Viral Maling Bersenjata Nekat Melepaskan Tembakan di Depok Hingga Diburu Polisi, Ini Tanggapan Kasatreskrim Zendrato

Komplotan maling bersenjata nekat melepaskan ledakan saat mencuri di rumah korban daerah Depok
Komplotan maling bersenjata nekat melepaskan ledakan saat mencuri di rumah korban daerah Depok Source: Pixabay/Ilustrasi maling

Depok, gemasulawesi - Aksi komplotan maling Bersenjata gegerkan warga sekitar daerah Cilodong, Depok. 

Komplotan maling yang terdiri dari empat orang tersebut melepaskan tembakan hingga mengkhawatirkan warga hingga akhirnya maling tersebut berhasil kabur. 

Aksi pencurian tersebut terekam oleh kamera CCTV yang berada di rumah korban. Sempat hal tersebut sempat viral di kanal sosial media. 

Baca Juga:
Dyson Baru Saja Meluncurkan Penyedot Debu Genggam Baru yang Canggih: Inilah Informasi yang Telah Diketahui Sejauh Ini

Dalam video tersebut para pelaku mengenakan pakaian berwarna hitam, celana berwarna krem, dan mengenakan helm sembari memasuki ruang kamar korban. 

Baca Juga:
Pengguna Mac dan iPhone Harus Hati-hati! Prosesor Apple Dapat Dieksploitasi untuk Mencuri Informasi Sensitif

Pihak Kasatreskrim Polres Metro Depok, Zendrato menanggapi tentang peristiwa tersebut yang terjadi pada pukul 11.30 WIB siang hari.

Awalnya pihak Polsek Sukmajaya menerima lapora lewat telepon adanya pencurian yang berada di rumah tersebut. 

"Jadi dimulainya laporan itu dari pihak Polsek Sukmajaya ya, bahwa mendapatkan telepon dari pemilik rumah yang diketahui milik Purnawirawan sebagai seorang Polri. Kemudian ya mereka sebagai keluarga Polri, seperti demikian rumah itu ternyata terdapat CCTV, jadi dapat mendeteksi siapa saja yang orang yang bisa masuk ke dalam rumah," sebutnya. 

Baca Juga:
Unik dan Menarik! Xiaomi dan Sony Akan Meluncurkan Alat Pelacak Kebugaran Bertema PlayStation

Polisi juga mengatakan pelaku diduga membawa senjata api (senpi). 

Baca Juga:
Pilih Sewa atau Beli Kendaraan Dinas? Salah Hitung Rugi Banyak

Namun, aksi pelaku tersebut sempat diketahui oleh korban hingga akhirnya pelaku berhasil kabur setelah kepergok oleh para tetangga rumah tersebut. 

"Mungkin kita sempat pernah melihat video tersebut. Maling itu menggunakan senjata, di mana pelaku memasuki ke dalam rumah korban, kemudian dari Polsek menerima laporan, dan sesama tetangga kepergok juga akhirnya maling itu cepat kabur," sahutnya. 

Polisi juga mengatakan bahwa empat orang pelaku dan dua unit motor yang digunakan oleh para pelaku dalam menjalankan aksi pencurian tersebut. 

Polisi masih tetap menyelidiki pelat nomor motor yang sudah digelapkan oleh pelaku guna mengetahui identitas pelaku tersebut. 

Baca Juga:
Penjajah Israel Menyerang Kendaraan Warga Palestina dan Menyemprotkan Merica ke Penumpang di Utara RamRamalla

"Dari hasil penelusuran kami diketahui memang ada sekitar 4 orang yang menggunakan 2 sepeda motor dan masing-masing menggunakan helm, masker, sarung tangan, dan jaket," imbuhnya. (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Kasus Kecelakaan di Palmerah yang Libatkan Anak ASN Kemenhan Sebagai Tersangka Utama Berujung Damai, Ini Alasannya

Kasus kecelakaan di Palmerah Jakarta Barat berujung damai, meskipun korban ada yang meninggal dunia.

Sepasang Kekasih Tertangkap Basah Bawa 10,9 Kg Sabu, Begini Cara Pelaku Mengelabui Petugas Bea Cukai Batam di Bandara

Penyelundupan narkoba seberat 10,9 kilogram berhasil digagalkan di Batam, melibatkan tim gabungan Bea Cukai dan kepolisian.

Cekcok di Jalan Berujung Pengeroyokan, Puluhan Oknum TNI Diduga Rusak Kendaraan Warga di Deli Serdang, Begini Kronologi Detailnya

Puluhan oknum TNI merusak mobil dan motor warga di Deli Serdang. Polisi Militer Kodam I Bukit Barisan turun tangan.

4 Ruang Kelas SDN Sukasari di Cianjur Ambruk Diterjang Pohon Tumbang, Enam Siswa Alami Luka-Luka, Begini Kata Kepala Sekolah

Pohon tumbang hancurkan ruang kelas SDN Sukasari, enam siswa terluka, petugas gabungan evakuasi dan lakukan perbaikan.

Curah Hujan Tinggi! Banjir di Samarinda Capai 1,7 Meter, Ribuan Warga Mengungsi, Pemerintah Terjunkan 16 Perahu Karet

Curah hujan tinggi sebabkan banjir Samarinda makin parah. Pemkot siapkan solusi jangka panjang dengan proyek infrastruktur.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;