanan, motor yang dikendarainya tergelincir tepatnya di depan SPBU.

Baca Juga:
Tetap Akan Berjuang Mencari Keadilan, Amrullah Akan Tempuh Jalur PTTUN

Hal tersebut membuat korban kehilangan kendali, jatuh ke aspal, dan terpental ke jalur bus Transjakarta yang sedang melaju di sampingnya.

Setelah terjatuh, korban langsung masuk ke kolong bus Transjakarta dan terlindas oleh roda bagian belakang sebelah kiri. 

Akibat insiden tersebut, korban mengalami cedera berat, terutama di bagian kepala. 

Salah satu saksi mata, Ahmad (41), yang berada di lokasi kejadian menyebut bahwa jalanan yang licin menjadi penyebab tergelincirnya motor korban. 

Baca Juga:
Bawaslu Parigi Moutong Tolak Seluruh Permohonan Balon Bupati Amrullah Dalam Sidang Sengketa

"Banyak kerikil di jalan, motor korban tergelincir dan dia masuk ke kolong bus," kata Ahmad.

Ahmad juga menambahkan, korban langsung tewas di tempat setelah terlindas ban bus tersebut. 

"Kepalanya terlindas bus sehingga korban langsung meninggal dunia di tempat," ujar Ahmad.

Warga yang menyaksikan kejadian itu segera melaporkannya kepada petugas keamanan setempat, sementara beberapa orang mencoba mengevakuasi korban. Namun, sayangnya, nyawa RHS tidak tertolong.

Baca Juga:
Hendak Menjemput Putrinya, Pria 55 Tahun Jadi Korban Begal di Ciampea Bogor hingga Meninggal Dunia

Kasat Lantas Jakarta Utara, Kompol Donni Bagus Wibisono, menegaskan bahwa penanganan kasus kecelakaan ini kini sepenuhnya berada di bawah wewenang Polda Metro Jaya. 

"Untuk penanganan kecelakaan ini nanti di Polda," jelasnya, dikutip pada Jumat, 4 Oktober 2024.

Kecelakaan yang merenggut nyawa RHS ini menyoroti kondisi jalan di kawasan tersebut yang kerap kali licin, yang berpotensi besar menyebabkan kecelakaan bagi para pengendara, terutama sepeda motor. 

Warga sekitar berharap pemerintah segera memperbaiki kondisi jalan guna menghindari terulangnya kecelakaan serupa.

Baca Juga:
Brutal! Aksi Pengeroyokan di Penjaringan Jakarta Utara Tewaskan 1 Orang, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku

Kejadian ini tak hanya menjadi duka bagi keluarga korban, tetapi juga menimbulkan kesedihan di kalangan rekan kerja serta murid-murid RHS. 

Pihak sekolah menyampaikan belasungkawa yang mendalam dan menyebut bahwa RHS adalah guru yang berdedikasi, selalu menyayangi murid-muridnya, serta memiliki hubungan baik dengan kolega. 

Mereka berharap keluarga korban bisa mendapatkan keadilan dan proses hukum berjalan dengan lancar.

Tragedi ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengendara untuk selalu waspada, terlebih jika kondisi jalan tidak mendukung.

Baca Juga:
Tuai Kontroversi! Nama Produk Tuak, Beer, dan Wine Dapat Sertifikat Halal, Begini Faktanya

Keselamatan di jalan raya perlu diutamakan, terutama ketika berkendara di area yang rawan kecelakaan. 

Semoga tragedi ini bisa menjadi pelajaran berharga dan mendorong pihak terkait untuk melakukan perbaikan infrastruktur jalan demi keselamatan para pengguna jalan di masa mendatang. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Hendak Menjemput Putrinya, Pria 55 Tahun Jadi Korban Begal di Ciampea Bogor hingga Meninggal Dunia

Pria berinisial II tewas setelah menjadi korban begal saat perjalanan menjemput putrinya di Ciampea, Bogor.

Brutal! Aksi Pengeroyokan di Penjaringan Jakarta Utara Tewaskan 1 Orang, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku

Polda Metro Jaya berhasil amankan tersangka pengeroyokan yang merenggut nyawa satu korban di Jakarta Utara.

Mantan Kades di Tangerang Selewengkan Dana Desa Rp1,38 Miliar untuk Kepentingan Pribadi, Begini Modus Operandi Pelaku

Penyelewengan dana desa oleh mantan Kades di Tangerang terungkap, merugikan keuangan desa hingga Rp1,38 miliar.

Viral Penjual di Pasar Gunungkidul Protes ke Lapak yang Jual Daging Ayam Lebih Murah, Warganet Banyak Dukung Pelapak

Sebuah video viral memperlihatkan sekelompok pejual dari pasar memprotes lapak penjual daging ayam potong yang jual dengan harga lebih murah

Viral! WNA di Bali Ini Menangis Gegara Jadi Korban Penjambretan, Emas Senilai Rp49,8 Juta Raib Digondol Pelaku

Video viral seorang wisatawan asing di Bali menangis usai penjabretan memicu seruan untuk meningkatkan keamanan tempat wisata.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;